1
1.086 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Candi Sambisasri
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Sambisasri terletak di Dukuh Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara astronomis terletak pada 07° 45’ 48.13” LS dan 110° 26’ 46.43” BT. Candi Sambisari pertama kali ditemukan pada bulan Juli 1966, yakni ketika seorang petani yang sedang mencangkul sawahnya, tiba-tiba terbentur mengenai sebuah bagian batu candi yang berukir. Setelah melalui penelitian ternyata temuan tanpa sengaja tersebut merupakan bagian kecil dari sebuah gugusan candi yang terpendam hingga kedalaman 6,5 meter di dalam tanah yang merupakan endapan lahar vulkanik dari gunung Merapi.   Pada bulan September 1966 untuk pertama kalinya dilakukan kegiatan penelitian sistematis berupa ekskavasi arkeologis yang dilaksanakan oleh Kantor Cabang I Lembaga Peninggalan Purbakala Nasional di Prambanan dengan dibantu oleh para mahasiswa Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Tahun 1975 hin...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Kawruh
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Buku ini memuat keterangan keterangan tentang rumah orang jawa, antara lain dari rumah kayuserta bentuk bentuknya, pemilihan kayu jati yang baik warnanya, awet, yang mempunyai angsar baik dan tidak baik, cara menebang, anggebing atau cara menyigar kayu, ukuran balungan,dll. Diurutkan sejak jaman kuno. Ringkasan dari masa Panti Boedja ada dua : buatan R. Tonojo (1 halaman ketikan) dan M. Sinoe Moendisoera ( 3 halaman, tulisan tangan ,huruf jawa). Naskah juga pernah dibuat alihaksara pada jaman Panti Boedja; Lihat LL13. Menurut kolofonnya (h.39), naskah disalin oleh Mangundarma di Surakarta. Penyalinan selesai pada hari 23 Robigulahir, Ehe 1836 (16 Juni 1906).   Sumber: http://navigasi-budaya.jogjaprov.go.id/heritage/naskah-kuno/1645#prettyPhoto[gallery]/3/

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
BABAD KARTASURA DUMUGI GEGER PECINA
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sejarah Kartasura jaman Pakubuwana I, sewaktu putra mahkota (Amangkurat IV) kembali ke Kartasura pada tahun 1715, kemudian deskripsi kewibawaan Pangeran Purbaya dengan wewenang yang besar sekali pada jaman Amangkurat IV Dan diadopsi R. Sahid, R. Sambaya, R. Sabar (putra dari Pangeran Harya Mangkunegara Kartasura), kemudian tentang R.M. Garendi (putra Pangeran Tapasana), melalui jaman PB II dengan Dirk van Cloon sebagai Gubernur Jendral dan Geger Pecina. Teks berahir dengan tertangkapnya Amangkurat Mas dan dibawa ke Semarang, sedang tuga hari kemudian Kapten Undur (Hoogendoom) disuruh ke Kartasura oleh Gubernur agar Sunan Prabu Mangkurat (IV) datang ke semarang, dan dijemput oleh Adipati Suraadimenggala di Peterogan, kemudian diantar ke Loji bersama k. Ratu Mas dan Pangeran Buminata serta Tumenggung Wirajaya, dimana mereka ditempatkan di gedung Pasingidan. PB A.2 658 Bhs Jawa Aks Jawa Macapat Rol 21 no. 1  

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Panji : Panji Jayalengkara
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

PB A.25 834 Bhs Jawa Aks Jawa Macapat Roll 123 no. 1 Sastra roman tentang panji Ino Kertapati, diawali dengan kisah Prabu Jayalengkara di Medhangkamulan beserta keturunannya, perkawinan sang panji dengan Angraeni dan berahir dengan perkawinan R. Kudanadpada dengan Dewi Murdaningsih, putri dari Tamite. Naskah dilengkapi dengan ringkasan serta cuplikan gatra pertama buatan R.Tanojo pada tahun 1935.

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Kempal Suluk Kaliyan Piwulang
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Naskah ini memuat 4 teks. 1.Serat Warah Hidayajati (bagian I). Teks prosa ini berisikan  ajaran para “wali wolu” ( Giri, Majagung, Benang, Muryapada, Kalinyamat, Gunung Jati, Kajenar) mengenai Islam, tasawuf, pantangan dan lain-lain. Pengarang teks ini ialah Ranggawarsita. Isinya persis sama dengan teks MSB/P82. Naskah bagian ini disalin pada 3 Jumadilahir 1833 (=26 Agustus 1903),di Surakarta, oleh Raden Mas Puspamurcita (h.130) 2.Serat Sujarah Jati (bagian II). Teks macapat, menjabarkan wejangan dari para pandita linuwih, Wali, serta ngelmu mereka masing masing. Naskah bagian ini disalin mulai hari ahad paing, 10 sura jimawal 1837, “Sapta Guna Ngesthi Nata” (=23 februari 1907). Yang penyalin lain dengan penyalin bagian I (buka puspamucarita) 3.Serat Budha Gutama (bagian III, h. 1-81). Teks prosa ini memuat piwulang agama Budha, bentuk tanya jawab antara A dan B 4.Serat Widyaprangan pada h. 82, dikarang oleh “Bengawan Yogiswara ing...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Pakem Ringgit Purwa
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

SK  38  265  Bhs Jawa  Aks Jawa  Prosa  Roll  42  no. 2 Teks lengkap 2 lakon siklus wayang purwa dan 1 lakon siklus wayang kruci, sbb : Lampahan Lahiripun Sekutrem (h, 1-60); Lampahan Janaka Sewu (h. 1-47); Lampahan Bedhaipun pengging, dumadosipun aksara Arab utawi jawi (h.1-51) Sumber:  http://navigasi-budaya.jogjaprov.go.id/heritage/naskah-kuno/1765#prettyPhoto

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Jaka Semangun
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

SB 131a  178  Bhs  Jawa  Aks  latin Macapat  Rol 61  no. 1 Alihaksara ini, yang mengambil MSB/L151 sebagai dasarnya, digarap dalam usaha penelitian tentang pengaruh bahasa Arab terhadap bahasa jawa. Transkripsi naskah terdapat pada h.19-156. Hal. 57-161 merupakan koreksi dan kritik, sedangkan h. 162-176 pembahasan pengaruh bahasa Arab terhadap bahasa jawa. Selanjutnya dipersilahkan melihat keterangan bibliografis MSB/L151   Sumber: http://navigasi-budaya.jogjaprov.go.id/heritage/naskah-kuno/1711#prettyPhoto

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Serat Kawi Dasanama Ngayogyakarta
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

SB 72  644  Bhs  Jawa  Aks  Lawa Macapat  Rol 17  no. 2 Kronik sejarah kerajaan Mataram dalam pemerintahan Panembahan Senopati sampai dengan Sultan Agung dan Kerajaan Surakarta mulai Pakubuwono II sampai dengan perang Giyanti. Naskah terdiri dari dua bagian: 1.       Babad Mataram (110h.). Mulai dengan Nyai Adisara memberikan surat Panembahan Senopati kepada Panembahan Madiun, Bahwa Senopati akan menyerah dan tidak bermusuhan dengan Madiun, dengan janji menyerahkan kembali orang-orang Madiun yang mengungsi ke Pajang. Berahir dengan Tumenggung Alap-alap menyerang malang setelah penobatan R.M. Rangsang menjadi Mataram, bergelar Sultan Agung Anyakrakusuma, untuk versi yang sama isinya, tetapi dengan pupuh yang berbeda, lihat Pretelan II:43-48 (Babad tanah jawi, jilid 2, pupuh 8-40, yang sumbernya dari R. Panji Jayasubrata dantelah diterbitkan di semarang tahun 1886). Babad Giyanti (533 h.). Mulai dipindah...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Gambar Songsong
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

SB 81  66  Bhs  Jw/Blnd  Aks  Jw/Latin Prosa  Rol 103  no. 10 Buku ini memuat gambar-gambar berwarna songsong Kraton Yogyakarta beserta keterangan-keterangan dan ketentuan-ketentuan tentang siapa yang berhak memakainya. Naskah terdiri dari empat bagian, sebagai berikut. 1.       Hal 1-49 memuat gambar besar (1 halaman 1 gambar) pada kertas besar ditempel dihalaman album. Tiap gambar dilengkapi dengan keterangan isinya dalam bahasa Blanda. 2.       Hal 50-60 terdiri dari sepuluh lembar doble folio, yang tiap lembar digambar pada sisi recto saja dengan banyak songsong, umumnya satu halaman 8-9 gambar, dengan jumlah 85 semua. Dibawah gambar terdapat keterangan dalam bahasa dan tulisan jawa 3.       Hal. 61-64 merupakan keterangan dalam bahasa Belanda untuk sebagian dari gambar dalam bagian 2, yaitu nomor 1-48. Hal 65-67 berisika...

avatar
Arum Tunjung