Sambal halipu atau siput sawah termasuk menu makanan khas yang digemari masyarakat Lampung Barat saat Ramadhan, karena rasanya enak dan harganya pun cukup murah. "Setiap Ramadhan, sambal halipu menjadi makananh yang khas, karena rasanya yang enak dan berkhasiat," kata Sakdiah, salah satu warga kota Liwa, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu (14/8/2010). Ia menyebutkan lauk siput itu murah meriah, yakni Rp 4 ribu/ bungkus. "Makanan ini murah meriah, namun enak. Di bulan Ramadhan ini sambal halipu menjadi menu wajib saat makan sahur, juga saat berbuka, karena mampu meningkatkan selera makan," katanya. Halipu atau siput sawah banyak ditemukan di area persawahan, sehingga tidak sulit mencarinya. Bentuk siput itu mirip dengan keong mas, yang membedakannya adalah cangkang halipu berwarna hitam. Masyarakat Lampung Barat juga biasa mengolah siput sawah itu dengan disantan atau ditumis, tetapi mereka lebih menyukainya dijadikan sam...
Kalau datang ke Liwa, Kabupaten Lampung Barat jangan lupa untuk mencicipi menu masakan khas daerah setempat yakni Gulai Taboh Dalom. Mengapa disebut taboh? Taboh menurut bahasa Lampung berarti santan. Menu itu terbuat dari bahan utama ikan gabus atau ikan nila. Sajiannya bisa utuh satu ekor ikan yang telah dipanggang atau dipotong dadu. Bumbu yang harus disiapkan untuk menu sajian taboh itu adalah santan, bumbu dapur, cabai merah, bawang merah dan bawang putih serta tomat, daun bawang dan daun kemangi. Rasanya lezat apalagi disantap masih hangat dan ditemani sambal terasi serta lalapan. Menurut Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Ujang Misran, Sabtu (19/9/2015), Taboh dahulunya merupakan sajian khusus para raja dan tamu. "Masyarakat asli Liwa sendiri menyantap menu itu hampir setiap hari. Rasanya kurang nikmat makan tanpa sajian gulai taboh," katanya. Jika kita bertandang ke Lampung Barat, menu itu bisa dinikmati di sebuah Rumah Mak...
Bekasom adalah makanan unik khas daerah pesisir di Kabupaten Lampung Barat. Bahannya terbuat dari telur ikan palau kerap yang dicampur dengan beberapa ramuan tertentu dan difermentasikan selama tiga hari. Makanan yang konon dapat membangkitkan selera ini hanya disajikan pada saat-saat ada upacara adat sepeti Nayo (hajat besar) atau penyambutan tamu kehormatan saja sebagai simbol kekerabatan dan kebersamaan. Sumber: http://uun-halimah.blogspot.co.id/2015/04/bekasom.html
Satu lagi komoditas andalan dihasilkan dari bumi Lampung. Yakni, kopi stroberi. Topografi Lampung Barat yang berbukit-bukit, didukung iklim yang sejuk menjadikan kopi tumbuh subur di kabupaten ini. Produksi kopinya mencapai 42 ribu ton per tahun. Dan itu merupakan kopi organik. Kondisi di atas memacu petani setempat untuk berkreasi menciptakan berbagai olahan minuman kopi. Alhasil, lahirlah kopi stroberi yang nikmat ini, menyanding kopi luwak yang telah termasyur. Salah satu petani yang pertama kali mengolah kopi stroberi ini adalah I Gusti Made Suryanata. Ide awalnya, keinginan Made untuk menawarkan buah tangan khas Lampung Barat. Jadilah, kopi stroberi ini menjadi alternatif oleh-oleh khas kabupaten ini. Menurut Made, dirinya memproduksi kopi stroberi sejak tahun 2005. Ia memiliki kebun kopi dan stroberi sendiri. Secara rutin, kopi diberi pupuk kompos maupun buatan. Pemeliharaan tanaman seperti pemangkasan cabang, perlindungan hama dan penyakit menj...
Di sebuah daerah terpencil bernama Desa Wiralaga, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, di sana lah sebagian besar penduduk Mesuji asli tinggal. Mereka membangun tempat tinggal di tepian sungai. Ya, orang menyebutnya Sungai Mesuji. Dahulu ketika hutan masih lebat transportasi menuju Jakarta bisa langsung dilalui lewat sungai tersebut. Di sungai itu banyak sekali ikan yang hidup dan berkembang biak. Salah satunya ikan lele merah dan ikan gabus. Kedua jenis ikan itu sering digunakan warga setempat untuk membuat makanan olahan seperti ikan asin gabus dan kerupuk. Penduduk di sana menyebutnya kerupuk Mesuji. Bentuknya bulat kriting besar dan rasa ikannya begitu menyolok. Midah (50), warga Wiralaga memproduksi kerupuk tersebut sampai 5 kuintal per bulan. "Kerupuk ini menjadi makanan sehari-hari orang Mesuji hampir setiap ibu-ibu di sini bisa membuat kerupuk ini," kata Midah yang ditemui Senin (7/11/2016). Kami punya kesempatan melihat pembuatannya. Ikan lele sungai terl...
Salah satu makanan khas Lampung yang kerap disajikan sebagai menu khas saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha masih bisa ditemui di sejumlah pasar tradisional yang ada di Lampung adalah lapis ketan. Ketan lapis memang dibuat dengan cara sederhana layaknya membuat lemang yang dimasukkan dalam bumbung bambu. Perbedaannya, ketan lapis dibuat cukup menggunakan proses pengukusan. Ketan lapis biasanya dijualnya dengan harga Rp3.000 per buah. Proses pembuatan dimulai dengan pengukusan beras ketan yang sudah direndam. Beras diaru atau dimasak setengah matang dalam dandang khusus bersama dengan santan kelapa. Selanjutnya dicetak berbentuk bulatan sembari menyiapkan daun pisang kepok untuk pembungkus. Bulatan bulatan ketan setengah matang selanjutnya dibungkus dengan daun pisang sebanyak empat bulatan dan ditali menggunakan plastik atau biasanya janur kelapa. Di hari raya atau hari besar, lauk pauk biasanya rendang kambing dan opor ayam sementara saat hari biasa lauk diganti deng...
Sembagi adalah salah satu Motif Batik khas Lampung yang makin digemari masyarakat setempat. Menurut Aan Ibrahim, desainer dan pencetus motif batik Lampung, di Bandarlampung. Batik bermotif Sembagi kini menjadi simbol dan ikon batik khas Lampung. Kebanyakan Batik Motif Sembagi dipadukan dengan kebaya dan busana khas Lampung seperti sulam usus, bukan hanya dibuat menjadi kain. Sembagi juga menjadi motif dasar seragam resmi pegawai negeri sipil (PNS) di Lampung yang bermotif batik. Saat ini sembagi menjadi motif batik Lampung yang paling populer sekaligus yang paling menunjukkan identitas daerah Lampung. Sebagai daerah yang tidak memiliki busaya membatik, budaya batik di Lampung cenderung muncul terlambat, baru pada akhir 1990-an warga Lampung memiliki motif batik khas daerah tersebut. Aan Ibrahim merupakan desainer busana tradisi dan modern khas Lampung yang mempelopori keberadaan motif batik khas Lampung itu. Motif Batik khas Lampung sembagi itu adalah...
Topeng merupakan salah satu ragam kesenian yang tidak dapat dipisahkan dari khazanah budaya tradisional Lampung. Seni topeng asli Lampung telah berkembang sejak provinsi paling timur di Pulau Sumatera ini berada di bawah Kesultanan Banten. Secara garis besar, ada beberapa jenis seni topeng yang berkembang di Lampung. Salah satunya adalah tradisi sekura yang berasal dari daerah pesisir barat Lampung. Sekura merupakan jenis topeng yang digunakan dalam perhelatan pesta sekura . Seseorang dapat disebut ber- sekura ketika sebagian atau seluruh wajahnya tertutup. Penutup wajah dapat berupa topeng dari kayu, kacamata, kain, atau hanya polesan warna. Untuk menambah kemeriahan acara, sekura bisa dipadukan dengan berbagai busana dengan warna-warna meriah atau mencolok. Pesta sekura merupakan perhelatan rutin yang diadakan oleh masyarakat Kabupaten Lampung Barat. Pesta rakyat ini selalu diadakan ketika menyambut Ha...
Lampung, selain terkenal dengan taman nasional Way Kambasnya, rasanya sayang jika Anda tak berburu hasil kerajinan khas kota ini. Salah satu hasil kerajinan yang populer di Lampung adalah Sulaman Usus. Sulaman usus membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pengerjaannya. Biasanya dikerjakan ibu-ibu dan remaja putri. Hasilnya berupa pakaian wanita, kemeja pria, hiasan dinding hingga tempat tisu. Biasanya dikonsumsi oleh masyarakat ekonomi kelas atas karena harganya yang mahal. Saat ini, Sulaman usus ini dipasarkan baik di dalam negeri maupun di mancanegara. Saat ini kerajinan sulaman usus semakin sedikit yang menggeluti, karena rumit dan membutuhkan kesabaran yang tinggi untuk mengerjakannya. Pemerintah Lampung sedang mengusahakan untuk mematenkan Kerajinan Sulaman Usus Lampung sebagai salah satu kerajinan andalan Lampung. [TimIndonesiaExploride/IndonesiaKaya] Sumber: https://www.indonesiakaya.com/jelaja...