dongeng cerita rakyat
4.796 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Owi Karea-Rea
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Cerita ini dimulai ketika suami yang selalu memarahi istrinya. Setiap melampiaskan kemarahan kepada istrinya, sang istri itu selalu membanting-bantingkan dirinya ke tanah. Sang istri semakin dimarahi, semakin keras pula membantingkan pantat dan pinggulnya; akhirnya seluruh badannya bagaikan diisap ke dalam tanah. Pada tanah bekas kepalanya yang tertanam itu hiduplah tanaman yang menjalar. Tanaman itu disebut kareorea yang isinya berwarna merah.

avatar
Widra
Gambar Entri
Pak Saloi
Ritual Ritual
Kalimantan Barat

Kecamatan Sambas merupakan wilayah yang luas dan terkenal dengan kekayaan budaya seperti cerita rakyat. Cerita rakyat, termasuk dongeng yang berhasil direkam dari para informan, dalam penulisannya sudah mengalami editing, baik gaya bahasanya maupun kalimatnya. Dengan adanya cerita rakyat ini membantu pemerintah untuk melestarikan salah satu hasil kebudayaan. Diceritakan pada zaman dahulu di sebuah kampung, hidup satu keluarga yang sangat sederhana. Hidupnya tergantung pada alam lingkungannya. Keluarga itu mempunyai seorang anak laki-laki bernama Saloi, sehingga suami istri disbut Pak Saloi dan Mak Saloi. Banyak cerita lucu yang dialami oleh Pak Saloi yang membuat istrinya mengomel karena ketololannya. Salah satunya yaitu ketika ia pergi ke hutan untuk menjerat burung sebagai lauk. Setelah mendapat banyak burung, ia beristirahat maka diambillah seekor burung kemudian dibelainya burung itu dilepasnya dan di suruh menghadap istrinya sampai burung tersebut habis. Kemudian Pak Saloi pulang...

avatar
Widra
Gambar Entri
Raja Tanunggal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Cerita Rakyat Tanunggal berasal dari Sambas. Diberi nama Tanunggal karena pada saat bayinya ditemukan sudah mempunyai sebuah gigi seperti gigi orang dewasa dan Raja Tanunggal lahir tidak mempunyai ayah dan ibu karena bayinya ditemukan dalam seruas bambu. Raja Tanunggal memerintah dengan tangan besi sehingga rakyatnya sengsara dan hidup dalam ketakutan. Raja Tanunggal mempunyai 2 orang anak yang bernama Bujang Nadi dan Dare Nandung tapi mereka tidak pernah saling bertemu namun entah dari mana sumbernya mengatakan Bujang Nadi dan Dare Nadung bercinta-cinta dan berjanji sehidup semati, mendengar hal tersebut Raja Tanunggal sangat marah dan menghukum anaknya dengan cara di tanam hidup-hidup dalam satu peti mati yang dilengkapi dengan ayam jago dan alat tenun. Akhir dari kisah Tanunggal konon dikatakan bahwa ia dimasukkan dalam sebuah sangkar besi lalu ditenggelamkan di Sungai Sambas Kecil.

avatar
Widra
Gambar Entri
Raja Tanunggal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Barat

Cerita Rakyat Tanunggal berasal dari Sambas. Diberi nama Tanunggal karena pada saat bayinya ditemukan sudah mempunyai sebuah gigi seperti gigi orang dewasa dan Raja Tanunggal lahir tidak mempunyai ayah dan ibu karena bayinya ditemukan dalam seruas bambu. Raja Tanunggal memerintah dengan tangan besi sehingga rakyatnya sengsara dan hidup dalam ketakutan. Raja Tanunggal mempunyai 2 orang anak yang bernama Bujang Nadi dan Dare Nandung tapi mereka tidak pernah saling bertemu namun entah dari mana sumbernya mengatakan Bujang Nadi dan Dare Nadung bercinta-cinta dan berjanji sehidup semati, mendengar hal tersebut Raja Tanunggal sangat marah dan menghukum anaknya dengan cara di tanam hidup-hidup dalam satu peti mati yang dilengkapi dengan ayam jago dan alat tenun. Akhir dari kisah Tanunggal konon dikatakan bahwa ia dimasukkan dalam sebuah sangkar besi lalu ditenggelamkan di Sungai Sambas Kecil.

avatar
Widra
Gambar Entri
Apokia Okaluku Akomata
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Cerita ini bermula ketika pasangan suami-istri yang kurang bahgia; sang istri cemburu dan sering marah terhadap suaminya karena ia sering terlambat pulang. Sang Istri tidak mau mengerti; ia hanya menurutkan nafsunya hingga meronta-ronta ke tanah sampai seluruh tubuhnya tertanam di tanah, karena tidak mau menerima alasan suaminya yang telah bersumpah-sumpah bahwa keterlambatannya pulang karena kesibukannya mencari nafkah. Beberapa berselang, di tempat tertelannya si Ibu tersebut itu tumbuh sebatang pohon kelapa. Inilah penyebabnya kelapa itu mempunyai mata dan hidung.

avatar
Widra
Gambar Entri
Aqngaruq
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Awal mula Aqngaru sangat erat hubungannya dengan berdirinya Kerajaan Gowa, yang didirikan oleh Tumanurung, seorang wanita cantik jelmaan dari cahaya. Menurut mitologi, sebelum kedatangan Tumanurung di tempat yang kemudian menjadi wilayah Kerajaan Gowa sudah terbentuk sembilan pemerintahan otonom yang disebut Bate Selapang atau Kasuwiyang Salapang (gabungan/federasi). Sembilan pemerintahan otonom tersebut adalah Tombolo, Lakiung, Parang-Parang, Data, Agang Jekne, Bissei, Kalling dan Serro. Pada awalnya, kesembilan pemerintahan otonom ini hidup berdampingan dengan damai, namun, lama kelamaan, muncul perselisihan karena adanya kecenderungan untuk menunjukkan keperkasaan dan semangat ekspansi. Untuk mengatasi perselisihan ini, kesembilan pemerintahan otonom ini kemudian sepakat memilih seorang pemimpin di antara mereka yang diberi gelar Paccallaya . Ternyata rivalitas tidak berakhir dengan kesepakatan ini, karena masing-masing wilayah berambisi menjadi ketua Bate Selapang. Di samping...

avatar
Widra
Gambar Entri
Aqraga
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sulawesi Selatan

Permainan aqraga merupakan sebuah permainan yang dimainkan oleh anak-anak para bangsawan terlebih lagi ketika mereka sedang bersaing untuk merebut hati seorang gadis desa yang mereka sukai. Namun kemudian permainan bola raga ini menjadi permainan rakyat yang diwargai dengan ketangkasan mempermainkan bola yang terbuat dari anyaman kulit rotan. Bola Raga adalah bola yang terbuat dari anyaman rotan berbentuk bulat dengan besar diameter 20 cm. Karena anyamanya yang kuat dan rapi sehingga bola yang tidak seperti lazimnya bola yang berisi angin tersebut dapat pula melenting dengan baik jika disepak atau jatuh di tempat yang keras. Pemain bola raga tidak terikat pada jumlahnya, bisa 2 orang, 3 orang atau 6 orang, bahkan bisa lebih. Dalam pertunjukannya para pemain raga akan mengenakan kostum adat yakni baju an celana barocci (celana yang agak longgar) dan mengenakan lipaq saqbe (sarung sutra) serta patonroq (destar) di kepalanya. Dalam bermain raga masing-masing pemain akan menunjukkan...

avatar
Widra
Gambar Entri
Barugaya
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Bagi masyarakat Gowa Barugaya memiliki arti "milik kita". Lebih jelasnya Barugaya merupakan salah satu bangunan yang digunakan sebagai tempat bersosialisasi, berinteraksi antara satu penduduk Gowa dengan penduduk lainnya. Di Jawa, Barugaya dapat diartikan sebagai Pendopo, atau lebih luas lagi dapat pula disebut sebagai Balai Desa. Karena rumah ini difungsikan sebagai ruang sosialisasi dan berkumpul, Barugaya memiliki bentuk, luas dan lebar bangunan yang lebih besar dari pada rumah adat Gowa pada umumnya, selain kediaman raja tentunya. Barugaya memiliki tiga gelombang dalam sibalaja, yang menandakan bahwa bangunan tersebut tersedia untuk semua kalangan, terlebih rakyat biasa (lihat rumah adat). Namun demikian, dalam Barugaya juga sangat lekat dengan simbol-simbol kekuasaan raja, seperti terdapat adanya bala'babenteng (kain merah) yang senantiasa diikatkan pada setiap tiang penyangga bangunan. Bala'babenteng adalah semacam simbol dalam arsitektur rumah adat Gowa, yang menandak...

avatar
Widra
Gambar Entri
Barong Kemiren
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Barong Kemiren merupakan bentuk seni pertunjukan rakyat yang menggunakan madia barong. Kesenian ini diyakini sangat sakral, sehingga ada perlakuan khusus. Barong Kemiren berhubungan dengan Buyut Cili, yang diyakini penduduk setempat sebagai cikal bakal desa. Disaat-saat tertentu barong harus diupacarai, diberi sesaji, serta dirawat dengan hati-hati. Seni Barong Kemiren merupakan seni pertunjukan rakyat yang bersifat sakral. Kesenian ini dipentaskan, malam, yang terdiri dari 11 adegan yaitu : Prejengan, Cemboran, Jaripah, Gandrungan, Buto, Badutan, Pak Mantri, Rundoyo, Harimau Jelmaan, dan Jaran Kepang. Hal yang menarik dari pertunjukan ini adalah pemain kesurupan. Di Desa Kemiren Seni Barong Kemiren sangat dikenal, bahwa saat ini Barong Kemiren merupakan generasi barong ke-4 yang diteruskan oleh cikal bakal Buyut Cili, kepada Safii. Seni pertunjukan ini dimainkan oleh keperluan musisi. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailCatat=72

avatar
Widra