Remo dance is a welcoming dance special from East Java which described dynamical characteristic of Surabaya/ East Java Society as a picture of Prince's courage. It supported by Gamelan music and in this Gending there are Bonang, Saron, Gambang, Gender, Slentem, Zither, Flute, Ketuk, Kempul, and Gong with Slendro rhythm.
"Cawuk" terbuat dari campuran pandan dan gula yang direbus bersama. kemudian ketika disajikan, adonan tadi disedu dengan air hangat. Biasanya disajikan kepada tamu-tamu dari suku Using atau untuk minuman ketika bercengkrama.
Makanan ini merupakan perpaduan dari nasi rawon dan nasi pecel yang disajikan dalam satu piring. Biasanya, rawon dan pecel merupakan menu makanan yang berbeda, tetapi di Banyuwangi kedua makanan ini dipadukan menjadi satu menu. RM/Toko yang Menyediakan : Warung Nasi Pecel & Rawon Mandala Cafe Address: Jl. Jaksa Agung Suprapto No.36, Penganjuran, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68416
Makanan ini merupakan perpaduan dari rujak dengan soto. Jika biasanya rujak dan soto merupakan menu tersendiri, masyarakat Banyuwangi kemudian memadukannya ke dalam satu menu. Rujak yang terdiri atas lontong, sayur-mayur (kulupan), bumbu rujak kemudian disiram dengan kuah soto dan ditambahkan beberapa kerupuk. Makanan ini dapat ditemukan di hampir semua bagian daerah di Banyuwangi. Bahan: 1 buah (300 gram) tahu putih, digoreng dan dipotong-potong 200 gram tempe, digoreng, dipotong-potong 1 ikat (100 gram) kangkung, disiangi lalu direbus 100 gram taoge, diseduh 300 gram cingur 1 buah (100 gram) mentimun, dipotong-potong 4 buah lontong untuk pelengkap Bumbu Ulek Halus: 1 buah pisang batu, diiris 4 buah cabai rawit merah 6 sendok makan kacang tanah goreng 4 sendok teh gula merah sisir 4 siung bawah putih utuh, digoreng 2 sendok teh garam 4 sendok makan petis 4 se...
Makanan ini pada dasarnya mirip dengan nasi lalapan pada umumnya, namun akan ada rasa candu setelah pertama kali mencoba menu makanan khas di Banyuwangi ini. Bagaimana tidak, sambal yang ditawarkan begitu memanjakan lidah bagi para pecinta lalapan. Ada rasa pedas yang "nyelekit" dan manis serta aroma terasi yang khas. kemudian, sayuran (kulupan) yang disajikan juga super banyak. untuk pelengkapnya, dapat dipilih berbagai macam pilihan, misalnya: ayam, telur, belut, lele, udang, ikan laut, dan lain-lain. Baca Resep nasi tempong Sumber : http://kreasimasakan.blogspot.com/2011/12/resep-nasi-tempong-khas-banyuwangi-asli.html
Senjata (alat) ini berfungsi sebagai alat untuk membantu aktivitas sehari-hari bagi suku Using di Banyuwangi dan untuk menjaga diri dari berbagai ancaman. Senjata ini dilengkapi dengan sarung pelindung. Ukurannya 1. lengkap berserta sarung pelindungnya adalah 46,5cm 2. Pengangan 18cm 3. Sarung 29cm 4. Hiasan sarung 10cm
Intilan Ringgit merupakan hiasan yang biasa dipakai dan terpasang pada baju tradisional suku Using di Banyuwangi. Hiasan ini digunakan ketika masyarakat Using akan menghadiri acara-acara resmi (bukan untuk sehari hari). Terdapat liontin pada gantungan ini berupa ukiran penari Gandrung. Panjang seluruhnya dengan liontinnya adalah 45cm, sedangkan liontinnya saja panjangnya 5cm.
Alat musik ini biasanya digunakan ketika ada acara-acara adat dan pagelaran musik di Using Banyuwangi.
Udeng ini sebenarnya mirip dengan udeng-udeng pada umumnya, namun ada penamaan khusus, yakni "Udeng Sampatan". Biasanya digunakan sebagai pelengkap dari pakaian tradisional suku Using ketika ada acara-acara adat.