Nama makanan yang satu ini adalah tahu kupat. Melihat dari namanya, dapat ditebak bahwa tahu dan kupat yang diambil dari kata ketupat merupakan bahan dasar dari salah satu kuliner khas Solo ini walaupun ada beberapa pedagang yang mengganti kupat dengan lontong. Bagi masyarakat yang tinggal di Semarang dan sekitarnya, melihat makanan yang satu ini akan mengingatkan pada satu kuliner lainnya yakni tahu gimbal. Selain tahu dan kupat, bahan lain yang disajikan dalam makanan ini adalah bakwan, mie kuning, taoge, dan kol. Semua bahan tersebut diletakkan di atas sebuah piring lalu disiram kuah khusus. Kuah ini terbuat dari bawang putih, gula merah, gula pasir, kecap manis, garam, dan daun jeruk. Kuah ini menjadikan tahu kupat memiliki rasa yang didominasi oleh manis. Sebagai pelengkap, di atas bahan-bahan tersebut diberi taburan daun seledri dan kacang goreng. Saat disajikan, tahu kupat biasanya dilengkapi dengan cabai rawit. Ini merupakan pilihan bagi pecinta rasa pedas. Anda ting...
Teh menjadi salah satu minuman yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Minuman khas yang berasal dari daun teh ini menjadi teman yang pas untuk menikmati saat santai di rumah. Di Indonesia banyak terdapat daerah penghasil teh seperti di kawasan Pagaralam, Palembang, Puncak, Bogor, dan Solo. Solo sebagai salah satu daerah penghasil teh memiliki satu jenis teh khas yakni teh solowi. Teh beraroma harum ini merupakan hasil perkebunan teh di kawasan Solo dan di racik dengan cara yang masih tradisional. Sama halnya dengan teh poci yang disajikan menggunakan gula batu, dalam penyajiannya teh solowi juga menggunakan gula batu putih transparan. Penambahan gula batu menjadikan menghirup teh ini menjadi lebih nikmat. Aroma teh yang khas langsung tercium saat teh ini disajikan dalam keadaan panas. sumber: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/nikmatnya-menghirup-aroma-khas-teh-solowi
Gogik adalah tiwul yang dikeringkan dan bisa disimpan selama 1 tahun. Tiwul sendiri adalah olahan makanan berbahan dasar singkong. Resep membuat tiwul: http://budaya-indonesia.org/Tiwul/ Sumber: Mustika Rasa, Resep Kuliner Nusantara, Warisan Soekarno https://www.kaskus.co.id/thread/52677e0717cb177d28000011/tiwul-instan-simbol-perlawanan-dari-gunung-kidul/ https://tradisionalmuda.wordpress.com/
Rutjuh merupakan minuman manis dan berkuah. Tidak dimasak. Umumnya dibuat dari kelapa muda, tape atau nangka belanda (sirsak). Sumber: Mustika Rasa, Resep Masakan Indonesia, Warisan Soekarno
Seperti kebanyakan muslim di Indonesia tradisi ziarah kubur pasti mewarnai perayaan jelang bulan suci Ramadan. Pelon Unggahan atau ziarah kubur yang dilakukan di Desa Pekuncen, Banyumas yang ada di Jawa Tengah ini dilakukan seminggu sebelum memasuki bulan Ramadan. Bedanya dengan ziarah umum pada umumnya adalah Pelon Unggahan diawali dengan ziarah kubur ke makam Bonokeling. Orang yang berziarah ke makam Bonokeling diharuskan melepas alas kaki sambil menjinjing nasi ambeng makanan khas Banyumas. Setelah melakukan ziarah warga Banyumas akan melakukan acara makan bersama-sama untuk menjaga tali silaturahmi. Bermacam makanan disediakan, dan yang tak boleh ditinggalkan adalah nasi bungkus, serundeng sapi, dan sayur becek. Anehnya, dalam tradisi Pelon Unggahan ini serundeng sapi dan sayur becek yang disajikan harus disiapkan oleh kaum lelaki yang berjumlah 12 orang. Sumber: https://www.shopback.co.id/blog/15-tradisi-menyambut-bulan-ramadhan-di-indonesia https://www.kompa...
Bahan: 1 bh labu siam 6 lbr kol putih 8 gls air kaldu Bumbu: 5 bh bawang merah 3 siung bawang putih 2 bh lombok merah 1 ruas jari jae 2 lbr salam 2 sdm gula merah 1 sdm garam 1 sdt terasi Cara Membuat: Bumbu-bumbu dihaluskan, direbus dalam air kaldu sampai mendidih Kol, buncis, labu siam, tomat dipotong-potong Dimasukan air kaldu; dimasak sampai masak Sumber: Mustika Rasa, Resep Masakan Indonesia, Warisan Soekarno
Bahan: 2 bh terong Bumbu: 3 bh bawang merah 2 siung bawang putih 4 bh lombok merah 2 bh tomat 1 ikat daun bawang 1 ikat seledri 1 sdm gula merah 1 sdm garam Cara Membuat: Bawang merah diiris, lombok dibuang bijinya dipotong jadi 4, dimasak dengan air 2 gelas sampai mendidih Terong, daun bawang, seledri dipotong-potong, dimasukkan Jika sudah 1/2 masak, gula dan tomat dimasukkan, direbus sampai masak Sumber: Mustika Rasa, Resep Masakan Indonesia, Warisan Soekarno
Bahan: 1/2 kg kacang merah 3 gls santan Bumbu: 5 btr bawang merah 2 siung bawang putih 5 biji lombok merah 2 biji keluwak 1 ruas jari kunyit 1 ruas jari jae 1 ruas jari kencur 1 sdm gula jawa 1 sdm garam Cara Membuat: Kacang merah direbus sampai masak Bumbu-bumbu dihaluskan, ditumis, dimasukan kacang merah dan santan Dimasak sampai airnya tinggal sedikit, terus diangkat Sumber: Mustika Rasa, Resep Masakan Indonesia, Warisan Soekarno
Bahan: 10 potong tahu 1/4 kg kacang hijau 1 1/2 gelas santan 10 mata petai Bumbu: 7 bh bawang merah 5 siung bawang putih 7 bh lombok campuran 3 biji keluwak 2 bj kemiri 1 pt laos 1 ruas jari kencur 1 iris kulit jeruk purut 1 sdm gula merah 1 sdm garam Cara Membuat: Tahu, kacang hijau direbus hingga masak Bawang merah, bawang putih, lombok diiris, bumbu-bumbu lainnya dihaluskan Semua bumbu ditumis Tahu dipotong-potong, dimasukan ke dalam bumbu-bumbu bersama kacang hijau dan petai Dimasukan santan, dimasak hingga masak Keterangan: Ada yang tidak memakai kacang hijau Bumbu boleh pake sereh, terasi dan daun salam Sumber: Mustika Rasa, Resep Masakan Indonesia, Warisan Soekarno