Bahan-bahan 4 porsi 1 kg Ikan Patin 2 batang Sereh (geprek ujungnya) secukupnya Garam, Gula, Penyedap Rasa 2 sdm Tempoyak (sendok penuh) 10 siung Bawang Merah (iris-iris) 2 buah Tomat (iris) Bumbu Yang Dihaluskan : 100 gram Cabai Rawit Setan 5 siung Bawang Putih 3 cm Kunyit (seukuran jari kelingking) 3 cm Lengkuas (seukuran jari kelingking) 10 butir Kemiri Langkah Blender semua bumbu ya...
Bahan-bahan : 12 Buah Pisang Kepok 30 Gram Margarin, untuk olesan Bahan Saus Gula Merah : 200 Gram Gula Merah 3 LembarDaun Pandan 500 Mili liter Air 3 Sendok makan Gula Pasir 1/4 Sendok teh Garam Cara Pembuatan Pisang Epe Gula Merah : Pipihkan pisang sedikit dan olesi margarin pada kedua sisinya hingga rata. Bakar pisang atau bisa dipanggang pada teflon datar / frypan sampai terdapat warna bakaran sambil terus dibolik-balik. Sisihkan. Campur semua bahan saus gula merah, masak hingga mendidih dan gula larut sempurna. Siramkan pisang dengan saus gula merah. Sajikan selagi hangat dengan tambahan air teh hangat. RM yang menyediakan: Depot Karebosi Food Garden, Blok A No. 8, Jakarta Garden City, Jl. Tipar Cakung, Cakung, Jakarta 0812 86891282 Sumber: https://dapurmamahnanda.blogspot.co.id/2016/01/pisang-epe-gula-merah...
Tiram Bakar , salah satu kuliner khas masyarakat Desa Lajari, Kabupaten Lajari, Sulawesi Selatan. bahan : Tiram cara pembuatan: Tiram segar dibakar di atas arang atau api dari pembakaran daun kelapa selama 30 menit. lalu disajikan pada wadah besar atau bale bale bambu. cara menyantap: Tiram yang akan disantap diletakan di atas batu kemudian di pukul menggunakan alat pemukul sepanjang 20 cm yang terbuat dari kayu maupun besi. kemudian setelah terbuka baru diambil dagingnya. https://makassar.terkini.id/belum-pernah-coba-nikmatnya-tiram-bakar-yuk-barru/
Lawa adalah makanan khas Bone, Sulawesi Selatan. Kuliner yang terbuat dari ikan mentah ini sangat mirip makanan khas Jepang, sushi. Lawa sangat diyakini masyarakat Bone mampu meningkatkan vitalitas kaum pria Kedua kuliner tersebut memiliki bahan yang sama, yaitu terbuat dari ikan mentah. Lawa, begitu orang menamakan kuliner yang dianggap memiliki khasiat bagi kaum adam tersebut. Menurut mereka, kuliner berbahan ikan mentah dicampur dengan parutan kelapa dan cuka tersebut diyakini dapat meningkatkan vitalitas pria. Tak heran jika setiap acara-acara tertentu, seperti pesta pernikahan, syukuran, dan pertemuan keluarga, lawa selalu dicari. Selain rasanya enak dan gurih, lawa juga merupakan makanan tradisional masyarakat Bone. Cara pembuatannya pun terbilang unik karena jenis ikan yang dipakai cukup beragam, tergantung dari selera orang yang membuatnya. bahan: ikan mentah larutan cuka parutan kelapa serutan mangga muda bawang m...
Bahan: tepung beras Gula Merah alat: Batok kelapa yang dibentuk menyerupai timba dengan pegangan, diberi lubang di bawahnya. Cara Membuat: Adonan tepung beras dimasukan ke dalam alat batok kelapa yang sudah dilubangi. lalu adonan tersebut dimasukan ke dalam minyak panas di bentuk segi empat seperti membuat kue dadar. lalu angkat apabila telah berwarna kecokelatan, lalu disirami gula meraah yang telah di cairkan. https://wisatabulukumbaku.blogspot.co.id/2017/05/uhu-uhu-kue-khas-bulukumba-yang-wajib.html
Bahan Utama: kulit kuda dan kaki kuda. Pembuatan Kukkulu jarang, berikut ini. 1. Kulit kuda dipotong-potong kemudian bulunya dibersihkan menggunakan pisau dapur. 2. Cuci hingga bersih 3. Tulang kaki kuda dipotong-potong 4. Rebus kulit bersamaa kaki kuda 5. Tambahkan garam, penyedap rasa, dan daun serai 6. Aduk saat mendidih 7. Rebus selama tiga jam Demikianlah cara pembuatan Kukkulu jarang. Warga sekitar meyakini kuliner dapat meningkatkan stamina dan menyembuhkan infeksi. http://makassar.tribunnews.com/2016/03/04/kukkulu-jarang-kuliner-khas-sidenre-jeneponto-bahannya-kaki-dan-kulit-kuda
Sementara Pecco’ adalah mentah segar yang dicampur dengan asam cuka dan cabai saja. Kapurung, Lawa’, Pecco’ memang jarang dijumpai di rumah makan yang ada di Sorowako. Hidangan ini lebih banyak dibuat untuk konsumsi keluarga. Namun demikian, tidak sulit juga untuk mendapatkannya. Sejumlah rumah makan di Malili, ibukota Kabupaten Luwu Timur telah menyajikan hidangan ini dengan harga sekitar Rp5.000,- untuk setiap porsinya, atau Rp10.000-an apabila ditambah ikan bakar. https://welcometosorowako.wordpress.com/kuliner/ Bahan bahan Ikan mentah 3 buah jeruk nipis 1 sdm merica 1/2 bungkus bumbu penyedap 1/2 sdt garam 2 siung bawang putih 2 siung bawang merah cabe rawit secukupnya sesuai selera http://press.vosd.tv/video/t_hbt2q29Rr8Q
Di Sorowako, Anda bisa menikmati sajian minuman dari jus buah unik, yaitu Dengen. Dengen ( Dillenia serata ) adalah buah yang banyak tumbuh di wilayah Luwu Timur, termasuk di tepian Danau Matano. Bentuk, ukuran, dan rasa buah dengen hampir sama dengan jeruk. Uniknya, jika sudah matang, kulit buahnya akan terbuka sendiri layaknya kelopak bunga. Meski sudah masak, dengen terasa sangat masam bila dimakan secara langsung. Namun, berkat kreativitas para koki lokal, buah ini diolah menjadi jus buah yang sangat segar. https://welcometosorowako.wordpress.com/kuliner/
Pada hari-hari besar tertentu atau acara adat, Anda dapat menjumpai makanan khas berikut ini: Pewo (nasi bambu): beras/ketan putih/ketan hitam bambu daun pisang santan cara membuat: beras ketan putih atau hitam yang dimasukkan ke dalam bambu yang dilapisi daun pisang, diberi santan, dan kemudian dibakar. https://welcometosorowako.wordpress.com/kuliner/