4.518 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
keong mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Raja Kertamarta adalah raja dari Kerajaan Daha. Raja mempunyai 2 orang putri, namanya Dewi Galuh dan Candra Kirana yang cantik dan baik. Candra kirana sudah ditunangkan oleh putra mahkota Kerajaan Kahuripan yaitu Raden Inu Kertapati yang baik dan bijaksana

avatar
Nelis
Gambar Entri
keong mas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Raja Kertamarta adalah raja dari Kerajaan Daha. Raja mempunyai 2 orang putri, namanya Dewi Galuh dan Candra Kirana yang cantik dan baik. Candra kirana sudah ditunangkan oleh putra mahkota Kerajaan Kahuripan yaitu Raden Inu Kertapati yang baik dan bijaksana

avatar
Nelis
Gambar Entri
Pecel Gula Merah Blitar
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Pecel khas Blitar adalah salah satu pecel paling enak di Indonesia. Hal ini karena kuatnya rasa dan racikan tradiosional masyarakat khas Jawa di Blitar.

avatar
Nurizacellesta28
Gambar Entri
Reog Ponorogo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Reog ponorogo mengenalkan kita tentang pelajaran hidup orang Jawa yang luar biasa.

avatar
Nurizacellesta28
Gambar Entri
Es Pleret Blitar
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Main ke Blitar, belum lengkap kalau belum mencoba es pleret khas Kota Patria !

avatar
Nurizacellesta28
Gambar Entri
Tari Boranan, Dari dan untuk Lamongan
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari tradisional Boranan adalah tari yang terinspirasi oleh aktivitas penjual nasi Boranan yang ada di Lamongan dan sudah siap dengan dagangannya dari pagi sampai subuh. Gerakan tari Boranan cukup sederhana namun bermakna, dengan sentuhan tradisional. Setiap gerakan menunjukkan aktivitas penjual Boranan, dari menyiapkan makana sampai menyerahkannya kepada pelanggan. Penari Boranan selalu datang dari Lamongan, dengan memakai kain batik tradisional Lamongan, dengan warna khas biru dan hitam dan terdapat garis-garis merah pada pinggang.  

avatar
Faiqotul Bariroh
Gambar Entri
Tari Mayang Madu, Diilhami dari Kegigihan Syiar Agama Islam di Lamongan
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari mayang Madu berasal dari daerah Lamongan. Tari ini biasa ditampilkan dalam bentuk tari tunggal, tari kelompok, maupun tari massal. Tari Mayang Madu mempunyai konsep islami dan tradisional, karena Tari Mayang Madu diilhami dari kegigihan syiar agama islam di Lamongan yang disebarkan oleh Sunan Drajat dengan cara menggunakan gamelan sebagai medianya. Gamelan Sunan Drajat terkenal dengan sebutan gamelan " Singo Mengkok".             Latar belakang Sunan Drajat menggunakan media seni karena pada saat itu masyarakat banyak yang masih memeluk agama Hindu, Budha dan pengaruh dari kerajaan Majapahit. Nama tari Mayang Madu diambil dari sejarahnya Raden Qosim yang memimpin dan memberi teladan yang baik untuk kehidupan di Desa Drajat Paciran. Lalu Sultan Demak (Raden Patah)  memberi gelar kepada Raden Qosim yaitu " Sunan Mayang Madu " pada tahun 1484 Masehi.&n...

avatar
Faiqotul Bariroh
Gambar Entri
Tari Sinau
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari ini menceritakan sekelompok anak yang sedang menimba ilmu agama Islam, atau biasa disebut mengaji. Mereka berbondong bondong untuk mempelajari agama Islam, yang merupakanb tradisi masyarakat Lamongan untuk menimba ilmu agama sejak dini.

avatar
Faiqotul Bariroh
Gambar Entri
Legenda Ikan Bandeng dan Ikan Lele
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Lambang Kota Lamongan adalah Ikan Bandeng dan Lele. Tapi kali ini saya akan membahas Ikan Lele yang tentunya memiliki sejarah karena menjadi lambang dari Kota Lamongan. Ada yang bilang jika orang Lamongan asli tidak boleh memakan ikan yang satu ini. Benar atau tidak anggaban tersebut, berikut ceritanya. Dahulu, ada seorang Nyi Lurah yang meminjam piandel berupa keris kepada salah seorang waliullah/sunan (kemungkinan Sunan Ampel) untuk mencegah ontran-ontran atau huru-hara sekaligus untuk menjaga kewibawaannya di wilayahnya (sekitar wilayah Bojonegoro). Kanjeng Sunan pun memberikan keris yang dimilikinya kepada Nyi Lurah dengan beberapa syarat. Diantaranya adalah tidak boleh menggunakan keris tersebut untuk kekerasan (menumpahkan darah) dan harus segera dikembalikan kepada Sunan tersebut secara langsung setelah tujuh purnama (tujuh bulan). Akhirnya Nyi Lurah berhasil mewujudkan cita-cita dan harapannya itu. Namun setelah tujuh purnama terlewati, Nyi Lurah belum juga mengem...

avatar
Faiqotul Bariroh