Bahan Dasar: 2 ekor ikan ayam-ayam, buang kulit nya kerat-kerat kedua sisinya 400 mili liter santan dari 1 butir kelapa 1 batang sereh digeprek 1 buah jeruk nipis peras, 2 sendok makan minyak goreng. 1 sendok teh garam, Haluskan : 6 butir bawang merah 2 siung bawang putih 1 ruas lengkuas 2 buah cabe merah 1 ruas jahe 1 ruas kunyit Cara membuat : Lumuri ikan dengan air jeruk dan garam. Tumis bumbu halus,masukkan sereh, tuang santan, masukkan ikan kecilkan api, masak lagi sekitar ±10 menit. Angkat. Lalu bakar ikan sembari dibalik-balik dan mengolesinya dengan bumbu. Hidangkan dengan nasi putih. Sumber: http://www.resepmantap.com/masakan/resep-masakan.php?id=888
BAHAN : 1 ekor lkan bawal yang sedang besarnya 2 siung bawang putih, dihaluskan Penyedap (bila suka) Kecap manis secukupnya 50 gram mentega SAMBAL : 6 cabai rawit, haluskan, 2 sendok makan air jeruk nipis Kecap secukupnya CARA MEMBUAT PANGGANG IKAN BAWAL ACEH : 1. Bersihkan ikan, biarkan utuh. 2. Kerat-kerat dagingnya dan lumuri bawang putih,biarkan. 3. Bungkus ikan dengan daun pisang, olesi dengan mentega lalu pangggang. 4. Stelah matang olesi ikan dengan mentega Happy cooking ! :) Sumber: http://hobimasak.info/resep-panggang-ikan-bawal-aceh/
Bahan 250 gram beras, cuci bersih 1 liter air 300 ml santan dari ½ butir kelapa 1 sdm garam 3 sdm minyak untuk menumis Haluskan 5 butir bawang merah 3 siung bawang putih ½ sdt merica ½ sdt ketumbar ¼ sdt jintan 2 cm jahe 250 gram daging ayam tanpa tulang, potong dadu 1 batang daun bawang, iris halus 2 batang seledri, iris halus Cara membuat campur beras, air, santan, dan garam, lalu masak sampai menjadi bubur, sisihkan. tumis bumbu halus sampai matang. Masukkan daging ayam, aduk sampai daging matang. masukkan tumisan ayam ke dalam bubur, aduk rata. Jika bubur terlalu kental, tambahkan air panas secukupnya. Masak kembali bubur sampai mendidih. Masukkan daun bawang dan seledri, aduk rata. Angkat, sajikan hangat. Happy cooking ! :) Sumber : http://kitabmasakan.com/2011/05/resep-bubur-gurih-aceh/
Kue Timphan adalah kue khas aceh yang biasanya disediakan waktu hari-hari raya idul fitri, idul adha, maupun hari-hari besar lainnya.Makanan ini biasanya disediakan dengan dua rasa, srikaya dan kelapa, namun srikaya lebih disukai oleh orang-orang aceh. Kue timphan ini dibuat dari tepung ketan, labu siam, santan, gula, garam. Namun biasanya setiap orang aceh mempunyai resep tersendiri untuk menambah kenikmatan dan cita rasa dari timphan ini. cara memasaknya sangat mudah yaitu dengan dibungkus daun kelapa muda dan di kukus selama kurang lebih 1-2 jam. Sekarang ini timphan sudah banyak di jual di warung-warung makan aceh di jakarta dan sekitarnya. Jadi jangan lupa mampir untuk mencoba ya :) http://www.aktualpost.com/wp-content/uploads/2014/08/Kue-Timpan-Aceh.jpg
Makanan khas dari daerah NAD lainnya adalah pulot makanan khas Aceh yang berasal dari beras ketan yang sudah di masak terlebih dahulu, lalu dibungkus menggunakan daun pisang dan dibakar, rasanya sangat lezat. Tidak hanya timphan, pulot juga sering disajikan pada acara-acara keagamaan, idul adha, idul fitri, maupun acara-acara lainnya. Pulot sangat mudah di buat karna hanya berasal dari campuran beras ketan, santan, dan gula. Karna rasanya yang tidak begitu manis pulot biasanya dimakan menggunakan sop durian, kuah nangka, atau makanan berkuah lainnya, atau dapat juga dimakan langsung. Sekarang ini pulot banyak dijual di rumah makan aceh di jakarta dan sekitarnya. Timphan yang di panggang ini bernama pulot, dan banyak yang menyebutnya timphan pulot. Timphan pulot adalah kue khas tradisional Aceh yang bisa di jumpai di warung-warung kopi. Selain di warung kopi, di hari-hari besar keagamaan, dan di acara adat tertentu juga ada. Kue yang terbuat da...
Keukarah atau yang biasanya di sebut sebagai tekarah, adalah kue khas aceh yang bentuknya seperti serabut atau sarang burung ini merupakan dari tepung dan santan. kue ini sering dijumpai pada pesta pernikahan, sebagai seserahan dari pihak lelaki ke pihak wanita, dan juga saat hari adat maupun acara adat aceh lainnya. Cara membuatnya cukup sulit dan dibutuhkan keahlian tersendiri. Sekarang ini keukarah masih belum dijual di pasaran dan biasanya dipesan terlebih dahulu karna keukarah tidak dapat bertahan lama diluar, apabila keukarah terlalu lama diluar akan masuk angin dan lebek sehingga tidak enak untuk dikonsumsi. sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Keukarah
Kue Nyap atau Kembang Goyang, ini merupakan makanan khas aceh yang berasal dari tepung beras, gula, santan, telur dan garam. Cara membuatnya pun gampang-gampang susah karna teknik pembuatannya di goreng, kita harus ahli dalam mengatur panasnya minyak karna apabila terlalu panas akan gosong dan warna yang dihasilkan tidak cantik. Kue ini juga merupakan kue yang sering disajikan untuk perayaan adat, keagamaan dan acara-acara lainnya. Kue ini juga jarang ditemui di pasaran karna tidak dapat bertahan untuk waktu yang lama. Namun rasanya yang renyah akan mengugah selera anda dan rasanya juga tidak terlalu manis. https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https://forum.maxmanroe.com/attachments/kue-nyap-jpg.507/&imgrefurl=https://forum.maxmanroe.com/threads/apa-saja-kue-kue-tradisional-aceh-yang-biasa-disajikan-di-hari-lebaran.403/&h=398&w=336&tbnid=D9QDCPhxZnST2M:&docid=K9OzZ0yxh0lSTM&ei=vE-GVpPnLMP-ugS4s6KAAw&tbm=isch&ved=0ahU...
Kue Serupet adalah kue khas aceh yang terbuat dari tepung terigu, gula, garam dan santan. Bentuknya bermacam-macam seperti pipa dan kipas, sekilas kue ini mirip dengan kue semprong, namun rasa kue ini dengan kue semprong berbeda. Kue serupet biasanya dihadirkan pada saat acara perayaan keagamaan, acara adat, pernikahan dan acara-acara lainnya. Teknik pembuatan kue ini cukup mudah dan kue ini juga gampang ditemui di toko-toko kue. http://peutrang.blogspot.co.id/2013/07/kue-hari-raya-khas-aceh.html
Didong adalah sebuah kesenian rakyat Gayo yang memadukan unsur tari, vokal, dan sastra. Didong dimulai sejak zaman Reje Linge XIII. Salah seorang seniman yang peduli pada kesenian ini adalah Abdul Kadir To`et. Kesenian didong lebih digemari oleh masyarakat Takengon dan Bener Meriah. Satu kelompok kesenian didong biasanya terdiri dari para “ceh” dan anggota lainnya yang disebut dengan “penunung”. Jumlahnya dapat mencapai 30 orang, yang terdiri atas 4--5 orang ceh dan sisanya adalah penunung. Ceh adalah orang yang dituntut memiliki bakat yang komplit dan mempunyai kreativitas yang tinggi. Ia harus mampu menciptakan puisi-puisi dan mampu menyanyi. Penguasaan terhadap lagu-lagu juga diperlukan karena satu lagu belum tentu cocok dengan karya sastra yang berbeda. Anggota kelompok didong ini umumnya adalah laki-laki dewasa. Namun, dewasa ini ada juga yang anggotanya perempuan-perempuan dewasa. Selain itu, ada juga kelompok remaja. Malahan, ada juga kelompok did...