Di satu bagian hutan, dikenal dengan nama Ai’ Membiding, Desa Bantan, terdapat dua buah makam, yaitu Makam Tu’ Rangga Tuban dan isterinya dan di Gunung/Bukit Bujang terdapat pula makam, dikenal sebagai Keramat Bujang. Dari dan untuk ketiga tokoh ini diceritakan tentang kehebatan Tu’ Rangga Tuban dan Bujang. MENURUT cerita yang berkembang di daerah Bantan, Tu’ Rangga Tuban berasal dari Tanah Jawa. Beliau mempunyai dua isteri dan seorang anak angkat bernama Bujang. Kehebatan Tu’ Rangga Tuban ini sangat dikenal dan termasyhur ke seluruh wiayah sekitar Bantan Kecik. Dalam kesehariannya, di lengan kiri beliau selalu terpasang sebuah batu asah yang dikenakan jika akan bertempur menghadapi musuh-musuh yang datang dari sungai dekat Kampung Bantan, yaitu Ai’ Sapai. Batu asah ini sekarang masih ada dan jika kita akan mengasah parang di daerah tersebut memang parangnya akan cepat tajam tapi selalu mengakibatkan luka bagi pemiliknya atau orang yang mengas...
Bangka Selatan dengan bentangan laut dan pantai yang bergitu luas identik dengan masyarakat pesisir. Setiap tahunnya masyarakat pesisir memiliki agenda Buang Jung yang memiliki tujuan untuk merawat dan melestarikan habitatnya. Warisan budaya ini biasa dilakukan sekitar bulan Juli-Agustus. Pada saat itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam bentuk apapun di laut. Setelah satu minggu, tradisi adat ini akan diakhiri dengan membuang kapal atau yang biasa disebut masyarakat sekitar dengan sebutan Jung. Ritual ini terbilang unik karena masyarakat berbondong-bondong melarung persembahan berbagai hasil bumi ke laut dengan menggunakan Jung. Ritual akan dipandu oleh pawang atau dukun. Selain untuk merawat dan melestarikan laut, masyarakat Toboali Bangka percaya ritual Buang Jung merupakan cara untuk berbagi kemakmuran antara hasil laut dan hasil darat. Sumber: https://travel.kompas.com/read/2018/06/08/091000227/2-tradisi-adat-unik-di-bangka-selatan-sudah-pernah-lihat...
Provinsi Bangka memiliki kekayaan budaya yang beraneka ragam, dari segi kuliner dan wisata alamnya juga terdapat kekayaan budaya dari nilai agama atau kepercayaan masyarakat setempat dipulau bangka. Tradisi ruwah merupakan tradisi mendoakan para arwah leluhur masyarakat setempat dipulau bangka, Selain sedekah ruwah, ada beberapa ritual islami lain yang dilakukan masyarakat antara lain lempar ketupat dan mandi belimau, perayaan ruwah tradisi adat budaya bangka. perayaan ruwah tradisi adat budaya bangka perayaan ruwah tradisi adat budaya bangka Pelaksanaan Acara sedekah ruwah dilakukan dibalai desa atau masjid dalam acara itu masyarakat memanjat doa kepada Allah SWT serta junjungan nabi Muhammad SAW, dalam perkumpulan sedekah ruwah dibalai desa masyarakat membawa makanan serta masakan atau istilah masyarakat mneyebutnya nganggung setelah membaca doa-doa barulah ketua pemimpin doa mempersilahkan memakan makanan serta masakan yang telah dihidangkan. Penghormata...
DIRIWAYATKAN kira-kira abad XIII, Pulau Belitung pernah mengalami suatu musim Barat Ijau, yakni kemarau panjang yang melebihi kemarau yang datang biasanya. Kemarau ini mengakibatkan dimana-mana terjadi kekurangan air baik untuk keperluan minum maupun kebutuhan rumah tangga. Tersebutlah kisah seorang ibu bernama Dambe’ berjalan terseok-seok mendukung seorang anaknya kesana-kemari. Anak yang ada dalam gendongannya itu baru bisa merangkak. Tangan kirinya nampak menjinjing sebuah gerebog (tempat air beraal dari tempurung kelapa yang diambil dagingnya tanpa memecahkan tempurung, red.). Sementara tangan kanannya mengapit anaknya. Sudah setengah hari Mak Dambe’ mencari air sambil menggendong anaknya. Terakhir ia menyusuri kaki Gunung Tajam, tapi belum juga mendapatkan air. Sementara anaknya sudah mulai menangis kehausan. Saking haus dan kecapekan Mak Dambe’ duduk melepaskan lelah di atas sebuah batu sambil melayangkan pandangannya kalau-kalau ada petunjuk dimana ia bisa m...
Pada masa pemerintahan kiai Agus Bustam yang bergelar Depati Cakraningrat IV (1700-1740) di kerajaan Balok,Pulau Belitung,datanglah seorang mubalig islam dari daerah Aceh yang bernama Sayid Hasan Bin Abdullah atau syekh Abubakar Abdullah.Maksud kedatangan beliau ialah untuk menyebarkan agama islam di pulau itu.Beliau masuk ke Pulau Belitung melalui Sungai buding,45 Km dari kota Tanjung Pandan. Dari desa ini,beliau menyebarkan agama islam ke seluruh pelosok Pulau Belitung.Beliau selalu di sertai oleh murid nya,yaitu Tuk kundo.Tuk Kundo sering menobatkan orang yang kafir.Tidak terasa sudah banyak daerah yang penduduk nya masuk agama islam.Setiap daerah yang prnduduk nya masuk agama islam,di daerah itu didirikan masjid untuk beribadah.Mesjid pertama di bangun oleh Syekh Abubakar Abdullah berada di kampung Badau. &nb...
Tari Men Sahang Lah Mirang adalah tarian tradisional dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menggambarkan suka ria masyarakat Bangka Belitung yang sedang memetik hasil panen berupa lada putih (sahang). Dalam melakukan panen sahang tersebut, masyarakat Bangka Belitung selalu memanjatkan puji dan syukur pada Yang Maha Pencipta alam semesta ini. Sumber: http://www.tradisikita.my.id/2016/03/4-tarian-tradisional-kepulauan-bangka.html
Tak Tek adalah salah satu jenis permainan tradisional yang cukup populer di Provinsi Bangka Belitung. Permainan yang juga terdapat di Jawa dan tempat-tempat lainnya di Indonesia ini (meskipun dengan penyebutan yang berbeda) dikenal merata hampir di setiap daerah yang ada di Bangka Belitung. Sumber: https://www.jatikom.com/2018/11/34-provinsi-permainan-tradisional.html#ixzz5XxOTOfMm
Bahan: Udang Tempe Ayam (dicacah) Daun salam Daun jeruk Jahe Lengkuas Sereh Santan (dikit aja) Pete Minyak goreng Air (dikit aja) Garam Gula Bumbu halus: Bawang merah (suka-suka) Bawang putih (suka-suka) Cabe merah (suka-suka) Cabe rawit (suka-suka) Kemiri (suka-suka) Ketumbar Cara Memasak: Goreng ayam cacah dan tempe Ulek bumbu halus, masukkan pete, tumis sampai harum masukkan udang, jahe, daun salam, sereh, daun jeruk dan air. Biarkan sampai mendidih Masukkan ayam dan tempe, aduk pelan biar rata bumbunya Masukkan garam dan gula sesuai selera Tambahkan santan (saya dua sendok saja biar tambah guruh dan enak), aduk, diamkan 2 menit, angkat Referensi: Hmzwan (http://www.hmzwan.com/2013/12/sambal-goreng-pelangi.html)
Bahan-bahan 3-4 porsi 5 butir telur, kocok lepas 300 gr daging ayam giling 3 buah sosis keto, potong bulat (optional) 1/2 buah wortel uk. sedang, parut kasar 2 buah bawang putih, iris halus 2 batang daun bawang, iris halus Secukupnya himsalt Bahan Saus: 1/2 buah bawang bombay uk. sedang, iris memanjang 2 buah bawang putih, iris halus 1 buah timun uk. sedang, buang biji, iris halus 2 sdm pasta tomat Secukupnya...