Jali-Jali Provinsi DKI Jakarta ini dia si jali-jali lagunya enak lagunya enak merdu sekali capek sedikit tidak perduli sayang asalkan tuan asalkan tuan senang di hati palinglah enak si mangga udang hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang palinglah enak si orang bujang sayang kemana pergi kemana pergi tiada yang m’larang disana gunung disini gunung hei sayang disayang ditengah tengah ditengah tengah kembang melati disana bingung disini bingung sayang samalah sama samalah sama menaruh hati jalilah jali dari cikini sayang jali-jali dari cikini jalilah jali sampai disini Sumber:https://liberdaryandi.wordpress.com/category/lirik-lagu-tradisional-indonesia/
Tarian ini berasal dari Malang, Jawa Timur. Beskalan diambil dari kata ‘bakalan’. Tarian ini sangat tua, diperkirakan salah sudah berusia ratusan tahun. Bila dilihat dari gerakan menarinya, tarian ini menampilkan keanggunan seorang wanita, wanita yang feminim, lincah dan dinamis. Jika kamu tidak peka dengan jenis tarian, mungkin kamu akan mengira tarian ini adalah tari Jaipong. Karena memang mirip sekali. Tapi hal ini bisa dibedakan dari bahasa Sindennya. Pakaian yang digunakan adalah Wedokan, semyok, khiasan kepala ( sanggul ), slendang, dan atribut lainnya. Alat musik pengiringnya adalah kendang, jidor, sinden dan lain-lain.
Lontrong Kampung Budimulya, Slawi. Atau “ancer-ancer”-nya adalah dari Ruko Perdagangan Slawi, masih ke timur, setelah jembatan, nanti belok kiri pada gang pertama. Dari jalan raya hanya sekitar 20 meter. minuman yang terbuat dari es serut, santan, pewarna, kacang hijau, hung kweh, dan kolang-kaling sudah sangat terkenal di Tegal. Khususnya Slawi. Tempat yang menyediakan: Es Lontrong Slawi Ice Cream Shop Address: Jl. Letjen Suprapto No.26, Slawi Wetan, Slawi, Tegal, Jawa Tengah 52411 Sumber: http://tegalkotane.blogspot.co.id/2014/06/nama-jajanan-dan-tempat-jajanan-enak-di.html
Bubuy Bulan Sunda Provinsi Jawa Barat Karangan / Ciptaan : Benny Korda Bubuy bulan Bubuy bulan sangray bentang Panon poe Panon poe disasate Unggal bulan, unggal bulan Unggal bulan abdi teang Unggal poe,unggal poe Unggal poe oge hade Situ Ciburuy laukna hese dipancing Nyeredet hate Ningali ngeplak caina Duh eta saha nu ngalangkung unggal enjing Nyeredet hate Ningali sorot socana Sumber:https://liberdaryandi.wordpress.com/category/lirik-lagu-tradisional-indonesia/
Tari Serimpi berasal dari Yogyakarta, konon katanya tarian ini sedikit bernuansa Mistis. Awalnya tarian ini ditunjukkan saat penggantian raja di beberapa Istana Jawa Tengah. Menurut cerita masyarakat, tarian ini dapat menghipnotis para penonton menuju ke alam lain. Walau bagaimanapun, tarian ini bertujuan menunjukan wanita yang sopan santun dan sangat lemah gemulai. Seiring dengan zaman tari ini mengalami perubahan dari segi durasi tarian dan kostumnya. Tari Serimpi pun dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya Serimpi Genjung, Serimpi Babul Layar, Serimpi Bondan, Serimpi Anglir Mendung dan Serimpi Dhempel. Tarian ini biasanya ditarikan dengan 4 anggota penari wanita, hal ini menandakan unsur api, air, angin dan bumi. Namun seiring dengan zaman jumlah penaripun terkadang menjadi 5 anggota. Pakaian yang digunakan untuk penari Serimpi adalah pakaian yang biasa digunakan pengantin putri keraton. Sedangkan musik yang digunakan adalah gamelan.
Tutut kuah kuning merupakan makanan khas yang berasal dari Jawa Barat, Khususnya di daerah Majalengka. Makanan khas masyarakat Sunda ini terbuat dari bahan utama yaitu tutut. Tutut merupakan nama sebutan untuk hewan moluska atau yang lebih dikenal dengan nama keong oleh masyarakat Indonesia. Biasanya keong sawah dipilih untuk membuat masakan satu ini. Bahan-bahan untuk pembuatan kuah kuning terdiri dari Kunyit, bawang, batang serai, lengkuas dan rempah-rempah lainnya. Rasa masakan ini sangat lezat, karena daging tutut yang kenyal berpadu sempurna dengan kuah kaldu rempah yang gurih dan asam. Masakan ini bisanya di hidangkan ketika musim populasi tutut sedang banyak. Tutut Kuah kuning paling cocok di santap bersama nasi panas dan lalapan khas masyarakat Sunda yang terkenal dengan sambal nya yang pedas. Sumber: Facebook.com
Di antara gemerisik daun ilalang di pinggiran jalan setapak, dua pasang kaki telanjang pria paruh baya melangkah tak kenal lelah menyusuri lereng bukit di sepanjang pesisir sungai. “Jek adhoh to kang gone sing diparani kui?” tanya Muhiman kepada temannya. “Yo, embuh, dek. Sing penting, mengko lak wis pethuk uwong, ngaso disek. Karo te`ko-te`ko, gon endi lemah ombo sing subur lan oleh digarap,“ jawab Marto Kuncung, sambil terus melangkah. Di kejauhan, tampak kepulan asap di sebuah gubuk. “Kae` koyok enek gubuk. Ayo, mrono,“ sahut Muhiman. Keduanya bergegas ke gubuk itu. “Kulo nuwuuun….“ Hampir bersamaan, Muhiman dan Marto Kuncung mengucapkan salam. Tak ada jawaban. Sekali lagi, Marto Kuncung mengulangi salam, tapi tetap tak ada sahutan dari gubuk di tengah sawah yang kering dilanda kemarau itu. Di kejauhan, tampak seseorang bergegas menuju pondok. Setiba di depan Marto...
Sama halnya dengan suling, karinding juga terbuat dari bambu. Awalnya alat musik ini digunakan untuk mengusir hama, karena bunyi karinding yang low decible akan membuat hama sulit berkonsentrasi hingga akhirnya menjauh dan pergi. Konon katanya juga, alat musik ini digunakan para lelaki zaman dulu untuk memikat hati para wanita. Jika hal itu benar, pastilah karinding menjadi alat musik terpopuler pada zaman itu. Usia karinding tidak diketahui, namun menurut kabar angin, karinding telah ada sebelum kecapi dibuat. Berarti sangat tua ya? Bentuknya pun sangat kecil, panjang 10 cm, dengan lebar 2 cm. Cara memainkannya terlihat gampang, hanya dipukul oleh satu jari pada satu sisi. Lalu ruas tengah ditempelkan pada mulut yang sedikit terbuka, maka karinding akan menghasilkan suara. Namun suara yang dihasilkan karinding bergantung pada rongga mulut, nafas dan posisi lidah. Tentu hal ini sangat susah untuk menghasilkan nada yang indah. Jika kamu pergi...
Nama lokal : cantik manis (Jawa). Nama latin : Portulaca grandiflora , dari Famili Portulaccaceae. Tanaman hias ini bisa tumbuh baik di dataran rendah maupun daerah pegunungan, terutama pada tanah yang kaya akan sumber mineral. Berbunga pada bulan Juni-September, bisa dipanen sepanjang tahun. Tumbuhan merayap ini panjang batangnya 20-40 cm. Memiliki akar serabut, batangnya sukulen bersisik halus warna hijau. Daunnya tunggal berbentuk jarum berisi air, warna hijau. Bunganya tunggal, keluar di ketiak daun, warna merah muda atau merah keunguan. Buahnya bulat telur warna hijau dan bijinya kecil-kecil warna coklat muda. Tanaman ini tersedia di penjual tanaman hias. Bagian yang digunakan untuk obat : Seluruh bagian tanaman (segar ataupun kering). Khasiat tanaman cantik manis :Anti nyeri, anti radang, dan anti bengkak. Herba ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sakit kepala dan luka memar. Resep sederhana : 1. Sakit kepala : 60 g tanaman segar d...