jawa tengah
2.768 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kemprongan
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Pesona pertunjukan Kemprongan yang berasal dari pesisir pantai utara ini selalu diadakan setelah selesai panen. Pada malam harinya, pertunjukan Kemprongan digelar sampai tengah malam atau menjelang shubuh. Pelaksanaan pertunjukkan dilakukan di lapangan atau arena terbuka yang dikelilingi pohon. Biasanya, cahaya yang digunakan untuk menerangi pertunjukkan berasal dari Oncor yang disimpan di tengah-tengah lapangan. Hal menarik yang dapat Anda coba dari pertunjukan kesenian ini, terutama bila Anda masih sendiri, adalah ajang untuk mencari jodoh. Kebanyakan Ronggeng yang menari masih gadis atau janda. Oleh karena itu, para Ronggeng dituntut untuk menari dengan bagus supaya dapat memikat calon pasangan menarinya. Di lain pihak, para penari pria dari kalangan penonton selain harus pandai menari juga harus memiliki ilmu beladiri dan ilmu kebatinan (magis) untuk membela dirinya ketika terjadi keributan di arena pertunjukkan, selain harus bisa memikat hati sang Ronggeng dan berani bertanggun...

avatar
S Rofiah
Gambar Entri
Terebang Buhun
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Terbang Buhun merupakan salah satu seni pertunjukan rakyat yang sebagian besar tersebar di beberapa tempat di Jawa Barat, dengan beberapa sebutan seperti Terbang Gede, Terbang Gebes, dan Terbang Ageung. Pada masa lalu, seni terbang digunakan sebagai media dakwah Islam, melalui puji-pujian yang dilantunkan sepanjang pertunjukan berlangsung. Terbang Buhun dianggap pula memiliki kekuatan-kekuatan spiritual dan mitis, karena itu seringkali dipakai dalam upacara Ngaruwat, misalnya ngaruwat anak, ngaruwat rumah, dan lain-lain. Dalam upacara ruwatan biasa diadakan acara Ngahurip dengan menebarkan air suci serta membuat sesajen dan sambung layang, yakni rangkaian hasil bumi yang disusun tiga lingkaran. Biasanya dibuat sepasang. - See more at: http://disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=324&lang=id#sthash.V1t9ybZo.dpuf

avatar
S Rofiah
Gambar Entri
Sampyong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Sampyong merupakan salah satu kesenian yang berasal dari Majalengka, Jawa Barat. Seni pertunjukan ini sudah jarang diketahui oleh masyarakat Majalengka, terutama anak-anak muda masa kini. Namun, masih ada masyarakat yang melestarikan seni pertunjukkan ini. Awalnya, Sampyong merupakan permainan rakyat di daerah Cibodas, Majalengka, dan lebih dikenal dengan Ujungan. Permainan ini merupakan permainan adu ketangkasan dengan saling memukul menggunakan alat dari kayu atau rotan. Ujungan dimainkan oleh dua orang laki-laki ataupun perempuan yang saling memukul, kepala mereka menggunakan teregos (penutup kepala). Permainan ini juga terdapat satu wasit. Ujungan tidak dikategorikan sebagai seni bela diri, karena mereka tidak menampilkan jurus-jurus bela diri. Namun, permainan ini masuk kategori seni karena permainan ini diiringi oleh alat musik gamelan. Seiring dengan berjalannya waktu, permainan ini dianggap pemainan berbahaya, tokoh-tokoh ujungan menyederhanakan permainan ini, deng...

avatar
Narita Fuji Triani
Gambar Entri
Pupuh Dangdanggula
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Mega beureum surupna geus burit ngalanglayung panas pipikiran cikur jangkung jahe koneng naha teu palay tepung sim abdi mah ngbenyeng leutik ari ras cimataan gedong tengah laut ulah kapalang nyabela paripaos gunting pameulahan gambir kacipta salamina

avatar
Duriah Solihah
Gambar Entri
MaestroSeniTradisi - Marsius Sitohang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Marsius Sitohang Cikajang-Jawa Barat, 3 Juni 1952   adalah seorang seniman tradisional Batak Toba. Jalur pendidikan resmi yang hanya ditempuh sampai kelas 2 Sekolah Rakyat harus membuatnya tidak dapat membaca ataupun menulis, namun keahliannya dalam bermusik sudah tidak dapat disangkal lagi. Keahlian Marsius memainkan alat musik terutama seruling sudah terlihat sejak kecil. Marsius kecil kerap mengabiskan waktunya memainkan seruling dan belajar secara otodidak maupun kepada orang-orang di kampungnya, Palipi. Pada suatu ketika, Marsius diundang dalam sebuah seminar tentang musik tradisional yang diadakan di Taman budaya Medan, pada kesempatan itu Marsius beserta 5 orang pemain musik tradisional lainnya diperkenankan tampil. Setelahnya, Marsius diperkenalkan kepada Rizali Siagian, yang adalah salah satu ketua jurusan di Fakultas Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara dan kemudian diminta untuk mengajar praktek di Fakultas Etnomusikologi Universitas...

avatar
Minor Caknole
Gambar Entri
Kerajaan Tembong Agung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Berdasarkan sumber historiografi tradisional cikal bakal berdirinya kerajaan Sumedanglarang berawal dari kerajaan Tembong Agung (Tembong artinya nampak dan Agung artinya luhur). Berdirinya kerajaan Tembong Agung sangat erat kaitannya dengan kerajaan Galuh Pakuan yang didirikan oleh Wretikandayun 612 , sedangkan kerajaan Tembong Agung didirikan oleh Prabu Guru Haji Aji Putih (696-721). Setelah terjadinya perebutan kekuasaan di Galuh pada masa Sanjaya (723 - 732) dengan Purbasora yang dimenangkan oleh Sanjaya. Ki Balangantrang berhasil meloloskan diri dari pasukan Sunda pada malam pembinasaan Purbasora oleh Sanjaya kemudian tinggal Geger Sunten (sekarang kampung Sodong Desa Tambaksari Kecamatan Rancah, Ciamis). Ki Balangantrang berserta pengikutnya berupaya menghimpun kekuatan untuk merebut kembali Galuh dari tangan Sanjaya. Sebagai patih kawakan dan cucu Wretikandayun, Balangantrang mudah memperoleh pengikut dan pendukung, akhirnya Ki Balangantrang berhasil mendekati cicitnya Manara...

avatar
Oase
Gambar Entri
kujang
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Jawa Barat

Secara umum, Kujang mempunyai pengertian sebagai pusaka yang mempunyai kekuatan tertentu yang berasal dari para dewa (=Hyang), dan sebagai sebuah senjata, sejak dahulu hingga saat ini Kujang menempati satu posisi yang sangat khusus di kalangan masyarakat Jawa Barat (Sunda). Di masa lalu Kujang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Sunda karena fungsinya sebagai peralatan pertanian. Pernyataan ini tertera dalam naskah kuno Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian (1518 M) maupun tradisi lisan yang berkembang di beberapa daerah diantaranya di daerah Rancah, Ciamis. Bukti yang memperkuat pernyataan bahwa kujang sebagai peralatan berladang masih dapat kita saksikan hingga saat ini pada masyarakat Baduy, Banten dan Pancer Pangawinan di Sukabumi.

avatar
Nuirpan
Gambar Entri
Putri Noong
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

  NoOng  artinya melihat/mengintip. Jadi,  Putri NoOng  artinya putri yang melihat/mengintip. Kenapa kata  NoOng  digunakan dalam penamaan kue ini? Dari analisa sederhana saya, penamaan kue ini berkaitan erat dengan bentuk kue itu sendiri yang berbentuk bulat pipih seperti mata. Di daerah asal saya (Pati-Jawa Tengah), kue ini disebut kue  Moto Kebo  (Mata Kerbau). Beberapa daerah lain di Indonesia ada yang menyebutnya dengan nama kue Mata Roda, kue Koco Moto, dan kue Mata Sapi. Biarpun penamaan kue ini di tiap-tiap daerah berbeda, tetapi semua penamaannya mempunyai kesamaan yaitu berkaitan dengan mata. Bukan hanya warna dan penamaannya yang menarik, tetapi rasa kue yang terbuat dari singkong ini juga tergolong unik. Saat digigit terasa legit dan manis, serta terasa sedikit asam saat lidah bersentuhan dengan irisan  pisang jenis nangka  di tengahnya. Pisang jenis nangka ini memang mempunyai rasa manis-asam jika dimakan...

avatar
Friskalaras
Gambar Entri
SANGKURIANG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

  ada jaman dahulu, di Jawa Barat hiduplah seorang putri raja yang bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu di dalam hutan. Setiap berburu, dia selalu ditemani oleh seekor anjing kesayangannya yang bernama Tumang. Tumang sebenarnya adalah titisan dewa, dan juga bapak kandung Sangkuriang, tetapi Sangkuriang tidak tahu hal itu dan ibunya memang sengaja merahasiakannya.    Pada suatu hari, seperti biasanya Sangkuriang pergi ke hutan untuk berburu. Setelah sesampainya di hutan, Sangkuriang mulai mencari buruan. Dia melihat ada seekor burung yang sedang bertengger di dahan, lalu tanpa berpikir panjang Sangkuriang langsung menembaknya, dan tepat mengenai sasaran. Sangkuriang lalu memerintah Tumang untuk mengejar buruannya tadi, tetapi si Tumang diam saja dan tidak mau mengikuti perintah Sangkuriang. Karena sangat jengkel pada Tumang, maka Sangkuriang lalu mengusir Tumang dan tidak diij...

avatar
Nurulhanif