Serat Wedhatama adalah sebuah karya s astra Jawa Ba ru yang bisa digolongkan sebagai karya moralistis-didaktis yang sedikit dipengaruhi Islam. Karya ini secara formal dinyatakan ditulis oleh K GPAA Mangkunegara IV . Walaupun demikian didapat indikasi bahwa penulisnya bukanlah satu orang. [1] Serat ini dianggap sebagai salah satu puncak estetika sastra Jawa abad ke-19 dan memiliki karakter mistik yang kuat. Bentuknya adalah tem bang , yang biasa dipakai pada masa itu. Serat ini terdiri dari 100 pupuh ( b ait , canto ) tembang ma capat , yang dibagi dalam lima lagu, yaitu Pangkur (14 pupuh, I - XIV)) Sinom (18 pupuh, XV - XXXII) Pocung (15 pupuh, XXXIII - XLVII) Gambuh (35 pupuh, XLVIII - LXXXII) Kinanthi (18 pupuh, LXXXIII - C) Isinya adalah merupakan falsafah kehidupan, seperti hidup bertenggang rasa, ba...
Arjuna Wiwaha adalah sebuah karya sastra kuno yang dibuat dan digubah pertama kali pada abad ke-11 masehi. Seorang empu bernama Kanwa menulisnya saat masa pemerintahan Prabu Airlangga yang menguasai Jawa Timur sekitar tahun 1019-1042. Sastra ini menjadi pusaka berharga karena menjadi bukti peradaban manusia zaman dahulu yang ternyata sudah maju. Bahkan mengenal baca tulis meski hanya kalangan tertentu saja. Kitab yang lagi-lagi berupa kakawin ini berisi syair mengenai perjuangan Arjuna. Sebuah tokoh pewayangan yang sangat hebat. Dikisahkan Arjuna sedang bertapa di Gunung Mahameru. Dewa mengujinya dengan mengirim tujuh bidadari yang sangat cantik. Bidadari itu disuruh menggodanya, namun Arjuna lulus godaan. Akhirnya Arjuna disuruh melawan raksasa yang mengamuk di kayangan. Karena berhasil ia boleh mengawini tujuh bidadari yang menggodanya tadi. Sumber: https://www.boombastis.com/kitab-kuno-indonesia/45752
Hampir di seluruh wilayah pulau Jawa, para ibu hamil ketika terjadi gerhana bulan akan melaksanakan sebuah ritual tradisi dengan keyakinan bahwa bila si ibu hamil tidak melakukan tradisi ini ketika terjadi gerhana bulan maka bayi yang lahir akan cacat. Dan salah satu tradisi menyangkut gerhana bulan yang cukup unik terdapat di wilayah Mojokerto dan sekitarnya. Tradisi unik ini oleh warga di Kabupaten mojokerto di sebut sebagai tradisi liwetan yakni sebuah tradisi yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai tradisi menanak nasi, dan memang seperti namanya, pada malam menjelang gerhana bulan si ibu hamil dengan di bantu tetangganya akan menyiapkan perlengkapan menanak nasi di halaman seperti kompor, periuk, dan sebagainya. Disamping perlengkapan liwetan (menanak nasi) disiapkan juga perlengkapan lainnya seperti ranjang ukuran kecil sebagai salah satu perlengkapan yang akan dipakai dalam prosesi nanti. Ketika perlahan-lahan bulan mulai m...
Benteng Erfprins terletak di Jl. K.S. Tubun, Dusun Sumur Kembang, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Lokasi benteng ini mudah dicapai, karena terletak di Kota Bangkalan. Dekat dengan Kantor Laka Lantas Polres Bangkalan. Keberadaan benteng ini merupakan peninggalan Belanda di Bumi Madura. Masyarakat sekitar umumnya mengenal benteng ini sebagai Benteng Bangkalan atau Benteng Kolonial. Namun sebenarnya benteng ini bernama benteng Erfprins. Berdasarkan catatan dokumen Belanda yang ada, benteng ini dibangun semasa pemerintahan Raja Willem I (1817-1848). Saat dibangun, lahirlah anak Raja Willem I yang berdasarkan kebiasaan raja di Belanda, diberi nama “Erfprins. Barangkali sebagai bentuk monumen atas kegembiraan kelahiran putranya, maka bangunan benteng tersebut dinamakan benteng Erfprins atau dalam bahasa Indonesia: Warisan Pangeran. Benteng ini memiliki cerita kekunaan yang...
Terdapat suatu kue yang sangan diminati pada saat bulan Ramadhan dan spesial saat hari Lebaran tiba, terutama di Kampung Arab, yaitu Kue Kaak. Kue ini sebenarnya merupakan khas dari etnis Arab, namun juga termasuk makanan khas Indonesia. Namun sekarang ini sudah semakin jarang warga keturunan Arab yang membuatnya. Mungkin dikarenakan proses pembuatannya yang cukup rumit. Kue ini terbuat dari rempah-rempah yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, seperti: jahe, kayu manis, pala, merica, cengkih, kapulaga, adas, madu, telur ayam kampung, gula, tepung terigu, koya halus, minyak samin, mentega dan jinten hitam. Sehingga kue kaak ini pun juga memiliki berbagai macam khasiat bagi kesehatan. Kue ini sangat populer di kalangan masyarakat Jawa Timur, seperti: Gresik, Bondowoso, dan sekitarnya. Bahkan sekarang sudah ada sejumlah warga yang mencoba untuk membuat kue kaak, meskipun bukan keturunan Arab. Namun karena biaya bahan yang cukup mahal dan proses pembuatan yang cukup...
Onde-onde biasa (kuning) dan onde-onde hitam. Onde-onde adalah sejenis kue jajanan pasar yang populer di Indonesia . Kue ini sangat terkenal di daerah Mojokerto yang disebut sebagai kota onde-onde sejak zaman Majapahit. Onde-onde dapat ditemukan di pasar tradisional maupun dijual di pedagang kaki lima . Onde-onde juga populer khususnya di daerah pecinan baik di Indonesia maupun luar negeri. Onde-onde terbuat dari tepung terigu ataupun tepung ketan yang digoreng atau direbus dan permukaannya ditaburi/dibalur dengan biji wijen . Terdapat bermacam-macam variasi, yang paling dikenal adalah onde-onde yang terbuat dari tepung ketan dan di dalamnya diisi pasta kacang hijau . Variasi lain hanya dibuat dari tepung terigu dan diberi warna pada permukaannya seperti putih, merah, atau hijau yang dikenal sebagai o...
Petak Jongkok atau Tap Jongkok adalah permainan tradisional yang kita sering mainkan saat jam istirahat sekolah dasar. Permainan ini sangat mudah dan unik sekali. Cara singkat untuk bermain petak jongkok ada dua yaitu berjaga dan menghindari penjaga dengan berjongkok. Petak Jongkok atau Tap Jongkok adalah salah satu permainan tradisional Indonesia yang tidak membutuhkan banyak peralatan untuk memulainya. Bahkan permaian ini bisa dimulai di mana saja tanpa persiapan apapun. Mengapa permainan tradisional ini disebut atau dijuluki permainan candak ndodok? Karena permainan candak ndodok ini merupakan permainan yang sangat unik. Permaian candak ndodok dimulai dengan sebuah gambreng. Gambreng adalah sebuah proses menentukan giliran yang biasanya dimulai dengan teriakan "Hom pim pah alaiyum gambreng!". Biasanya permainan dimulai dengan semua pemain lari berpencar menjauhi si penjaga. Si penjaga harus mengejar pemain lainnya sampai berhasil menepuk (di mana saja) salah satu pemain...
Kota Malang adalah salah satu kota terbesar di Provinsi Jawa Timur. Kota Malang memiliki keberagaman budaya maupun tradisi yang luar biasa baik dari cerita rakyat, seni rupa, seni tari, dan bahkan bahasanya pun menjadi ikon penting dari kota ini. Kota ini sangatlah dekat dengan istilah 'AREMA' yang merupakan singkatan dari 'Arek-arek Malang'. Selain itu hal yang sangat terikat bahkan ikonis dari Kota Malang ialah bahasa kebalikan (Osob Kiwalan). Apakah 'Osob Kiwalan' itu? 'Osob Kiwalan' atau 'Boso Walikan' setelah dibalik, dalam bahasa Indonesia berarti 'Bahasa Kebalikan'. Bahasa kebalikan sangat lumrah dan dimengerti oleh Arek-arek Malang (AREMA). Oleh karena itu bahasa ini sangat sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari Arek-arek Malang terutama kaum muda. Adapun beberapa contoh 'Osob Kiwalan', yaitu: - umak = kamu - ayas = saya - ongis nade = singo edan (singa gila) - kodhew = wedhok (perempuan) - Ngalam = Malang - uklam-uklam = mlaku-mlaku (jalan- jalan) - lecep...
Pada era 70-90 an di Jawa Timur, masih sering kita temui pertunjukan Ludruk yang menempati tanah lapang dengan harga tiket masuk berkisar antara 50 - 150 perak, pada jaman itu. Biasanya, setiap sore hari, diumumkan lakon apa yang akan dipentaskan malam harinya oleh para bintang ludruk dengan menaiki kendaraan bak terbuka dan menggunakan pengeras suara berkeliling dari kampung ke kampung. Pada masa itu, di kota Malang, yang terkenal adalah Ludruk Wijaya Kusuma dengan pelawaknya Cak Tamin, Nurbuat dan Cak Subur. Kemudian muncul Cak Kartolo, Baseman, Safari dan Ning Tini yang menjadi primadona pada saat itu. Bahkan sampai sekarang Cak Kartolo, Safari dan Ning Tini masih eksis mengisi acara di Jawa Timur TV (JTV). Era 80-90 an merupakan era kejayaan Kartolo dan kawan-kawan, dengan guyonan khasnya dan parikan-parikan atau pantunnya yang menggelitik. Hampir seluruh masayarakat Jawa Timur mengenalnya baik menonton langsung pertunjukkannya maupun mendengar rekaman kasetnya atau mendengarka...