Kabupaten Kuningan sejak awal Kemerdekaan sudah dikenal di mancanegara. Saat itu, perjanjian Linggajati dilaksanakan di Linggajati orang lebih mengenalnya dengan nama Linggarjati Kab. Kuningan. Alam Kab. Kuningan juga sudah banyak dikenal dan dinikmati oleh masyarakat, khususnya para wisatawan. Banyak makanan khas Kabupaten Kuningan semacam opak yang oleh masyarakat disebutnya beca dan yang paling populer peuyeum ketan. Khusus peuyeum ketan, para wisatawan banyak yang doyan. Bahkan, mereka banyak yang membelinya sebagai buah tangan bagi keluarganya di rumah. Rasa peuyeum ketan Kuningan ini berbeda dari produk daerah lain. Luar biasa. Manisnya pas di lidah. Peueutnya (air peuyeum) banyak digemari dan menjadi idola. Para pedagang kuliner di Kuningan, umumnya selalu menjual...
Nilai Filosofi Kue Nagasari Nagasari atau Nogosari (Jawa) adalah jenis kue tradisional dan termasuk dalam golongan kue basah. Kue Nagasari merupakan kue tradisional yang sangat populer dalam masyarakat yang diwariskan secara turun–temurun. Nama nagasari sendiri sampai sekarang belum memiliki informasi pasti dari mana berasalnya namun ditinjau dari namanya terdapat dua suku kata yakni Naga dan Sari, kita mengetahui bahwa Naga adalah hewan legenda dari daratan cina yang hidupnya kuat serta salah satunya di lambangkan sebagai jiwa yang terhormat sedangkan Sari dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai isi utama dari suatu benda. Jadi bila disatukan,Nagasari berarti isi utama dari suatu benda yang terhormat atau melegenda. Acara yang sering menyajikan kue Nagasari adalah kenduri, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti perjamu...
Bahan-bahan: 70 gram tepung kanji 60 gram gula halus 1/2 sdt garam halus 1/2 sdt vanili bubuk 100 ml air 260 gram tepung ketan 60 gram tepung hunkue 300 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa 1/2 sdt pewarna merah muda 1/2 sdt pewarna hijau muda Taburan: 60 gram tepung kanji, sangrai di atas api kecil selama 20 menit Dan Tahap kedua : Cara membuat: 1. Larutkan tepung kanji dengan 100 ml air, aduk rata. Rebus hingga mendidih, angkat dan sisihkan. 2. Di tempat terpisah, campur tepung ketan, tepung hunkue, gula garam, dan vanili. Aduk rata. Tambahkan rebusan kanji dan santan, uleni hingga terbentuk adonan yang licin dan kalis. 3. Bagi adonan menjadi dua bagian, tambahkan pewarna hijau dan merah pada masing-masing bagian, aduk rata. 4. Bentuk adonan bulat panjang denagn diameter 2cm. Kukus sela...
Orang sunda pasti tahu makanan ini. Makanan yang bentuknya "ngaburayot" atau dalam bahasa indonesia artinya mengkeriput. Makanan ini biasanya memiliki warna coklat muda atau bahkan tua dan sedikit mengkilat. Teksturnya renyah pada bagian luar, dan lembut dibagian dalamnya. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat burayot ini biasanya yaitu, Tepung beras, Gula merah, Minyak, dan ada juga yang menambahkan kacang serta sedikit vanili. Cara membuatnya , pertama, gula merah dipanaskan dan dicampur air secukupnya hingga berbentuk cair dan mendidih. Jangan lupa tambahkan kacang dan vanili untuk mendapatkan aroma dan variasi rasa.Setelah itu, bila gula sudah mendidih dan mencapai kekentalan tertentu, maka gula yang masih panas diangkat dan dicampur dengan tepung beras. Proses pengadukan bisa dilakukan dalam wadah baskom at...
Rujak tumbuk, jajanan yang sering kita temui di tepi jalan ini berasal dari Jawa Barat. Berbahan dasar buah-buahan lokal seperti kedondong, mangga muda, bengkuang, ubi jalar, jambu, dan pisang batu ini memang menyegarkan untuk kita konsumsi. Bahan: 450 g pisang batu, potong-potong 500 g kedondong, kupas, potong-potong 750 g mangga muda, kupas, potong dadu 2 x2 cm 500 g ubi jalar, potong dadu 2 x 2 m 750 g bengkuang, kupas, potong dadu 2 x 2 cm Bumbu: 7 buah cabai merah keriting 2 sdt terasi 350 g gula jawa, sisir halus 2 sdt asam jawa 1 sdt garam Cara membuat: Dengan menggunakan alu, tumbuk ½ bagian bahan bumbu hingga halus. Masukkan ½ bagian potongan pisang batu, tumbuk kasar. Masukkan masing-masing ½ bagian sisa bahan lainnya. Tumbuk kasar hingga agak hancur, aduk rata. Lakukan...
Mochi Lampion memang identik dengan Sukabumi. Yang menarik ialah ketika warga Sukabumi melancong ke daerah lain diluar Sukabumi biasanya banyak orang yang bertanya: mana Mochi-nya? Mochi sendiri sebenarnya makanan dari Jepang yang telah mengalami akulturasi budaya sehingga kini melekat dengan kota yang juga identik dengan Ratu Selatan ini. Adapun sebutan Mochi Lampion sendiri merupakan salah satu produk Mochi yang ada di Sukabumi. Apa yang menjadi daya tarik dan keunggulan Mochi sendiri? Banyak orang yang gemas denan bentuknya yang bulat-kecil, kenyal dan tersedia dalam aneka pilihan rasa sehingga tidak membuat konsumen bosan. Beberapa rasa Mochi yang bisa Anda nikmati seperti durian, cokelat, kacang, dan strawberry. Tuntutan pasarlah yang kemudian membuat Mochi kini mendiversifikasikan dirinya menjadi banyak pilihan rasa. Satu lagi yang membuat Mochi tersohor yakni bentuk packaging nya yang tradisional dan dibuat dengan tangan. RM/...
Prasasti ini berasal dari zaman pemerintahan Raja Purnawarman yang merupakan batu peringatan adanya suatu kerajaan yang berasal dari masa Tarumanegara. Diperkirakan prasasti ini sudah ada sejak tahun 450 M, bertuliskan huruf Pallawa dengan bahasa sansekerta yang bila diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah "ini (bekas) dua kaki, ialah kaki Yang Mulia Sang Purnawarman, raja di negeri Tarumam raja yang gagah berani di dunia". Prasasti ini memang bergambar sepasang pedatala (jejak kaki), yang menunjukkan tanda kekuasaan yang berfungsi mirip tanda tangan seperti jaman sekarang. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung tersebut jelas menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Batu tulis Ciaruteun ditemukan oleh N.W. Hoverman pada tahun 1683. Lokasi Prasasti sekarang sudah berpindah dari lokasi pada waktu ditemukan, yaitu sisi selatan sungai Ciaruteun.
Seren Taun menurut etimologi berasal dari dua kata, yaitu kata seren yang berarti menyerahkan dan taun yang berasal dari kata Tahun, sehingga seren taun konon memiliki arti serah terima tahun yang lalu ke tahun yang akan datang sebagai penggantinya. Dalam konteks adat Sunda yang mayoritas hidup dari hasil tani, Upacara adat Seren Taun Guru Bhumi ini tiada lain adlah merupakan sebuah upacara syukuran kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas hasil tani yang telah diperoleh dan memohon agar mendapat hasil bumi yang lebih melimpah di tahun mendatang. Upacara seren taun yang sarat ritual ini merupakan wahana pendekatan diri kepada Sang Pencipta dan sering dilakukan oleh masyarakat yang masih memegang teguh tradisi leluhurnya. Upacara Seren Taun Guru Bhumi ini dapat disaksikan di Kampung Budaya Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor pada setiap tanggal 22 Rayagung (sistem penanggalan Sunda)
Cilok atau aci di colok memang makanan yang sudah tentu tidak asing bagi warga indonesia. jajanan yang berasal dari daerah bandung ini memang enak , rasanya empuk dan kenyal menghadirkan sensasi yang berbeda dengan jajanan lain. cilok yang notabene terbuat dari tepung kanji ini memang enak jika dipadu dengan bumbu kacang. enak banget bikin ketagihan. Cilok yang asli dari jawa barat sekarang sudah melalanglang buana ke berbagai daerah , jajanan ini banyak di bawa dan di populerkan oleh orang bandung yang merantau ke berbagai daerah. jadi kamu tidak akan kesulitan menemukan jajanan ini. cilok di jual dengan harga murah , biasanya 5000 rupiah kamu sudah dapat cilok yang banyak. memang murah sih, ini juga alasan cilok populer. jajanan enak dan murah tentu akan banyak di gemari. Resep Cilok bandung yang di jual abang penjual tentu ada yang aman dan tidak untuk di konsumsi, sering lihat di tv akan tentang kasus kenakalan penjual yang mengakali dagangan dengan bahan berbahaya. te...