Sondah adalah permainan tradisional di Jawa Barat. Untuk masyarakat yang bukan dari suku Sunda mungkin masih merasa asing dengan permainan ini karena memang umumnya sondah ini dimainkan dan berasal dari daerah Jawa Barat. Banyak anak-anak yang memainkannya bersama sepupu-sepupu mereka, atau bahkan teman sekomplek mereka atau bisa disebut juga teman lingkungan rumah mereka. Permainan ini cukup sederhana dan tidak memerlukan persiapan khusus atau alat-alat khusus. Cukup menyedikan kapur dan lahan yang cukup luas dan tidak dilewati oleh kendaraan agar orang-orang bisa bermain dengan leluasa. Permainan ini adalah permainan grup, yang artinya harus dimainkan oleh 2 orang atau lebih. Semakin banyak pemain akan semakin menyenangkan, karena permainan ini memang akan terasa seru dan lucunya jika banyak orang. Biasanya orang-orang akan tertawa bersama saat memainkan permainan ini. Jadi sebenarnya apa yang harus kita lakukan untuk memainkan sondah? Pertama, carilah lapangan atau lahan...
Anak-anak khususnya balita seringkali mengalami susah makan. Untuk mengatasi hal ini, masyarakat Sunda memiliki tradisi yang bernama 'cekok'. Selain bisa mengatasi anak yang susah makan, tradisi cekok juga dipercaya dapat memperlancar pencernaan, peredaran darah, dan menambah sel darah merah. RESEP Alat dan Bahan: - Kunyit secukupnya - Kain katun putih Cara: 1. Kerok atau kupas kunyit yang telah dicuci 2. Parut kunyit 3. Masukan kunyit yang telah diparut ke dalam kain katun putih 4. Sambil digendong ibunya, peras kunyit dan langsung dimasukkan dengan hati-hati ke mulut anak. Biasanya anak akan menolaknya karena terasa tidak enak, tetapi ibu harus sabar dan terampil memasukkan perasan kunyit tersebut, biarpun tidak semua terminum dan agar anak tidak tersedak. Namun pada zaman sekarang, biasanya kunyit diperas terlebih dahulu, lalu disuapkan ke mulut anak dengan menggunakan sendok. Tradisi Cekok ini dianjurkan diminum sehari dua kali sebelum makan pagi dan siang. Bagi masy...
perrnikahan memang satu upacara sakral yang diharapkan sekali seumur hidup. Bentuk pernikahan banyak sekali bentuknya dari yang paling simple, dan yang ribet karena menggunakan upacara adat. Seperti pernikahan adat Sunda ini, kekayaan budaya tatar Sunda bisa dilihat juga lewat upacara pernikahan adatnya yang diwarnai dengan humor tapi tidak menghilangkan nuansa sakral dan khidmat. Ada beberapa acara yang harus dilakukan untuk melangsungkan pernikahan, mulai dari lamaran dan lainnya. AdaÃÂ Neundeun OmongÃÂ (Menyimpan Ucapan): Yaitu,ÃÂ Pembicaraan orang tua atau pihak Pria yang berminat mempersunting seorang gadis. Dalam pelaksanaannya neundeun omong biasanya, seperti berikut ini : Pihak orang tua calon pengantin bertamu kepada calon besan (calon pengantin perempuan). Berbincang dalam suasana santai penuh canda tawa, sambil sesekali diselingi pertanyaan yang bersifat menyelidiki status anak perempuannya apa...
Ngeuyeuk seureuh merupakan sebuah ritual/upacara untuk meminta restu kepada orang tua kedua calon pengantin di rumah pihak wanita. Biasanya upacara ini dilakukan saru hari sebelum akad nikah dan bersamaan dengan prosesi seserahan. Upacara ini juga dipenuhi dengan nasehat berumah tangga dan tidak jarang mengandung edukasi seks. Upacara ini dipimpin oleh seorang Nini Pangeuyeuk atau wanita yang telah paham akan upacara ini dan sering kali juga merupakan juru rias adat Sunda. Tidak semua orang boleh hadir dalam upacara ini, hanya calon pengantin, keluarga terdekat dan orang tua yg memiliki peran khusus. Tak hanya itu, seorang gadis, anak remaja yang belum mengalami pubertas, dan wanita dewasa yang belum pernah menikah juga tidak diizinkan menghadiri upacara ini. Melalui ritual ini, calon pengantin diharapkan dapat mewujudkan filosofi "kawas gula jeung peuet" yang secara harfiah berarti "bagaikan gula dengan nira yang sudah matang" . Peribahasa ini menggambarkan hidup yang rukun, saling...
perrnikahan memang satu upacara sakral yang diharapkan sekali seumur hidup. Bentuk pernikahan banyak sekali bentuknya dari yang paling simple, dan yang ribet karena menggunakan upacara adat. Seperti pernikahan adat Sunda ini, kekayaan budaya tatar Sunda bisa dilihat juga lewat upacara pernikahan adatnya yang diwarnai dengan humor tapi tidak menghilangkan nuansa sakral dan khidmat. Ada beberapa acara yang harus dilakukan untuk melangsungkan pernikahan, mulai dari lamaran dan lainnya. Ada Neundeun Omong (Menyimpan Ucapan): Yaitu, Pembicaraan orang tua atau pihak Pria yang berminat mempersunting seorang gadis. Dalam pelaksanaannya neundeun omong biasanya, seperti berikut ini : Pihak orang tua calon pengantin bertamu kepada calon besan (calon pengantin perempuan). Berbincang dalam suasana santai penuh canda tawa, sambil sesekali diselingi pertanyaan yang bersifat menyelidiki status anak perempuannya apakah sudah ada yang melamar atau atau masih...
Waduk Darma merupakan salah satu destinasi wisata di kota Kuningan,Jawa Barat tepatnya di desa Darmayang dibangun oleh para koloni Belanda yang mana pada saat itu waduk tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat sekitar. sekarang juga air tersebut masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga Kuningan akan air. Waduk Darma tidak hanya memiliki pemandangan yang bagus,tetapi memiliki juga beberapa wahana yang bisa dicoba diantaranya ada tempat bermain anak,perahu dan masih banyak lagi. diasana juga kita akan mendapati pulau kecil ditengah waduk yang dianggap oleh masyarakat memiliki unsur mistis. Biasanya warga sekitar mencari penghasilan ataupun kebutuhan pangan dengan cara memancing ataupun membudidayakan ikan itu sendiri. hal yang sangat disayangkan yaitu kurangnya kesadaran akan kebersihan sehingga masih banyak dari mereka yang masih membuang sampah sembarangan di waduk tersebut. ada hal yang dikhawatirkan oleh warga Kuningan yaitu jembatan yang lambat...
Mitos Kelahiran Di Tanah Sunda Di tanah sunda dari jaman nenek moyang sampai sekarang masyarakat masih saja mempercayai mitos yang ada . salah satunya adalah ibu hamil yang sering membawa gunting lipat , peniti ketika dia pergi ataupun mereka dilarang keluar rumah saat maghrib datang . mitosnya , benda benda ini dapat menjaga bayi didalam kandungan dan ibu nya agar tidak diganggu oleh setan atau roh roh jahat lainnya . pasalnya ibu hamil selalu menjadi daya tarik untuk diganggu oleh mereka . banyak ibu hamil yang kehilangan bayinya ketika berumur 4 bulan . padahal awalnya mereka dinyatakan mengandung namun pada saat 4 bulan , kandungan mereka dinyatakan hilang begitu saja . Biasanya gunting lipat diselipkan dibagian tertentu . dan peniti selalu dipakai dibaju . mereka percaya bahwa benda itu dapat menja bayi mereka agar tidak diambil oleh roh jahat . banyak orang yang percaya akan hal ini . memang terdengar aneh , namun semuanya tergntung kepercayaan kita . Setelah bayi...
Sebuah tradisi yang sangat unik karena jarang dilakukan pada zaman sekarang, apalagi di kota-kota besar. Kesibukan yang padat, tergesernya budaya lama dengan budaya baru serta berjalannya waktu membuat tradisi ini hilang dengan sendirinya. Budaya Ngabungbang berasal dari suku Sunda, Jawa Barat. Kita akan flashback bagaimana tradisi ini dilaksanakan. Pada zaman dahulu ketika bulan purnama muncul, penduduk desa duduk di halaman rumahnya masing-masing. Mereka bersantai sambil melihat bulan. Biasanya hal ini dilakukan setelah shalat Isya. Anak-anak bermain dengan gembira, muda-mudi yang bersenda gurau, dan orang tua yang berbincang-bincang. Bisa juga sambil menyantap makanan. Mereka yang melakukan tradisi ini merasa rileks dan enjoy. Jika kantuk sudah datang maka mereka akan menyelesaikan kegiatan tersebut dan pergi tidur. Agar budaya ini dapat dikenal lagi maka kita harus lestarikan.
Sandekala merupakan pertanda yang dibuat orang tua zaman dahulu untuk memberi peringatan kepada anak anaknya agar pada saat itu harus sudah memasuki rumah sebelum matahari tenggelam. Apabila hal itu dilanggar maka akan terjadi sesuatu yang menakutkan, seperti penculikan anak. Oleh karena itu anak anak yang mengalami masa itu menjadi suatu keharusan untuk pulang ke rumah sebelum malam tiba. OSKMITB2018