budaya
111 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Menhir Batu Lingga
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Banten

Salah satu jenis peninggalan tradisi masa megalitik adalah menhir. Menhir berasal dari Bahasa Breton (perancis Utara) yakni “men” yang berarti batu, “hir” berarti berdiri, apabila diartikan secara harfiah dapat bermakna sebagai batu tegak. Menhir Batu Lingga yang terdapat di Kampung Batu Lingga, Desa Kadulimus, Kecamatan Banjar, terletak di lahan yang merupakan komplek perkuburan umum seluas ± 300 m2. Ukuran batu lingga ini memiliki tinggi sekitar 100cm dengan diameter sekitar 40 cm. Diduga batu ini dipergunakan sebagai media penghormatan, atau sarana pemujaan serta pusat persinggahan kedatangan roh dan sekaligus sebagai pelambang si mati itu sendiri. Tidak jarang juga menhir berfungsi sebagai symbol social ekonomi si mati. Untuk menuju ke lokasi Menhir Batu Lingga ini diperkirakan jarak yang harus ditempuh ± 33 km dari Ibu Kota Provinsi Banten atau ±10 km dari Ibu Kota Kabupaten Pandeglang.   Sumber: Dalam buku &l...

avatar
Umukurotaa
Gambar Entri
Situs Batu Goong
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Banten

Situs Batu Goong adalah sebuah punden berundak yang merekayasa bentukan alam. Pada bagian tertinggi ditempatkan Batu Goong bersama menhir. Situs Batu Goong intinya merupakan sebuah menhir (berdiri di tengah-tengah sebagai pusat) dikelilingi oleh batu-batu yang berbentuk gamelan seperti gong dan batu pelinggih berjumlah 18 buah batu. Rata-rata ukuran batu di situs ini sekitar tinggi 22 cm dan ketebalan 12 cm. Formasi Batu Goong yang mengelilingi menhir ini lazim disebut formasi “temu gelang”. Hal yang perlu menjadi perhatian adalah apabila ditarik garis lurus arah barat-timur, mulai dari puncak Gunung Pulosari maka tepat antara Batu Goong, Sanghyang Dengdek akan berakhir di puncak Gunung Pulosari sebagai “kiblat” persembahan tempat roh nenek moyang. Anggapan ini tidak berlebihan mengingat Babad Banten yang merupakan produk dari masa Islam masih menyebutkan Gunung Pulosari adalah gunung keramat. Walaupun dalam Babad Banten disebutkan bahwa Gunung Karang dan...

avatar
Umukurotaa
Gambar Entri
Rumah Blandongan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Rumah adat Betawi biasanya terdiri dari tiga bagian utama. Pertama adalah dapur yang terletak di bagian belakang rumah. kedua adalah bangunan inti yang terletak di bagian tengah. Pada bagian ini biasanya dibangun kamar tempat beristirahat. Selain itu bangunan inti ini juga digunakan untuk kegiatan keluarga seperti ngobrol. Ketiga adalah bagian Blandongan. Blandongan merupanakan salah satu bagian dari rumah adat Betawi Ora Kota Tangerang Selatan. Blandongan terletak di bagian depan dari rumah induk, biasanya terdapat bale (tempat duduk/bersantai) di dalamnya.  Pada umumnya  blandongan  merupakan zona publik di dalam rumah Betawi Ora, biasanya digunakan sebagai ruang kumpul sehari-hari. Mulai dari tempat bermain bagi anak-anak hingga tempat belajar, tempat bersantai dan beristirahat bagi kaum dewasa selepas lelah bekerja, tempat untuk mengumpulkan hasil panen, hingga tempat untuk menyelenggarakan hajat bagi pemilik rumah.  Blandongan   biasanya digun...

avatar
Mutiah_tsani
Gambar Entri
Tari Walijamaliha
Tarian Tarian
Banten

Tari Walijamaliha adalah gambaran perkenalan untuk daerah Banten Yang sarat dengan potensi alam berlimpah, daya tarik, bersejarah turunan kesultanan, dan memiliki derajat ketaatan terhadap agama yang tidak diragukan. gambaran Keragaman Budaya terdiri dari Jawa Serang, budaya Sunda, Etnis Cina, India dan Arab hidup rukun sebagai bukti kebersamaan juga kekompakan warganya untuk mambangun Banten.   Sumber: https://ibnuasmara.com/tari-tradisional/

avatar
Oase
Gambar Entri
4_Golok Salungkar
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Banten

Golok Sulangkar adalah Golok Kramat Asli Warisan budaya Banten dan Golok ini di Gunakan Masyarakat Banten Sebagai Senjata Saat Melawan Penjajah, Dahulu Orang Banten Menggunkan Golok Sulangkar ini di Oleskan dengan Racun Agar Melumpuhkan Musuh. Racun yang di Oleskan Adalah Ular Tanah, Katak Budug dan Kalajengking. Sulangkar asli terbuat dari besi pilihan diantaranya besi Pelat Hitam, yang disebut besi sulangkar, dan baja dari kihkir bekas, besi sulangkar yang digunakanpun harus besi pilihan yang mengandung besi yang sudah dipakai oleh orang-orang zaman dulu/bekas pakai (konon dipercayai besi Kuno Mengandng mistis yang kuat) seperti bekas material andong alias sado atau dokar hingga ranjang jaman dulu. Cara pembuatanyapun tidak mudah, bahan tersebut harus disatukan dengan cara dibakar terlebih dahulu, kemudian ditempa sampai menjadi satu. Lempengan besi kemudian dibentuk sesuai ukuran yang diinginkan, kemudian setelah membentuk lalu difinishing agar jadi golok yang siap pakai...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Kecap Benteng yang Melegenda
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Pabrik kecap legendaris ini didirikan oleh orang berkebangsaan Tiongkok bernama Lo Tjit Siong pada tahun 1920. Kecap ini sangat mudah ditemukan apabila sedang jalan-jalan di daerah Pasar Lama Kota Tangerang. Kecap ini biasa digunakan oleh pedagang-pedagang makanan di daerah kuliner Pasar Lama Kota Tangerang. Kecap ini seringkali dijadikan bentuk buah tangan khas Tangerang. Selain karena rasa manisnya yang tidak terlalu berlebihan, tekstur yang seimbang dan cita rasanya yang khas juga menjadikan kecap ini melegenda dan laku di pasaran.  Bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Tangerang, pengunjung dapat mengenali sejarah dari kecap ini di daerah Pasar Lama karena disana terdapat Klenteng Boen Tek Bio, Museum Heritage Tangerang, dan pabrik kecap itu sendiri yang dapat menceritakan sejarah dari Tangerang dan kekhasannya. Dalam historis, dimuat pula oleh Pramoedya Ananta Toer. Sang penulis terbaik Indonesia menuliskan tentang kecap dari Tangerang, pada bukunya Jal...

avatar
Oskm18_16718380_lutfan
Gambar Entri
Budaya Cukur Rambut Cina Peranakan (Tionghoa)
Ritual Ritual
Banten

Masyarakat suku Cina Peranakan/Tionghoa yang berasal khususnya dari daerah Tangerang, Banten memiliki ritual tersendiri sebagai bentuk ucapan syukur atas kelahiran seorang bayi. Ritual ini dilaksanakan sebulan setelah seorang bayi lahir, baik laki-laki maupun perempuan. Pertama-tama, sang bayi dipakaikan baju, sepatu, dan sarung tangan berwarna merah serta pernak-pernik berwarna merah (topi, bando, selimut dan sebagainya). Warna merah sendiri melambangkan keselamatan, kesejahteraan dan kebaikan.   Bagian terpenting dari ritual ini adalah pencukuran rambut bayi, yang dilakukan sebagai bentuk pembuangan semua keburukan dan sakit penyakit yang ada pada sang bayi. Sebelum dicukur, bayi difoto terlebih dahulu, dan bayi kembali difoto setelah melakukan pencukuran rambut. Pencukuran juga disertai dengan harapan dan doa untuk kesehatan dan kesejahteraan si bayi. Biasanya ritual ini juga disertai dengan pembuatan aneka ragam kue, seperti onde-onde berwarna mer...

avatar
OSKM2018_16018264_Michella Chandra
Gambar Entri
Kekayaan batik banten
Motif Kain Motif Kain
Banten

Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan budaya di dalamnya,salah satunya adalah batik.Setiap daerah yang tersebar di Indonesia memiliki jenis/motif batik yang berbeda-beda,karena di setiap daerahnya memiliki filosofi motif batiknya masing-masing.contohnya batik Banten. motif dari batik Banten itu sendiri diambil dari karakteristik masyarakat Banten,benda sejarah purbakala,Nama gelar Pahlawan,dan Toponim desa-desa kuna. Batik Banten pun memiliki perbedaan dengan batik daerah lainnya yaitu motif batiknya,warnanya,dan filosofinya. Ada 3 batik Banten yang aku diulas dibawah ini yaitu : 1. Motif kaibodan     Motif kaibodan diambil dari nama bangunan pagar yg mengelilingi istana      banten. 2.Motif Kawangsan    Motif ini diberi nama kawangsan yang berasal dari nama gelar pangeran     wangsa ketika sedang penyebaran agama islam. 3.Motif Pasepen.    Motif Pas...

avatar
Oskm18_19718279_Nahda Ihzaturrahma
Gambar Entri
Kekayaan batik banten
Motif Kain Motif Kain
Banten

Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan budaya di dalamnya,salah satunya adalah batik.Setiap daerah yang tersebar di indonesia memiliki jenis/motif batik yang berbeda-beda,karena di setiap daerahnya memiliki filosofi motif batiknya masing-masing.contohnya batik Banten. motif dari batik Banten itu sendiri diambil dari karakteristik masyarakat Banten,benda sejarah purbakala,Nama gelar Pahlawan,dan Toponim desa-desa kuna. Batik Banten pun memiliki perbedaan dengan batik daerah lainnya yaitu motif batiknya,warnanya,dan filosofinya. Ada 3 batik Banten yang aku diulas dibawah ini yaitu : 1. Motif kaibodan     Motif kaibodan diambil dari nama bangunan pagar yg mengelilingi istana      banten. 2.Motif Kawangsan    Motif ini diberi nama kawangsan yang berasal dari nama gelar pangeran     wangsa ketika sedang penyebaran agama islam. 3.Motif Pasepen.    Motif Pas...

avatar
Oskm18_19718279_Nahda Ihzaturrahma