Adat Nusantara
419 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda karampuan sinjai sulawesi barat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Sebuah legenda beredar dari kaki Gunung Karampuang, Kabupaten Sinjai,  Sulswesi Selatan. Legenda tentang seorang manusia sakti bernama To Manurung yang turun dari langit dan memberikan sejumlah pesan dan pengetahuan baru bagi warga desa: tentang tatanan hidup sederhana dan pentingnya kebersamaan. Pengetahuan itu hingga kini masih ditaati para pengikutnya yang hidup mengucilkan diri di sebuah desa adat yang disebut Karampuang.  Desa yang terletak sekitar 31 kilometer dari pusat Kota Sinjai ini, memang mencerminkan suatu desa tradisional yang ketat memegang teguh amanah para leluhur. Konon, asal kata dari Karampuang tersebut diambil dari kata Karaeng dan Puang. Penamaan ini akibat dijadikannya lokasi itu sebagai pertemuan antara Kerajaan Gowa (Karaeng) dan Kerajaan Bone (Puang). Dalam legenda Karampuang juga dikisahkan bahwa asal mula adanya daratan di Sinjai berawal dari Karampuang. Dahulu daerah ini adalah wilayah lautan sehingga yang muncul ke permukaan adalah beberapa daerah saja,...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
La Maddukkellleng, Ksatria yang Memerdekakan Tanah Wajo dan Rakyat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

La Maddukkelleng lahi di Wajo, Sulawesi Selatan sekitar tahun 1700. Pada masa kecilnya hidup di lingkungan istana (Arung Matowa Wajo) Wajo.  Menginjak masa remaja ia diajak oleh pamannya mengikuti acara adu (sambung) ayam di kerajaan tetangganya Bone.  Namun pada waktu itu terjadi ketidak adilan penyelenggaraan acara tersebut di mana orang Wajo merasa dipihak yang teraniaya, La Maddukkelleng tidak menerima hal tersebut dan terjadilah perkelahian.  Ia lalu kembali ke Wajo dalam pengejaran orang Bone, lalu lewat Dewan Ade Pitue, ia memohon izin untuk merantau mencari ilmu.  Kemudian dia menikah dengan puteri Raja Pasir dan menjadi pewaris. Dia bersama pengikutnya terus menerus melawan Belanda.  Setelah sepuluh tahun La Maddukkelleng memerintah Pasir sebagai Sultan Pasir, datanglah utusan dari Arung Matowa Wajo La Salewangeng yang bernama La Dalle Arung Taa menghadap Sultan Pasir dengan membawa surat yang isinya mengajak kembali, karena Wajo dalam ancaman Bone.  La Maddukkelleng mengumpu...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Pertunjukan Mappadekko
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sulawesi Selatan

Acara mappadekko merupakan tradisi penghormatan akan dimulainya pesta adat atau penyambutan tamu undangan yang hadir pada Upacara Mapogau Hanua. Pada bentuk pertunjukan Mappaddekko adapun bentuk pertunjukan didalamnya yaitu: a). Instrumen yang digunakan yaitu Lesung dan Alu. b). Dipertunjukan dengan cara berdiri, c). Pola tabuhan ada tiga macam yaitu: mappadudu’, makkumba’, dan mangolai. Kostum yang digunakan pada setiap pementasan, bagi laki-laki mereka menggunakan kostum biasa yang mereka miliki yaitu baju batik dan celana kain biasa dan songko’ (penutup kepala), sedangkan bagi perempuan menggunakan baju bodo yang berwarna merah dan biru serta sarung yang digunakan yaitu lipa bate’(sarung batik). Tidak memakai tata rias atau make up. Inti dari Upacara Mapogau Hanua yaitu acara menre’ri bulu dalam arti pemujaan untuk mengenang kembali enam penguburan mallajang. Latar belakang Pertunjukan Mappaddekko dalam Upacara Mapogau Hanua masyarakat Bugis Karampuang Sinjai yaitu: a). A...

avatar
Andi sari elviani
Gambar Entri
Rambu Solo'
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Rambu Solo': Ketika Kematian Menjadi Perayaan Perjalanan Bagaimana mungkin kematian—yang di banyak budaya menjadi momen duka dan kehancuran—diubah menjadi sebuah pesta yang memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun? Bagi Suku Toraja di Sulawesi Selatan, kematian bukanlah titik akhir, melainkan pintu masuk menuju perjalanan terakhir yang memerlukan persiapan ritualistik yang rumit dan mahal. Inilah inti dari Rambu Solo' , upacara pemakaman dalam ajaran Aluk Todolo yang mengubah penguburan menjadi sebuah spektakul budaya penuh makna. Menunggu di Antara Dua Dunia Paradoks pertama dari Rambu Solo' terletak pada pengertian kematian itu sendiri. Dalam logika Aluk Todolo —kepercayaan leluhur Suku Toraja—seseorang yang baru meninggal secara fisik belum benar-benar "mati" secara spiritual. Mayat akan disimpan terlebih dahulu di dalam rumah, bukan untuk segera dikubur, melainkan menunggu waktu yang dianggap tepat (Sumber 4). Masa tunggu ini bisa berlangsung berm...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Seppa Tallung Buku: Panduan Mengenal Pakaian Adat Pria Toraja
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sulawesi Selatan

Seppa Tallung Buku: Panduan Mengenal Pakaian Adat Pria Toraja Pakaian adat merupakan manifestasi fisik dari identitas budaya yang memperkuat keberadaan suatu komunitas. Dalam konteks masyarakat Toraja yang mendiami wilayah pegunungan Sulawesi Selatan, pakaian tradisional laki-laki bukan sekadar atribut fashion, melainkan struktur berpakaian yang memiliki spesifikasi teknis dan proporsi tertentu. Memahami pakaian adat pria Toraja memerlukan pendekatan yang memperhatikan detail konstruksi, bahan, dan fungsi praktisnya dalam kehidupan ritual maupun sosial. Panduan praktis ini dirancang untuk membantu Anda mengenali, membedakan, dan memahami karakteristik arsitektural pakaian adat pria Toraja. Dari terminologi teknis hingga aspek proporsional yang memengaruhi kenyamanan bergerak, setiap elemen dalam pakaian ini memiliki fungsi spesifik yang telah teruji melalui generasi. Identifikasi Nama dan Terminologi Langkah pertama dalam mengenali pakaian adat ini adalah memahami terminologi...

avatar
Kianasarayu