Bahan-bahan 1 bungkus Mie basah 1 ikat sayur sawi hijau Bakso 5 buah dipotong 4 6 buah Baso goreng secukupnya Garam secukupnya Lada 1 sdm minyak wijen 1 sdm kecap manis 2 sdm kecap asin secukupnya Air kaldu untuk kuah 1 butir telur ayam 2 sdm tepung maizena dicampur air 1 siung bawang putih Irisan daging ayam secukupnya Langkah Goreng mie basah hingga kering dan crispy. Panaskan wajan dan masukkan minyak goreng dicampur minyak wijen.. Masukkan bawang putih, tumis hingga wangi.. Kemudian masukkan ayam dan bakso Oseng2 kemudian masukkan kecap asin, kecap manis dan lada Stelah itu masukkan air kaldu, tunggu hingga mendidih kemudian masukkan bakso goreng dan sayur sawi hijau Stelah seluruh adonan tercampur, masukkan garam kemudian masukkan tepung maizena yg sudah dicampur dgn air Kemudian masukkan telur 1 butir kemudian aduk sehingga telur ber...
Kue Kering Pacco atau dalam bahasa inggrisnya adalah Pacco Cookies merupakan suatu inovasi dalam memperkenalkan kue berbahan dasar talas ini dengan bentuk yang lebih modern. Pacco Cookies ini sendiri ditemukan oleh Pemuda asal Makassar, Sulawesi Selatan, Mujtaba Zulfikri Al Qowy, telah mampu mengembangkan bisnis kuliner yang bisa bermanfaat bagi petani dan juga mengenalkan panganan khas Sulawesi Selatan melalui cookies yang berbahan dasar talas Sulawesi Selatan. awal mula ia mengembangkan bisnis ini adalah melalui keinginannya untuk membantu Petani di Malakaji, Sulawesi Selatan agar bisa menjadi petani yang lebih baik tanpa harus merusak tanah karena menggunakan berbagai zat kimia dalam memproduksi tanaman pangan. Bermula dari hal tersebut, pada tahun 2016 dirinya mengajak para petani untuk menggarap lahan seluas 8 hektar dan melakukan kerja sama kemitraan dengan petani yang menggunakan lahan milik petani untuk menanam pacco secara berkesinambungan. Kini, Qowy me...
Bahan-bahan Bahan kulit : 150 gram tepung beras 150 gram tepung terigu 5-6 pisang tanduk 70 gram gula 1 sdt garam 800 ml air (boleh skip kalau mau) 200 ml santan kara Pasta pandan Daun pisang untuk membungkus Bahan bubur sumsum : 100 gram tepung beras 200 ml santan klatu 30 gram gula pasir 1/2 sdt garam Daun pandan simpul Pelengkap: Susu kental manis Sirup cocopandan Es batu Langkah Campur bahan kulit dan masak dengan api kecil sambil diaduk...
Bahan : 650 gram iga sapi, dipotong-potong 2200 mililiter air 100 gram keluwih, dipotong-potong 3 siung bawang putih, diiris tipis 5 butir bawang merah, diiris tipis 3 buah cabai merah, dipotong serong 4 buah cabai rawit merah 3 buah cabai rawit hijau 1 batang serai, dimemarkan 1 cm lengkuas, dimemarkan 3 1/2 sendok teh garam 2 sendok teh gula pasir 50 gram daun kacang panjang (lembayung) 2 sendok makan minyak untuk menumis Cara Membuat : 1. rebus iga sapi dalam setengah bagian air sampai matang dan lunak 2. Panaskan minyak. Tumis bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, serai, dan lengkuas sampai harum. aduk rata. 3. tuang tumisan ke rebusan iga, garam. gula dan keluwih. Tambahkan air. Masak sampai keluwih lunak. 4. masukan daun kacang panjang. masak sampai matang RM yang menyediakan: Puang Oca Seafood Jl. Gerbang Pemuda No.3, RT...
Di Indonesia yang sebagian besar masyrakatnya adalah petani mempunyai banyak tradisi untuk mensyukuri musim panen. Salah satunya di Dusun Paroto, Desa Sanaeko, Barebbo, Bone, Sulawesi Selatan yang melakukan tradisi adu betis. Unik bukan? Tradisi ini dilakukan lewat permainan Malanca. Intinya para pemuda harus mengeluarkan kekuatannya agar bisa mengikuti tradisi adu betis ini. Sumber: https://www.shopback.co.id/blog/12-tradisi-unik-yang-hanya-bisa-ditemukan-di-indonesia
Merdeka.com - Ragam rupa cara warga memeriahkan peringatan hari jadi kemerdekaan RI. Mulai dari upacara ceremoni bernuansa perjuangan, kemerdekaan hingga permainan-permainan rakyat yang menghibur. Di Kabupaten Gowa, di dua dusun hasil pemekaran yakni Dusun Tama'la'lang Timur dan Tama'la'lang Barat di Desa Tamanyeleng, Kecamatan Barombong atau sekitar 10 kilometer dari Kota Makassar lain lagi. Di sana warganya serentak membuat menu khas di rumah masing-masing dan menyuguhkan ke kerabat yang datang ke rumah. Sukacita saat menyantap bersama menjadi kegembiraan tersendiri saat kerabat kembali ke rumah masing-masing dengan membawa pulang oleh-oleh penganan khas dari pesta rakyat ini. Menu khas yang dimaksud adalah 'kaddo bulo' atau makanan dalam bambu. Proses membuat dan menikmati penganan ini disebut 'akkaddo bulo'. Kaddo bulo berbahan dasar dari nasi ketan baik ketan hitam maupun putih. Dimasukkan dalam seb...
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Tradisi Sitobo Lalang Lipa (saling tikam dalam sarung) menggunakan senjata tajam jenis badik, sudah jarang Anda temui di Sulawesi Selatan. Tradisi tersebut meruapakan cara mempertahankan Siri' (malu) suku Bugis-Makassar. TribunJeneponto.com , Rabu (20/4/2017), berkesempatan menonton langsung laga seru itu di perhelatan Olimpiade Olahraga Sekolah Nasional (O2SN) di Lapangan Passamaturukang, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (20/04/2017) sore. Dua orang remaja dari Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Jeneponto memperagakan aksi menegangkan itu. Keduany bernama Erik Zulkifli dan Ardiansyah. Mula-mula kedua pemuda berseragam serba hitam itu masuk dalam sarung. Musik tradisional suling dan gendang pun mulai ditabuh, pertanda pertarungan segera dimulai. Masing-masing mempersenjatai diri dengan sebilah badik yang diselipkan dalam pinggang. Badik terhunus, keduanya pun...
Sarung adalah ciri khas masyarakat di Indonesia khususnya muslim. Walau sesungguhnya pemakaian sarung tak menunjuk pada identitas agama tertentu karena sarung juga digunakan oleh berbagai kalangan di berbagai suku yang ada. Menurut catatan sejarah, sarung berasal dari Yaman. Di negeri itu sarung disebut futah. Sarung menjadi tradisi khas hingga ke Oman dan Arab Saudi. Penggunaan sarung telah meluas, tak hanya di Semenanjung Arab, namun juga mencapai Asia Selatan, Asia Tenggara, Afrika, hingga Amerika dan Eropa. Sarung pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke 14, dibawa oleh para saudagar Arab dan Gujarat. Dalam perkembangan berikutnya, sarung di Indonesia berkembang sesuai dengan beragam tradisi dan menjadi satu simbol dari nilai-nilai budaya nusantara. Di Sulawesi Selatan, sarung sudah menjadi identifikasi masyarakat dan berkembang sejalan dengan perkembangan peradaban. Penggunaannya disesuaikan dengan berbagai kondisi sehari-sehari bahkan untuk acara-acara bes...
E rang, bocah lelaki berumur 7 tahun, seperti dipaku pada tempatnya berdiri. Rambut halus ditengkuknya meremang. Keringatnya mengucur deras. Tepat didepan matanya. Peristiwa mengerikan terjadi kurang dari selompatan kaki orang dewasa dari tempatnya berdiri. Sosok raksasa setinggi seratus langkah mendengus lencang. Nafas yang keluar dari hidungnya menggoyangkan semak belukar dimana Erang bersembunyi. Mulut raksasa itu mengecap-ngecap. Ia baru saja menelan ibu bapak Erang sekaligus. Purnama hari keempat belas. Dibelahan dunia yang lain sedang bersuka cita memandang keindahan bulan. Tapi disini, disebuah desa tempat keluarga Erang bermukim, purnama sepuluh tahun sekali adalah pertanda malapetaka. Raksasa kejam yang berdiam dihutan menjadikannya jadwal berburu manusia di desa Erang. Erang tak kuasa menahan tangis. Kesedihannya tak tertanggungkan lagi. Ibu bapaknya, belahan jiwanya, telah pergi meninggalkan dirinya. Erang memandang pilu kearah rumahnya. Kondisinya memprihatinkan...