Lamang merupakan sejenis makanan yang terbuat dari beras ketan atau dikenal juga dengan nama pulut yang dimasak dengan cara dibakar dalam seruas bambu. Lamang umumnya ditemukan di wilayah persebaran kebudayaan Melayu, baik di Semenanjung Melayu, Sumatera maupun Kalimantan. Salah satu daerah dimana lemang berkembang menjadi sajian kuliner lokal adalah bumi Minangkabau, Sumatera Barat. Bahan baku lamang relatif sederhana, yaitu beras ketan, perasan santan, dan garam. Selain itu, sebagai alat biasanya disediakan daun pisang serta ruas bambu dengan panjang kurang lebih 40-70 cm dan diameter sekitar 7-15 cm. Pembuatan lamang dimulai dengan mencuci serta meniriskan beras ketan. Beras ketan tersebut kemudian dicampur dengan santan. Selanjutnya, dimasukkan dalam bambu yang telah dilapisi dengan daun pisang. Batang bambu tersebut kemudian dibakar hingga beras di dalamnya matang. Masing-masing daerah memiliki cara tersendiri dalam menikmati penganan ini. Meskipun demiki...
Nasi Kapau ialah nasi ramas khas nagari Kapau. Nasi kapau terdiri atas nasi, sambal, dan lauk pauk khas Kapau. Adapun berbagai olahan makanan yang dapat menjadi pilihan pembeli antara lain gulai sayur nangka (cubadak); gulai tunjang (urat kaki kerbau atau sapi); gulai cangcang (tulang dan daging kerbau); gulai ikan; kikil; dendeng daging; sayur-mayur seperti campuran kol, rebung muda, kacang panjang dan kadang ada sayur pakis; gulai usus (gulai tambunsu), yaitu campuran telur ayam dan tahu yang dimasukkan ke usus sapi; ayam panggang; teri balado; tongkol balado; dendeng balado; goreng belut; ayam goreng; gulai ayam; rendang ayam ; dan rendang daging . Salah satu tempat makan yang menyajikan makanan ini adalah Nagari Kapau letaknya sekitar lima kilometer dari Bukittinggi. Di Bukittinggi, pedagang nasi kapau berada di Pasar Bawah. Uni-uni (ibu-ibu) berdagang nasi kapau dengan dikelilingi banyak wadah berisi olahan makanan, yang jumlahnya dapat mencapai 20 jenis pilihan. Saat...
Ada salah satu jenis menu sarapan khas yang patut dicoba saat Anda menginjakkan kaki di bumi Minangkabau. Bubur kampiun namanya, hidangan kaya rasa yang dijamin menggugah selera. Bubur kampiun termasuk salah satu jenis kuliner khas wilayah Minangkabau Daratan (Darek), tepatnya dari daerah Bukittinggi. Hidangan bubur kampiun terdiri dari campuran beberapa komponen yang berpadu dan menghasilkan cita rasa manis dan lembut. Komponen penyusun dari bubur kampiun umumnya terdiri dari campuran ketan putih yang dikukus, bubur putih atau bubur sumsum, bubur ketan hitam, kolak pisang/ubi, bubur kacang hijau atau kacang padi dan bubur conde atau candil. Di beberapa daerah, bubur kampiun memiliki beberapa variasi campuran. Seperti, lupis ketan putih sebagai pengganti nasi ketan atau bubur delima sebagai pengganti bubur conde. Karena teknik pengerjaannya yang cukup sulit, ada pula pedagang yang tidak menyajikan bubur conde dalam campuran bubur kampiun buatannya. Pedagang bu...
Bisa dikatakan rendang masuk dalam kasta tertinggi khazanah kuliner asal Sumatera Barat. Perpaduan santan yang gurih dan racikan rempah beraroma kuat yang menggoda setiap orang untuk mencobanya. Mungkin tidak banyak masyarakat awam yang tahu, di daerah asalnya sendiri rendang memiliki banyak varian, yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Salah satu di antaranya adalah rendang runtiah atau biasa disebut juga rendang suwir. Rendang runtiah merupakan varian rendang dengan bahan dasar daging sapi rebus yang disuwir memanjang. Dari segi peracikannya, rendang jenis ini memang tidak berbeda jauh dari rendang yang umum kita temui. Akan tetapi, karena karakteristik daging yang digunakan berbeda, rendang yang dihasilkan memiliki tekstur daging yang lebih kering dan renyah saat dikunyah. Hal ini membuat rendang jenis ini banyak dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari Sumatera Barat. Salah satu produsen yang terkenal dengan racikan rendang runtiah yang isti...
Gulai gajeboh yang juga dikenal dengan nama sandung lamur terbuat dari daging sapi. Bagian daging sapi yang diambil untuk gulai ini adalah bagian dari punuk sapi yang hampir seluruh bagian dagingnya memiliki lemak kenyal. Tidak jarang, gajeboh disebut-sebut sebagai makanan paling enak di Padang sekaligus menjadi musuh banyak orang karena beresiko menaikkan kadar kolesterol. Ada yang unik dari makanan yang terkenal enak ini yakni penggolongan 3 tingkatan yang diberikan oleh para penggemar berat gulai gajeboh. Pertama, cukup gurih, yakni jika daging gajebo lebih banyak dari gajih (lemak daging). Kedua, gurih, yakni jika gajih lebih banyak dari daging. Terakhir, gurih sekali, yakni jika semuanya terdiri dari gajih. Buat para pecinta kuliner yang memiliki bakat kolesterol sebaiknya tidak mengkonsumsi gulai gajeboh terlalu banyak. Kuliner ini bisa langsung memiliki efek seperti tengkuk terasa berat setelah kita mencicipi sajian yang begitu menggoda siapa saja untuk meni...
Mendengar sekilas namanya, mungkin orang akan mengira kudapan yang satu ini adalah rendang. Namun begitu melihat wujudnya, ternyata jauh dari perkiraan. Panganan ini ternyata sama sekali berbeda dengan yang dibayangkan. Alih-alih memiliki rasa seperti rendang, bareh randang ternyata memiliki citarasa manis dan wujudnya pun sama sekali tidak mirip dengan rendang. Secara etimologi, penamaan bareh rendang mengacu pada bahan pokok dan proses pembuatannya. Bareh dalam bahasa Minangkabau memiliki makna beras, sedangkan randang dapat diartikan proses menyangrai. Jadi secara harfiah, bareh randang dapat diartikan sebagai olahan berbahan dasar beras yang disangrai bersamaan dengan rempah dan bumbu. Secara umum, kudapan yang menjadi oleh-oleh khas kawasan Darek ini merupakan olahan tepung beras yang disangrai hingga kering kemudian dicampurkan dengan cairan gula dan santan yang telah dimasak. Wujud dari hasil percampuran ini adalah gumpalan kalis berwarna putih dengan tekstur lu...
Bagi orang Minang, lemang tapai adalah salah satu primadona untuk makanan berbuka. Karenanya, penganan ini selalu laris tiap bulan puasa di Padang, Sumatera Barat. Lemang merupakan beras ketan yang dimasak dengan santan dalam bambu muda. Bahan utamanya adalah beras ketan putih, santan kelapa, daun pandan, dan sedikit garam. Beras ketan dicuci bersihkan dulu dan dimasukan ke dalam ruas bambu muda yang terlebih dahulu dilapisi dalamnya dengan daun pisang. Kemudian, baru dituangkan santan ke berasnya, dan bambunya di bakar dengan bara api. Ruas bambu dijaga agar jangan sampai terbakar. Tapai adalah tape beras ketan hitam yang dibuat dengan memfermentasikan beras ketan dengan ragi. Secara detail, rebus ketan hitam menggunakan air secukupnya dan kukus. Jika sudah lembut, baru masukkan ragi. Lalu simpan ketan hitam dan tutup rapat, minimal dua hari. Ada dua cara mengonsumsi lemang tapai. Pertama, keduanya diaduk menjadi satu seperti makan kolak. Ketan hitam langsung...
Ada satu jajanan pasar yang juga menjadi kuliner khas di Padang yaitu kacimuih. Kacimuih terbuat dari singkong yang dicampur dengan kelapa parut serta taburan gula diatasnya. Uniknya, kacimuih ini memiliki dua pilihan taburan gula yakni gula putih dan gula merah semuanya bisa dipilih sesuai selera. Soal rasa, kacimuih memiliki paduan rasa gurihnya singkong dan kelapa parut yang berpadu dengan campuran gula putih diatasnya. Sensasi menikmati tekstur yang krenyes-krenyes saat berada di mulut kita menjadikan menikmati kue yang satu ini terasa begitu menyenangkan. Kue yang sekilas mirip dengan kue khas betawi ancemon maupun ketimus ini banyak kita jumpai di pasar-pasar tradisional Bukit Tinggi. Harganya pun cukup terjangkau, kue ini biasa dijual dengan harga Rp3.000 sampai Rp5.000. Alamat Penjual: Pasar Atas Jl. Minangkabau, Benteng Ps. Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat 26136 &nb...
Dadiah, produk fermentasi susu tradisional asal kota Bukittinggi. Kuliner yang satu ini banyak diproduksi di pelosok kampung, antara lain di sekitar kawasan Ngarai Sianok. Dadiah merupakan susu kerbau yang difermentasi secara alami di dalam buluh atau ruas batang bambu. Biasanya, fermentasi yang terjadi berlangsung setidaknya selama satu hari penuh. Tetapi umumnya yang telah dilepas ke pasar adalah dadiah berumur dua hari. Proses fermentasi ini kemudian menghasilkan sejenis krim padat bertekstur lembut dan memiliki cita rasa yang asam. Semakin lama umur fermentasinya, dadiah yang dihasilkan akan semakin padat dan mengeras. Sepintas, dadiah mengingatkan kita pada jenis produk fermentasi susu lain yang lebih populer, yaitu yoghurt. Meskipun sama-sama terbuat dari susu, tetapi ada beberapa hal yang membuat hasil proses fermentasi pada yoghurt dan dadiah memiliki karakteristik yang berbeda. Salah satu perbedaannya adalah dari jenis susu yang digun...