budaya
679 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kampung Budaya Sunda #DaftarSB19
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Kampung Budaya Sindang Barang adalah suatu kampung adat Sunda yang terletak di Desa Pasir Eurih Kecamatan Taman Sari Kabupaten Bogor. Menurut sejarahnya Kampung Sindang Barang sudah ada sejak abad ke XII dan terpapar dalam Babad Pajajaran dan tertulis juga dalam pantun Bogor. Kebudayaan Sunda yang masih kental tercermin dalam perilaku kehidupan masyarakatnya sehari-hari terutama direfleksikan dalam pelaksanaan acara Serentaun yang rutin dilaksanakan di Kampung Sindang Barang. Menurut penjelasan Prasetyo (2011) Kampung Budaya Sindang Barang adalah salah satu kampung adat dari 20 kampung adat yang ada di Jawa Barat. Kampung Budaya Sindang Barang adalah salah satu komunitas yang hingga kini mempertahankan aspek kebudayaan lokal kerajaan Pajajaran, dimana terdapat 78 lokasi situs sejarah Pakuan Sindangbarang, upacara tradisional (upacara adat Serentaun, upacara adat Neteupken, upacara adat Pabeasan, dan berbagai upacara adat lainnya), dan berbagai kesenian tradisional Sunda. Salah satu...

avatar
Citra Oditya Retno
Gambar Entri
Batik Singa Barong Cirebon
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Batik Singa Barong dari Cirebon memiliki makna berdasarkan nama dan sejarahnya singa barong merupakan sejenis binatang mitologis atau ajaib karena dalam budaya Jawa maupun Bali kata “barong” memiliki arti ajaib. Keajaiban wujud singa tersebut dapat dilihat dari berbagai unsur yang merupakan penggabungan antara singa atau macan (tubuh, kaki, mata), garuda (bersayap), gajah (berbelalai), dan naga (mulut menyeringai dengan lidah yang menjulur). Dalam hal ini Singa Barong terbentuk dari penggabungan keempat jenis binatang yang berdasar pada makna kekuatan atau keperkasaan. Hal ini dipertegas dengan belalai yang melingkarkan belalainya ke atas keningnya dengan “memegang” senjata trisula (3 mata-tombak, terdapat di kedua bagian ujung depan dan belakang), yang menambahkan ekspresi atas kekuatan dan pengaruhnya. Jika dimaknai dari sisi budayawan kontemporer yaitu lebih kepada pendekatan alam: api (singa), angin (sayap), bumi (gajah), serta air (naga). Terlepas dari...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kebaya Khas Jawa
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Melihat budaya ratusan tahun nusantara dan berbicara mengenai pakaian adat Jawa, hal pertama yang terlintas dalam benak kita adalah kebaya. Kebaya adalah baju khas Provinsi Jawa Barat berjenis blus, tunik, atau atasan tradisional yang dikenakan oleh kaum perempuan. Asal kata kebaya sendiri berasal dari kata arab abaya yang berarti pakaian, namun adapula versi lain yang menyebutkan kata Kebaya ini  berasal dari kata "Kebyak" atau "Mbayak" dari masyarakat Jawa. Pada tahun 1500-1600san di Pulau Jawa, Kebaya merupakan pakaian yang hanya dikenakan keluarga kerajaan-kerajaan. Menjadi salah satu warisan kebudayaan Indonesia ini, Kebaya ditetapkan sebagai kostum nasional oleh Presiden Soekarno dan kebaya dianggap paling ideal untuk mencerminkan keanggunan dari sosok perempuan Indonesia. Modelnya yang cukup sederhana dapat dikatakan mencerminkan kesederhanaan dari masyarakat Indonesia. Di sisi lain Kebaya memiliki nilai filosofi kepatuhan, kehalusan dan tindak tanduk wanita yang har...

avatar
Wiwi_widyaningsih
Gambar Entri
Liliuran
Ritual Ritual
Jawa Barat

     Di Gehol atau Jetak sendiri, salah satu tradisi gotong royong adalah liliuran yang dikhususkan untuk membantu salah satu warga dalam menggarap sawah. Tradisi ini merupakan seni saling membantu sesama warga atas dasar ikhlas. Liliuran sendiri tentu sangat membantu, mengingat sebagian besar warga Gehol adalah petani.         Keunikan dari aktivitas budaya tersebut dilihat kontinuitas dalam pelaksanaannya. Jika peserta liliuran adalah sepuluh orang, maka bisa dipastikan dalam waktu tertentu – biasanya dalam masa tanam – kesepuluh orang tersebut akan berkeliling ke ladang atau sawah mereka. Jika hari Senin kesepuluh orang tersebut menggarap sawah si A, maka sembilan hari kemudian mereka akan menggilir sawah masing-masing. Kontinuitas dalam waktu berdekatan memang sangat unik dan menguntungkan. Dengan demikian, masa tanam serta masa panen sawah atau ladang mereka akan terhitung serentak. Senada dengan masa tanam, masa panen...

avatar
Monica91
Gambar Entri
Seni Musik Tarling dan Penjelasannya
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

TOP INFO 21 Teknik Dasar Menjahit  Bagi sobat yangmemiliki banyak pengetahuan mengenai musik yang ada di daerah Jawa Barat, maka pastinya sobat sudah mengetahui ada seni musik yang sangat populer di daerah tersebut. Ya, seni musik tersebut adalah tarling. ads   Pasalnya Seni musik ini telah banyak digemari oleh masyarakat di daerah Jawa Barat terutama di daerah pesisir pantai (pantura), Indramayu dan juga Cirebon. Sebagai warga negara yang baik, maka sudah sepantasnya kita menjaga dan melestarikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Indonesia. Yaitu salah satunya adalah seni musik tarling ( seni musik tradisional ) ini. Oleh karena itu, sobat harus mengetahui sec...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Daeng Soetigna : Bapak Angklung Indonesia
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Daeng Soetigna : Bapak Angklung Indonesia       Sjamsuddin, Helius  and  Winitasasmita, Hidayat  (1986)  Daeng Soetigna : Bapak Angklung Indonesia.  Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Jakarta. Text   DAENG SOETIGNA Bapak Angklung Indonesia.pdf  - Published Version  Download (6MB)  |  Preview Official URL:  http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/index.ph... Abstract Nama Daeng Soetigna tidak dapat dipisahkan dari kepeloporannya sebagai inovator "angklung", suatu instrumen musik dari bahan bambu yang semula khas daerah Parahiangan. Berkat ketekunan, bakat serta pengetahuannya tentang musik secara mendalam, angklung telah berhasil diangkatnya menjadi milik nasional, yang ditampilkan secara massal tidak saja dalam momen-momen seni yang bersifat nasio...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Sunda kecil perang Jagaraga
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Sunda kecil perang Jagaraga       Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseumna  (2017)  Sunda kecil perang Jagaraga.  [Video] Video   Perang Jagaraga.mp4   Download (104MB) Abstract Di Tahun 1848 Belanda ingin mengulangi keberhasilannya menguasai Singaraja dengan menyerang Benteng Jagaraga tetapi Jagaraga berbeda dengan Singaraja. perpaduan benteng yang kokoh dan daerah perbukitan yang membenteng di depannya menjadi perangkap jitu untuk menjebak pasukan Belanda yang berbondong bondong datang mendekati Jagaraga. Item Type: Video Uncontrolled Keywords: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Subjects: Pe...

avatar
Nicky Ria Azizman
Gambar Entri
Kajian Nilai Budaya Naskah Sunda "Wawacan Dewi Sekartaji II: Episode Pencarian dan Penyamaran"
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Cerita Panji dalam kesusastraan Sunda langka diungkapkan. Kelangkaan pengungkapan ini dimungkinkan karena cerita ini tidak begitu dikenal juga tidak menutup kemungkinan disertai sikap acuh terhadapnya. Keacuhan atas cerita Panji mungkin pula disebabkan cerita Panji bukan milik orang Sunda. Dalam khasanah kesusastraan Sunda tidak terungkap sedikitpun uraian tentang cerita Panji. Beruntunglah pada tahun anggaran 1996/ 1997 telah dilakukan penelitian dan pengkaj ian naskah (kuna) Sunda yang berjudul Dewi Sekertaji. Naskah yang dimaksud merupakan satu di antara teks naskah cerita Panji yang dimiliki masyarakat Sunda.   Sumber:  http://repositori.kemdikbud.go.id/7786/

avatar
Monica91
Gambar Entri
Kajian Nilai Budaya Naskah Sunda "Mapalina Sawerigading Ri Saliweng Langi"
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan melalui Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Pusat telah melakukan pengkajian naskah-naskah lama di antaranya Kajian Nilai Budaya Naskah Kuna Mapalina Sawerigading Ri Saliweng Langi. Nilai-nilai yang terkandung dalam naskah atau dokumen tertulis melalui semua aspek kehidupan budaya bangsa mencakup bidang-bidang filsafat, agama, kepemimpinan, ajaran, dan hal lain yang menyangkut kebutuhan hidup. Karena itu menggali, meneliti, dan menelusuri karya sastra dalam naskah-naskah kima di berbagai daerah di Indonesia pada hakikatnya sangat diperlukan dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.   Sumber:  http://repositori.kemdikbud.go.id/7785/

avatar
Monica91