Sayur Laya khas Betawi berbahan dasar kerang dan secara tradisional merupakan makanan sehari-hari masyarakat Betawi yang tinggal di dekat sungai. Sayur dimasak tanpa membuang kulit kerang terlebih dulu, sehingga aroma dan rasa kerang sangat kuat tercampur dengan kuah bumbu yang kaya rasa. Dalam masyarakat tradisional betawi, masakan ini juga dikenal sebagai obat sakit kuning.
Roti Buaya khas Betawi Bahan-bahan: terigu, gula pasir, margarin, garam, ragi, susu bubuk, telur, pewarna adonan dibentuk sehingga menyerupai buaya. Catatan: Roti ini terinspirasi dari kebiasaan buaya yang hanya kawin sekali sepanjang hidupnya. Roti ini menjadi simbol kesetiaan pasangan yang telah menikah bagi kalangan suku betawi. Biasanya roti ini selalu ada pada tiap pernikahan acara adat betawi.
Secara keseluruhan rumah-rumah di Betawi berstruktur rangka kayu, beralas tanah yang diberi lantai tegel atau semen (rumah Depok). Berdasarkan bentuk dan struktur atapnya, rumah tradisional Betawi secara garis besarnya dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu potongan gudang, potongan joglo (limasan) dan potongan bapang atau kebaya. Masing-masing potongan atau bentuk itu berkaitan erat dengan pembagian denahnya. Secara umum rumah Betawi memiliki serambi bagian depan yang terbuka. Serambi bagian depan ini ada yang menyebutnya sebagai 'langkan'. Di serambi, jika tidak berkolong, terdapat bale, semacam balai-balai yang kakinya dipancangkan di tanah. Di bagian kanan dan kiri serambi terdapat jendela tanpa daun dan kadang-kadang di bagian atas jendela melengkung menyerupai kubah masjid. Bahan-bahan yang dipergunakan untuk membangun rumah adalah kayu sawo, kayu kecapi, bambu, ijuk, rumbia, genteng, kapur, pasir, semen, ter, plitur, dan batu untuk pondasi tiang. Dan sebagai pengisi sebagian bes...
Di sungai Ciliwung itu, yang sekarang sering meluap airnya di musim hujan dan bikin banjir dimana-mana, dulu waktu saya kecil banyak buayanya sebenarnya. Ada buaya biasa, ada juga buaya putih alias albino (buaya darat gak ada alhamdulillah di dalam sungai Ciliwung meski sebenarnya akan lebih baik semua buaya darat dibuang ke sungai CIliwung saja ya hehehe). Begitu banyaknya buaya yang hidup di sungai CIliwung sejak jaman dahulu, sehingga akhirnya Masyarakat Betawi menaruh rasa hormat pada binatang melata tersebut. Mereka selalu berharap bahwa tidak ada keturunan mereka yang suatu hari nanti akan mati diterkam buaya. Tapi mereka juga berharap agar keturunan mereka bisa hidup penuh wibawa, kekuatan dan kharisma seperti halnya buaya. Akhirnya, dibuatlah roti berbentuk buaya dan roti ini menjadi syarat yang harus ada dalam sebuah hantaran di upacara pernikahan adat Betawi. Dalam perkembangannya, jika dulu roti buaya hanya roti manis biasa, sekarang roti buaya ada pilihan...
Di sungai Ciliwung itu, yang sekarang sering meluap airnya di musim hujan dan bikin banjir dimana-mana, dulu waktu saya kecil banyak buayanya sebenarnya. Ada buaya biasa, ada juga buaya putih alias albino (buaya darat gak ada alhamdulillah di dalam sungai Ciliwung meski sebenarnya akan lebih baik semua buaya darat dibuang ke sungai CIliwung saja ya hehehe). Begitu banyaknya buaya yang hidup di sungai CIliwung sejak jaman dahulu, sehingga akhirnya Masyarakat Betawi menaruh rasa hormat pada binatang melata tersebut. Mereka selalu berharap bahwa tidak ada keturunan mereka yang suatu hari nanti akan mati diterkam buaya. Tapi mereka juga berharap agar keturunan mereka bisa hidup penuh wibawa, kekuatan dan kharisma seperti halnya buaya. Akhirnya, dibuatlah roti berbentuk buaya dan roti ini menjadi syarat yang harus ada dalam sebuah hantaran di upacara pernikahan adat Betawi. Dalam perkembangannya, jika dulu roti buaya hanya roti manis biasa, sekarang roti buaya ada pilihan...
Jenis busana Betawi yang biasa dipakai oleh none mantu dalam acara pernikahan adat Betawi. Dalam acara lain busana encim dalam bentuk kebaya encim sering digunakan para ibu dalam berbagai acara baik formal maupun informal. Pada mulanya, kebaya encim yang merupakan kebaya asli Betawi, hanya diperuntukkan golongan nyai-nyai. Karena harganya mahal, maka masyarakat Betawi yang ekonominya lemah tidak mampu membelinya. Orang Cina yang sangat pandai bergaul mencoba mengadaptasi pakaian asli Betawi ini. Dengan mengenakan pakaian penduduk asli, orang Cina berharap ia bisa diterima dan menjadi bagian dari penduduk asli. Dan karena secara ekonomi orang Cina lebih baik maka lebih banyaklah yang mengenakannya. Karena sebagian besar yang memakai orang Cina maka kebaya tadi sering disebut kebaya encim. Pada mulanya, orang Betawi ketika melihat seseorang memakai kebaya encim akan mengatakan " eh, elo pake kebaya encim nih ". Oleh karena itu Persatuan Wanita Betawi kini memperkenalkan baju tersebu...
Salah satu kuliner khas betawi yang sangat terkenal adalah bir pletok . Bir pletok adalah minuman penyegar yang dibuat dari campuran beberapa rempah, yaitu jahe, daun pandan wangi, dan serai. Minuman tradisional ini dikenal di kalangan etnis Betawi. Agar warnanya lebih menarik, orang Betawi biasanya menggunakan tambahan kayu secang, yang akan memberikan warna merah bila diseduh dengan air panas. Walaupun mengandung kata bir , bir pletok tidak mengandung alkohol. Minuman ini berkhasiat untuk memperlancar edaran darah. Masyarakat Betawi banyak mengonsumsinya pada malam hari sebagai penghangat. Bagi anda yang ingin membuat berikut ini resep pembuatanya Bahan: - 500 gram jahe tua - 1 liter air - 600 g gula pasir/ gula batu - 25 g kayu secang - 2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan - 3 lembar daun pandan, sobek-sobek - 1 batang kayu manis - 1 sdm merica hitam Cara Membuat : 1. Bakar jahe, memarkan. Masukkan ke dalam...
Kue ape adalah kue dengan bentuk bundar dengan sensasi pinggiran kue yang krispi dan renyah serta bagian tengahnya empuk. Kue ini cocok dinikmati bersama dengan resep kopi hitam atau teh dan susu. cara membuatnya pun cukup mudah. Kue ini memiliki nama aslinya yakni Serabi Jakarta dan biasanya banyak di jual oleh pedagang kaki lima yang bisa kita temui di depan sekolah-sekolah SD. Resep kue ape yang disajikan disini walaupun sederhana, tetapi menghasilkan rasa kue ape yang sangat enak, lezat, dengan aroma yang khas. Aroma khas tradisional dari kue basah ini yakni adanya aroma pandan karena dalam pembuatan kue ini menggunakan pewarna alami daun pandan. Saat ini kue ape sudah sulit sekali ditemui di jalan-jalan,kita hanya terkadang dapat menjumpainya di depan SD dan pasar tradisional. Sudah seharusnya kita sbg masyarakat Indonesia khususnya Jakarta turut melestarikan kue ini agar tidak hilang. Berbeda dengan resep kue cubit yang sama-sama asal Jakarta akan tetapi lebih terkenal...
Zaman dahulu, Bendo merupakan senjata yang wajib dimiliki setiap keluarga. Setiap kepala keuarga selalu membawa Bendo setiap hari. Dibandingkan Bendo, masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan Golok. Pisau yang berukuran besar ini memiliki dua macam jenis yaitu : Golok Kerja atau yang bias dipakai untuk kebutuhan rumah tangga seperti memasak. Golok Sorenan atau golok yang biasa dipakai untuk menyembelih hewan ternak. Bendo atau golok merupakan ikon yang identik dengan para laki-laki pada masyarakat Betawi. Benda ini selalu diletak depan perut ataupun samping pinggang. Dengan meletakannya seperti itu, membuat masyarakat Betaw terlihat gagah dan disegani bagi siapapun yang melihat. Bendo betawi juga memiliki ciri khas tersendiri, yaitu di gagang maupun selimutnya yang terbuat dari kayu terdapat ukiran huruf arab. Ini membuat masyarakat mempunyai kepercayaan sendiri, bahwa golok atau benda itu memiliki kekuatan atau karisma tersendiri pada setiap ukiran tersebut.