Sumber : Arsip Museum Nasional Indonesia Konsep Museum Museum Listrik dan Energi Baru merupakan museum yang inovatif dan berorientasi ke masa depan dengan mengutamakan fungsi rekreatif dan edukatifnya. Kesan museum sebagai tempat untuk menyimpan benda-benda kuno sudah tidak relevan lagi apabila kita berkunjung ke Museum LEB, di mana di Museum LEB koleksinya merupakan perwujudan dari sejarah perkembangan IPTEK Ketenagalistrikan dan Energi Baru baik masa lampau, mau sekarang dan masa yang akan datang. Sebagai museum sains, Museum LEB diharapkan dapat mengemban fungsi untuk menyampaikan informasi teknologi kelistrikan dan energi. Dengan demikian sejarah pembangunan teknologi dan aplikasi energi di Indonesia dari masa ke masa serta semangat inovasinya dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Koleksi Peragaan Koleksi yang diperagakan di Museum LEB diatur sedemikian rupa serta mempunyai alur cerita yang sistematis dan jelas, sehingga dapat...
Sumber : ArsipMuseum .Nasional Museum ini didirikan dengan tujuan untuk menyelesaikan,mengembangkan, memasyarakatkan dan meningkatkan citra pencak silat sebagai budaya bangsa. Koleksi museum Padepokan Pencak Silat yaitu berupa alat-alat bela diri tradisional seperti golok, keris, dll. Museum Padepokan Pencak Silat Jl. Raya Taman Mini, Pondok Gede Jakarta Timur 13560 Waktu Kunjungan : sesuai dengan perjanjian Tiket : Gratis Sumber : http://60museumjakarta.blogspot.com/2015/02/museum-padepokan-pencak-silat-jakarta.html
Museum Aquarium Air Tawar Kompleks Taman Mini – Jakarta Timur Telp. : (021) 8409471 Faks. : (021) 8402557 Dibangun sejak tahun 1992 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1994, Taman Akuarium ini merupakan taman biota air tawar terbesar dan terlengkap kedua di dunia serta terbesar di Asia. Menyimpan 6.000 ekor 126 spesies , terdiri atas beragam jenis, baik dari berbagai perairan indonesia maupun belahan dunia lain, meliputi tanaman air, reptilia, crustacea, dan ikan. Taman akuarium ini dilengkapi museum, perpustakaan, auditorium, akuarium nusantara, pojok reptilia, lorong gurame, dan ruang karantina yang dibangun di bagian belakang untuk pengembangbiakan koleksi dan menampung hasil dari petani yang dapat diperjualbelikan kepadfa pengunjung, masyarakat umum, penampung ikan, dan eksportir. Taman Akuarium juga membuka kesempatan bagi para mahasiswa dan masyarakat umum untuk melakukan penelitiandan obs...
Museum Pelita Harapan Jl. Menara Asia Lt.10, Bulevard, Diponegoro 101, Lippo Karawaci, Tanggerang Museum Universitas Pelita Harapan (MUPH) merupakan pusat studi seni yang terletak di Desa Lippo, Tangerang. Sebagai bagian dari Universitas Pelita Harapan, museum ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan institusi pendidikan pada bidang seni rupa Indonesia yang kini perkembangannya sangat pesat. Adapun tujuan museum ini adalah untuk memberikan nuansa dan pemahaman tentang seni pada kehidupan masyarakat, memberi ruang pengembangan ilmu pengetahuan dan apresiasi terhadap seni rupa Indonesia. Hingga kini, MUPH yang terletak di Lantai 3 Gedung Menara Matahari telah memiliki koleksi 880 lukisan, dengan beragam perupa mulai dari Raden Saleh, kelompok perupa Mooi Indie, yang terdiri dari perupa Eropa yang tinggal di Indonesia pada masa kolonial Belanda, kelompok perupa Persagi, perupa modern Indonesia, hingga perupa karya-karya kontemp...
Sumber : Arsip Museum Nasional Indonesia Ingat Reformasi 1998, tentu ingat Universitas Trisakti. Kerusuhan masal di Jakarta dipercaya bermula dari tragedi Trisakti. Ketika itu pada 12 Mei 1998, para mahasiswa yang sedang berunjuk rasa ditembak orang. Entah siapa pelakunya, sampai kini belum terungkap. Empat mahasiswa Trisakti meninggal dunia kena peluru. Mereka adalah Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Heri Hartanto, dan Hendriawan Sie. Untuk mengenang keempat Pejuang Reformasi itu, didirikanlah Museum Tragedi 12 Mei Trisakti. Lokasi museum berada di Gedung M Lantai Dasar, Kampus A Universitas Trisakti. Museum itu menempati satu ruangan saja. Tulisan museum terpampang pada bagian luar pintu masuk. Di bagian dalam ada kaca berlubang kecil. Ternyata akibat pantulan peluru pada 1998 itu. Koleksi inti museum adalah foto empat mahasiswa yang menjadi korban penembakan liar. Ada biodata tentang mereka. sumber : https://www.kompasiana.com/djuliantosusantio/5aff7286...
Sejarah Museum Al Quran di TMII Beserta Koleksinya Sponsors Links Berbagai macam budaya dan agama yang ada di Indonesia merupakan sumber pengetahuan yang luas bagi orang – orang yang berminat untuk memperluas perspektif dan ilmunya mengenai banyak hal. Jakarta sebagai ibu kota Indonesia memiliki banyak fasilitas yang dapat mendukung hal tersebut berupa museum – museum yang menjadi penyimpan materi sejarah dalam berbagai bidang. Salah satu kompleks yang menampung berbagai museum dan kekayaan budaya Indonesia berupa replika – replika rumah adat adalah Taman Mini Indonesia Indah. Dari beberapa museum yang ada di kawasan TMII, Sejarah Museum Al Quran di TMII adalah tempat untuk menyimpan berbagai mushaf Al Qur’an dari berbagai negara dan daerah di Indonesia. Bayt Al Qur’an terletak di Jalan Raya TMII 1, Jakarta Timur berdekatan dengan Museum Istiqlal. Disana terdapat mushaf Al Qur’an terbesar dan terkecil di seluruh I...
Lebih Bersinar di Shanghai Pintu Yuz Museum tertutup rapat. Pada dinding kaca, terpasang sebait pengumuman: “museum ditutup untuk persiapan sebuah pameran.” Tapi, usai pintu diketuk, seorang pria muncul dan mengatakan museum ini tak punya rencana pameran apa pun. Sambutan yang tak diduga. Saya membayangkan Yuz akan sesak oleh manusia. Pemiliknya, Budi Tek, sedang menjadi buah bibir. Yu De Yao, nama Budi Tek di Cina, diberitakan telah menggelontorkan Rp3 triliun guna berbelanja karya seni. Majalah Art+Auction menempatkan Budi Tek dalam daftar 10 kolektor paling berpengaruh. Namanya disejajarkan dengan figur-figur kondang pengumpul karya seni semacam Roman Abramovich dan Sheikha Al Mayassa. Pada 2010, Budi Tek membuat geger ketika membeli lukisan Chapter of a New Century-Birth of the People’s Republic of China II (1992) karya Zhang Xiaogang. Harganya bukan main, $6,7 juta. Tak heran jika masuk daftar rekor transaksi terbesar oleh kolektor berdarah I...
sumber: Arsip Museum Nasional Indonesia Pada awal mulanya, Museum Loka Jala Crana dibangun pada 19 September 1969 dengan nama Museum Angkatan Laut, yang disahkan oleh Ibu R Mulyadi. Sesuai dengan namanya, museum angkatan laut didedikasikan untuk kadet angkatan laut dan sebagai pembelajaran dalam hal sejarah. Dengan berjalannya waktu, museum ini berubah nama menjadi Museum TNI-AL pada tanggal 10 Juli 1973. Akhirnya, pada perubahan terakhir museum ini sudah berubah menjadi Museum Angkatan Laut Loka Jala Crana pada tanggal 6 Oktober 1979. Museum Loka Jala Crana ini terletak di Morokrembangan, di Kecamatan Krembangan, Surabaya dan di bawah naungan Akademi Angkatan Laut dan Komando, Pendidikan & Pengembangan Angkatan Laut untuk tentara, petugas dan sersan. Museum ini mengingatkan sejarah tentang Angkatan Laut, yaitu tentang Revolusi Fisik, ditambah lagi museum ini memiliki koleksi yang berhubungan dengan revolusi, termasuk kapal perang dengan meriam, pesawat, helikopt...
Sumber : Arsip Museum Nasional Indonesia Gedung Museum Pengkhianatan PKI Lubang Buaya lokasinya berada di Jl. Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, tidak jauh dari Asrama Haji Pondok Gede. Museum ini dikelola oleh Pusat Sejarah TNI, dan instansi terkait, dengan koleksi ratusan benda bersejarah yang terkait peristiwa pemberontakan G30S-PKI (Gerakan 30 September - Partai Komunis Indonesia). Pintu gerbang tinggi menyambut pengunjung yang datang ke tempat ini, dengan jalan masuk lebar dan panjang yang dinaungi pepohonan rindang di kanan kirinya. Pengunjung membayar karcis masuk sebesar Rp.2.500 per orang, baik dewasa maupun anak-anak, dengan karcis parkir bus Rp. 3.000, mobil sedan Rp. 2.000, sepeda motor Rp. 1.000. Sampai di ujung jalan masuk terdapat halaman luas, dengan gedung museum ada di sebelah kanan. Saat memasuki gedung Museum Pengkhianatan PKI kita bisa melihat diorama rangkaian peristiwa terkait PKI yang terjadi s...