Bahan-bahan 5 buah tahu mentah 1 siung bawang putih, haluskan Garam 5 buah cabe, sesuai selera 2 sdm petis ikan Perasan air jeruk nipis Langkah Campur bawang putih dan garam, beri sedikit air, lumuri tahu lalu goreng Siapkan cabe dan petis ...
Kupatan Gunung Kendeng merupakan tradisi Lebaran saling bermaaf-maafan dan mensyukuri alam yang terjaga. Tradisi tersebut dilakukan oleh warga Desa Mbitingan, Timbrangan dan Tegaldowo dan beberapa lokasi di Rembang. Sumber air Sumur Gede, Desa Tegaldowo jadi lokasi utama perayaan. Panggung persis di kanan sumber air berukuran 3×3 meter. Dekorasi dari bambu dan hasil pertanian seperti jagung, labu, pisang, dan lain-lain buatan warga. tradisi tersebut dilakukan untuk mensyukuri karunia Tuhan berupa sumber air dan hasil bumi sekaligus mengingatkan semua bisa dinikmati jika menjaga gunung dan alam. acara tersebut dilakukan selama dua hari. Hari pertama ada “Temon Banyu Beras,” mencuci beras dan memasukkan ke ketupat. Lalu arak-arakan tujuh ibu-ibu membawa jun (gentong air kecil) menuju sumber air. Sembari berjalan mereka menembangkan lagu. Di belakang, rombongan perempuan berkebaya dan berkain panjang mengikuti. Di sumber air, beras dicuci dan dibawa ke tenda p...
Bahan-bahan 1 porsi 1 ikat katuk 1 buah wortel 3 siung bawang merah 2 siung bawang putih Langkah 1 menit Siapkan daun katuk yang masih muda Bersihkn wortel lalu potong bulat-bulat Iris bawang merah dan bawang putih lalu tumis hingga harum tambahkan air secukupnya Masukan wortel jika air sudah mendidih masukan daun katuk beri garam dan penyedap secukupnya...
Tutup kepala yang di tengarai sebagai sebuah mahkota yang terbuat dari campuran Emas, Perak dan Kristal Putih di temukan di Desa Sambeng Kulon pada tahun 1890 oleh Belanda, di perkirakan berasal dari abad 10 M. kemudian di simpan dalam Bataviaasch Genootschap Van Kunsten en Wetenschappen dengan di beri label Hoofdring uit Sambengkoelon bij Banjoemas. Sekarang tersimpan di Museum Nasional Jakarta.
Sebuah fragmen Yoni berada dipinggiran sungai Kali Jengok tepatnnya di RT 04 RW 05 Grumbul Gembrongan Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng. Sungai Kali Jengok merupakan sungai yang menjadi pembatas Desa Karangnangka dengan Desa Keniten.Kecamatan Kedunbanteng. Fragmen Yoni tersebut terbilang unik karena di bentuk langsung dari batuan sisi sungai Jengok tanpa memotong dahulu batu tersebut, jadi Yoni tersebut menempel dan menyatu dengan batuan di sisi sungai.
Nyi Ageng Serang bernama asli Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih Retno Edi lahir di Serang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada tahun 1762. Beliau adalah putri bungsu dari Bupati Serang, Panembahan Natapraja yang menguasai wilayah terpencil dari kerajaan Mataram tepatnya di Serang yang sekarang wilayah perbatasan Purwodadi-Sragen. Setelah ayahnya wafat, Nyi Ageng Serang yang juga salah satu keturunan Sunan Kalijaga menggantikan ayahnya. Meski merupakan putri bangsawan, namun sejak kecil Nyi Ageng Serang dikenal dekat dengan rakyat. Setelah dewasa dia juga tampil sebagai salah satu panglima perang melawan penjajah. Semangatnya untuk bangkit selain untuk membela rakyat, juga dipicu kematian kakaknya saat membela Pangeran Mangkubumi melawan Paku Buwana I yang dibantu Belanda. Yang sangat menonjol dari sejarah perilaku dan perjuangan Pahlawan Wanita ini antara lain ialah kemahirannya dalam krida perang, kepemimpinan yang arif bijaksana sehingga menjadi suri tauladan bagi penganut-p...
Kain tapih pinjung sebagai bawahan kebaya, kain tapih pinjung atau kain sinjang jarik bermotif batik digunakan dengan cara melilitkannya di pinggang dari kiri ke kanan. Untuk menguatkan lilitan, digunakan stagen yang dililitkan di perut sampai beberapa kali sesuai panjang stagennya. Agar tidak terlihat dari luar, stagen kemudian ditutupi dengan selendang pelangi berwarna cerah. Sumber : https://dtechnoindo.blogspot.com/2017/07/kebudayaan-jawa-tengah.html?m=1
Siter atau sitar merupakan salah satu alat musik yang dimainkan dalam pertunjukkan gamelan. Siter adalah alat musik petik dengan panjang sekitar 30 cm yang umumnya memiliki 11 senar yang direntangkan kedua sisinya di antara kotak resonator. Siter menghasilkan bunyi yang khas dan disetel untuk nada pelog dan slendro. Nama "siter" berasal dari Bahasa Belanda "citer", yang juga berhubungan dengan Bahasa Inggris "zither". Senar siter dimainkan dengan ibu jari, sedangkan jari lain digunakan untuk menahan getaran ketika senar lain dipetik, ini biasanya merupakan ciri khas instrumen gamelan. Jari kedua tangan digunakan untuk menahan, dengan jari tangan kanan berada di bawah senar sedangkan jari tangan kiri berada di atas senar.
Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara , adalah sebuah karya sastra dalam bahasa Jawa Kuno yang berasal dari Cirebon . Konon karya sastra ini merupakan bagian dari Naskah Wangsakerta yang diprakarsai oleh Panitia Pangeran Wangsakerta . Isi buku ini terutama mengenai sejarah, dan terutama sejarah kerajaan-kerajaan di bumi Nusantara, seperti disebut dalam judulnya. Pustaka Rajya Rajya i Bhumi Nusantara dibagi ke dalam lima "parwa" (bab), yang masing-masing berjudul tersendiri: Pustaka Kathosana Rajyarajya i Bhumi Nusantara Pustaka Rajyawarnana Rajyarajya i Bhumi Nusantara Pustaka Kertajaya Rajyarajya i Bhumi NUsantara Pustaka Rajakawasa Rajyarajya i Bhumi Nusantara Pustaka Nanaprakara Rajyarajya i Bhumi Nusantara Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pustaka_Rajya_Rajya_i_Bhumi_Nusantara