Senja itu Limonu, pemuda yang tegap dan ceria baru kembali dari ladang. Sepanjang jalan yang dilaluinya didapati ada sekelompok anak-anak yang sedang bermain-main dengan riangnya. Di persimpangan jalan menuju ke sebuah bukit ia berpapasan dengan Pak Tua Patila. Dengan ramahnya Limonu menegur Pak Tua, “Eh! Pak Tua hendak kemana gerangan sudah sore begini, tampaknya Pak Tua mau cepat-cepat saja”. Pak Tua memperhatikan anak muda yang menyapanya kemudian bertanya, “Siapa, ya?” “Saya Limonu!” kata Limonu menjawab pertanyaan Pak Tua. “Oh engkau Limonu, saya sampai lupa, soalnya sudah tua. Baru pulang ya! Apa kabarmu anak muda?” Tanya Pak Tua sambil menjabat tangan Limonu. “Ah biasa-biasa saja Pak Tua. Eh…Pak Tua datang ya malam ini ke bentengku. Ada pertemuan dengan tokoh-tokoh silat dari Utara. Kebetulan Pak Hemuto mau menerapkan ilmu silat yang tinggi, sekaligus akan mengadakan upacara pengukuhan bagi mereka yang sudah tamat...
Aliyawo Aliyawo adalah senjata tradisional masyarakat Gorontalo yang digunakan pada waktu perang panipi oleh para prajurit kerajaan dalam merebut kekuasaan. Senjata ini dipakai oleh empat kerajaan yakni kerajaan Limboto, Suwawa, Gorontalo, dan Gowa. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Banggo Banggo terbuat dari besi dan memiliki pasangan ta’upo/sarung dari kayu hitam dan kayu kuning. Senjata Banggo adalah senjata yang umum dimiliki oleh masyarakat untuk mengolah perkebunan. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Baladu Senjata ini dimiliki oleh seluruh pengawal raja di tiap-tiap kerajaan yang ada di Gorontalo pada waktu itu untuk membela diri disaat bahaya datang. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Badi Senjata tersebut dipegang oleh para penjaga istana kerajaan dan pasukan berkuda setiap kerajaan di Gorontalo. Badi dibuat dari bahan logam/besi putih dansarungnya (taâupo) terbuat dari kayu kuning. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Bito Palape Wujud senjata memiliki ukuran kayu runcing ± 25 cm dan kayu pangkalnya + 20 cm terbuat dari kayu hitam. Pemegang senjata Bito Palape adalah anak raja dan keluarga istana raja. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Pedang Panjang Sabele Senjata tersebut merupakan alat utama yang sering digunakan seluruh masyarakat Gorontalo dalam bertani. Senjata Sabele tidak memiliki ta’upo (sarung). https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Sumala Sumala merupakan senjata yang di pakai oleh mayuru (pasukan kerajaan yang berbaju hitam). Sumala digunakan diseluruh kerajaan yang ada di Gorontalo. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Huwangga Senjata Huwangga berukuran ± 95 cm. Gagang dan sarung/ta’upo senjata terbuat dari kayu hitam sedangkan mata senjata terbuat dari besi putih. Pemegang senata Huwangga hanyalah seorang raja. https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/