Sebagai salah satu kekayaan budaya dan kearifan lokal, batik Kota Bekasi terus berkembang. Motifnya yang unik dan warnanya ngejreng membuat batik ini bisa dipakai oleh anak-anak muda dalam berbagai kegiatan. Batik Kota Bekasi beririsan dengan batik betawi yang dipengaruhi oleh budaya arab, cina dan sunda. Akan tetapi, batik Kota Bekasi juga memiliki kekhasan dari segi motif dan kearifan lokal. Salah satu motif Batik Kota Bekasi adalah Batik Flora. Saat ini terdapat 11 motif Batik Flora Kota Bekasi. Yaitu, motif kecapi, teratai, bambu, eceng gondok, putri malu, rumput lingi, bunga pepaya gantung, walini, duren dan kembang duren, padi, dan nangka. Motif batik seperti kecapi, bunga pepaya gantung dan rumput lingi adalah motif khas batik Kota Bekasi yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia. motif batik ini juga akan terus dikembangkan sesuai dengan kekhasan Kota Bekasi sehingga menggambarkan Kota Bekasi yang berbudaya.
Tokecang Provinsi Jawa Barat / Sunda Tokecang tokecang bala gendir tosblong Angeun kacang sapependil kosong Aya listrik di masigit meuni caang katingalna Aya istri jangkung alit karangan dina pipina Tokecang tokecang bala gendir tosblong Angeun kacang angeun kacang sapependil kosong Sumber:https://liberdaryandi.wordpress.com/category/lirik-lagu-tradisional-indonesia/
Batik Kota Bekasi memiliki beragam motif, salah satunya adalah Motif Batik Fauna Kota Bekasi. Dalam motif batik fauna terdapat 18 motif dan akan terus berkembang sesuai budaya masyarakat Kota Bekasi. Terdapat motif batik ikan gabus, ikan lele, ikan sepat, ikan julung-julung, sili, berod, jibris, ikan betik-betik, burung mandur, burung kuntul, burung tilil, burung belekok, kalong, walet, kampret, rase, biawak dan buaya. Terdapat motif batik yang khas dan tidak dimiliki oleh daerah lainnyal. Seperti motif kalong, berod, jibris, sili, ikan gabus dan yang lainnya. Dengan berbagai kekhasan motif batik membuat Batik Kota Bekasi menjadi batik yang tidak mainstream dan dapat dipakai oleh anak muda dalam berbagai kegiatan.
Dalam Motif Batik Kota Bekasi terdapat motif batik warna. Motif ini membuat kekhasan dari motif batik Kota Bekasi karena penggunaan warna yang ngejreng dan tidak biasa digunakan dalam warna batik dari daerah lainnya. Terdapat 7 warna dalam motif warna Batik Kota Bekasi dan sangat khas di Indonesia. Yaitu, motif warna hijau lumut, hijau daun pisang muda, merah tanah bekasi, merah muda putri malu, kuning kunyit, kuning paya, biru telor asin. Ketujuh motif warna ini sangat jarang digunakan di batik daerah lain. Saat ini, batik Kota Bekasi juga terus berkembang sesuai dengan budaya dari masyarakat Kota Bekasi.
Ciplukan adalah sebuah tanaman liar yang biasanya tumbuh di tanah lembap namun tidak terlalu becek seperti di pinggir selokan. Tumbuhan ini juga termasuk tumbuhan musiman yang biasanya hanya tumbuh satu kali dalam satu tahun, tentunya pada musim basah atau musim hujan. Tumbuhan ciplukan ini juga bisa anda temui di hampir seluruh bagian di Indonesia karena termasuk tumbuhan yang mudha hidup dimana saja, asalakan tempat itu lembap dan tidak kering. Selain di pinggir selokan, tumbuhan ini juga biasanya tumbuh liat dilereng gunung atau tebing sungai. Tanaman ini bisa tumbuh di ketinggian 0 – 1800 meter diatas air. Karena tumbuh hampir di seluruh bagian di Indonesia, maka ciplukan memiliki banyak nama khas daerahnya masing – masing. Misalnya, di Bali tumbuhan ini dikenal dengan nama ceploka, keceplokan, ciciplukan dan kokopokan. Sedangkan di daerah sunda dikenal dengan nama cecenet atau cecendet. Di Madura tumbuhan ini dikenal dengan nama nyornyoran, di...
Bubuy Bulan Sunda Provinsi Jawa Barat Karangan / Ciptaan : Benny Korda Bubuy bulan Bubuy bulan sangray bentang Panon poe Panon poe disasate Unggal bulan, unggal bulan Unggal bulan abdi teang Unggal poe,unggal poe Unggal poe oge hade Situ Ciburuy laukna hese dipancing Nyeredet hate Ningali ngeplak caina Duh eta saha nu ngalangkung unggal enjing Nyeredet hate Ningali sorot socana Sumber:https://liberdaryandi.wordpress.com/category/lirik-lagu-tradisional-indonesia/
Tutut kuah kuning merupakan makanan khas yang berasal dari Jawa Barat, Khususnya di daerah Majalengka. Makanan khas masyarakat Sunda ini terbuat dari bahan utama yaitu tutut. Tutut merupakan nama sebutan untuk hewan moluska atau yang lebih dikenal dengan nama keong oleh masyarakat Indonesia. Biasanya keong sawah dipilih untuk membuat masakan satu ini. Bahan-bahan untuk pembuatan kuah kuning terdiri dari Kunyit, bawang, batang serai, lengkuas dan rempah-rempah lainnya. Rasa masakan ini sangat lezat, karena daging tutut yang kenyal berpadu sempurna dengan kuah kaldu rempah yang gurih dan asam. Masakan ini bisanya di hidangkan ketika musim populasi tutut sedang banyak. Tutut Kuah kuning paling cocok di santap bersama nasi panas dan lalapan khas masyarakat Sunda yang terkenal dengan sambal nya yang pedas. Sumber: Facebook.com
Motif Batik Kesejarahan Kota Bekasi merupakan salah satu motif yang ada di Kota Bekasi. Motif ini sangat khas dan tidak akan ditemukan oleh masyarakat di daerah lain di Indonesia. Dalam motif ini menggambarkan berbagai sejarah yang ada di Kota Bekasi dan juga berbagai monumen yang ada di Kota Bekasi. Saat ini terdapat 12 motif batik kesejarahan Kota Bekasi. Terdapat motif bambu runcing, bendo, merah putih, janur kuning, kali bekasi, jembatan kali bekasi, gedung juang, monumen perjuangan rakyat di bekasi, monumen resolusi rakyat bekasi, monumen tugu agus salim, gedung papak, gerabah di situs bumi. Seluruh motif ini memiliki makna yang sangat dalam bagi Kota Bekasi karena Kota Bekasi juga merupakan daerah tempat perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Dalam motif batik kota bekasi terdapat motif batik budaya kota bekasi. motif ini merupakan percampuran antara berbagai kebudayaan yang ada di kota bekasi. percampuran antara budaya betawi, budaya sunda, budaya cina, dan budaya arab. akulturasi budaya ini mengahasilkan berbagai macam motif batik yang khas dan tidak dimiliki oleh daerah lainnya. antara lain, motif batik wayang, barong, ujungan, tanjidor, alat pertanian, tari topeng, rumah ranggon di sawah, dongdang, tenong, dongdang, gerobak, sado, getek, luku, ngeluku, legenda buaya buntung, legenda rawa tembaga, permainan temprak, damou, bentengan, cor, uler naga, seledor, makanan gembang goyang, kue satu, jalabia, kue abuk, geplak, dodol lapis, akar kelapa. Dengan banyaknya motif budaya membuktikan bahwa beragamnya budaya yang ada di kota bekasi. motif budaya juga merupakan suatu motif yang akan terus berkembang sesuai dengan kebiasaan dan budaya yang ada di masyarakat kota bekasi.