Bandeng kropok merupakan makanan khas dari kota Semarang, Jawa Tengah. Sesuai dengan namanya, kuliner ini menggunakan ikan bandeng sebagai bahan utamanya dan disiram dengan sambal. Berikut bahan-bahan yang perlukan untuk membuat kuliner ini beserta langkah pembuatannya : Bahan-bahan : 1/2 kg bandeng segar 2 sdm air jeruk nipis 2 sdm air asam jawa Bahan Sambel : 1 bh bawang putih 5 bh cabe rawit 5 sdm kecap manis Garam bila perlu Langkah pembuatannya : Cuci bersih ikan bandeng, kerat seluruh bagian bandeng kecuali kepala. Rendam ikan dengan air jeruk nipis dan air asam jawa. Setelah itu goreng ikan bandeng, jangan sampai terlalu kering. Angkat ikan, kemudian bakar sebentar ( agar ada aroma bakar nya) Selanjutnya adalah membuat sambal dengan cara menghaluskan bawang putih dan cabe rawit, lalu campurkan dengan kecap. Tambahkan garam bila perlu. Bandeng kropok siap disajikan....
RESEP RENGGINANG ANEKA RASA Rengginang merupakan salah satu makanan tradisional khas nusantara yang sudah dikonsumsi sebagai makanan ringan maupun makanan utama sejak lama. Pada awalnya merupakan makanan yang dibuat dari sisa nasi yang tidak habis, dan daripada terbuang sia-sia makanan tersebut dikeringkan dengan dijemur lalu digoreng sehingga menjadi sejenis kerupuk yang dihidangkan sebagai teman menu utama maupun hidangan di saat santai. Makanan yang gurih dan renyah ini sekarang sudah menjelma dengan berbagai resep dan variasi dan tentunya tidak hanya mengandalkan sisa nasi… Berikut resepnya dari berbagai rasa dan versi : 1. RESEP RENGGINANG Bahan : 250 gram beras ketan, cuci bersih lalu rendam dalam air selama 1 jam 1 sdt garam 1 sdt gula pasir 100 ml air Haluskan : 2 siung bawang putih 1 sdt terasi bakar CARA MEMBUAT RENGGINANG : Kukus beras ketan, minimal selama 15 menit. Sisihkan....
Pada abad ke 15, pesisir utara Jawa Tengah masih banyak terdapat hutan dan rawa-rawa. Warga yang tinggal pinggiran daerah itu pun masih sedikit. Di pesisir yang sekarang menjadi Kabupaten Pemalang itu hiduplah sepasang suami istri, yaitu Kaki dan Nyai Pedaringan. Walaupun pasangan ini berbeda jauh usianya, namun tidak menghalangi mereka berdua menjalin kasih. Nyai Pedaringan masih sangat muda, sedangkan Ki Pedaringan usianya sudah lebih dari setengah abad. Pekerjaan Ki Pedaringan adalah bertani, menanam palawija dan semangka. Suatu hari, Nyi pedaringan menyiapkan sarapan di gubuknya, sedangkan Ki Pedaringan bekerja di sawahnya yang jaraknya sangat jauh. Tiba-tiba di gubuknya datang seorang pemuda tampan. Ia meminta agar dijinkan masuk ke dalam gubuk. Pemuda itu dalam keadaan berdarah di lengannya. Nyi Pedaringan kaget melihat darah di lengan pemuda tadi. Seperti ada pusaka kerajaan...
Terdapat beberapa pendapat asal usul nama Brebes . Pertama mencoba menghubungkannya dengan keadaan alamiah daerah Brebes yang pada awal mulanya konon mempunyai banyak air dan sering tergenang air, bahkan ada kemungkinan masih berupa rawa-rawa. Mengingat banyak air yang merembes, Yang kemudian munculah nama Brebes , yang selanjutnya mengalami "verbastering" (perubahan) menjadi Brebes . Pendapat kedua mencoba mengaitkannya dengan perihal masuknya agama Islam pada awalya ke Brebes , yang sekalipun dihalang-halangi namun ternyata masih juga merembes, yang dalam bahasa daerah disebut "berbes". Oleh karenanya muncullah kemudian nama Berbes, yang selanjutnya berubah menjadi Brebes . Pendapat yang ketiga mencoba menerangkan asal usul nama Brebes dari kata-kata "bara" dan "basah". "Bara" artinya hamparan tanah datar yang luas, sedang "basah" berarti banyak mengandung air. Kedua-duanya cocok dengan keadaan...
Kota Brebes, bila melewatinya dalam perjalanan mudik, disarankan untuk membeli telur asin di sana. Sebab, selain merupakan makanan khas kota itu, telur asin di Brebes juga punya memiliki sejarah. Konon, telur asin itu pertama kali diperkenalkan suami istri asal negeri bambu, China, In Tjiauw Seng dan Tan Polan Nio sekitar 1950. Pada awalnya telur asin menjadi makanan yang eksklusif, karena pasangan suami istri itu memasarkan telur asin ke Jakarta. Mereka memproduksi secara terbatas dan menjadikan telur asin yang gurih dan lezat dikemas sebagai salah satu hidangan istimewa. "Menjamurnya telur asin di Brebes terjadi setelah pegawai suami istri tersebut berhenti kerja dan memulai usahanya sendiri," kata Agus Rianto, penjaga gerai Telor Asin Brebes Akbar Jaya kepada Liputan6.com , di Jalan Bangsri, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (6/8/2013). Selain sejarah singkat tentang telur asin, Agus juga menceritakan sedikit proses pembuatan makanan tersebut. Pertama-tama, t...
Sate ambal kebumen merupakan makanan yang terbuat dari bahan dasar daging ayam. Makanan asal Jawa Tengah ini biasa disajikan dengan bumbu-bumbu yang khas. Makanan ini memiliki rasa yang enak dan nikmat, cara pembuatan dan penyajiannyapun berbeda dengan sate yang lainnya. Meskipun berbahan dasar daging ayam, sate ambal kebumen ini tidak disajikan dengan bumbu sambal kacang tetapi sate ini disajikan dengan tempe yang dikukus kemudian dimasak dengan perpaduan bumbu-bumbu yang pas sehingga menjadikan makanan ini lebih khas dan lebih sedap. Meskipun demikan, sate ini juga dapat dijadikan sebagai lauk untuk teman makan nasi. Proses pembuatan sate ambal ini tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama dan juga sederhana. Baiklah, langsung saja kita lihat pebuatan sate ambal dibawah ini. Bahan : 500 gr daging ayam yang masih segar 3 sendok makan minyak goreng kecap manis secukupnya tusuk sate secukupnya Bumbu yang dihaluskan : 1 cm jahe 3 b...
Begitu juga dengan kesenian Balo-balo,yaitu Kesenian music tradisional khas Tegal yang biasanya mengiringi acara Mantu Poci. Balo-Balo berasal dari kata ’bolo-bolo’ yang berarti kawan-kawan. Balo-Balo mantu poci adalah sebuah pertunjukan seni rakyat Kota Tegal, yang memadukan antara unsur bunyi/musik seni rakyat balo-balo dan unsur cerita mantu poci. Kesenian yang pada awal kelahirannya sewaktu penjajahan Belanda sebagai sarana syiar atau dakwah menyebarkan agama Islam, namun kemudian pada perkembangnya menjadi berbeda tujuannya dan kesenian ini dijadikan masyarakat, khususnya Tegal, untuk mengelabuhi para penjajah.Saat para pejuang tengah berkumpul untuk menyusun strategi melawan penjajah, warga lainnya sibuk berkerumun sambil menabuh rebana dan asyik berdendang, sehingga para penjajah tidak curiga dan menganggap warga sedang bersenang-senang menggelar hiburan. Balo-Balo bertujuan menjalin komunikasi antarwarga yang lebih baik. Dari syair dan...
Mantu Poci adalah salah satu kebudayaan di wilayah Tegal, dengan acara inti melangsungkan 'pesta perkawinan' antara sepasang poci tanah berukuran raksasa. Mantu poci pada umumnya diselenggarakan oleh pasangan suami istri yang telah lama berumah tangga namun belum juga dikarunai keturunan. Seperti layaknya pesta perkawinan, mantu poci juga dihadiri oleh ratusan bahkan ribuan undangan. Lengkap dengan dekorasi, sajian makanan, dan beraneka pementasan untuk menghibur para undangan yang hadir. Tak lupa pula, di pintu masuk ruang resepsi disediakan kotak sumbangan berbentuk rumah. Selain sebagai harapan agar pasangan suami istri segera mendapatkan keturunan, mantu poci juga bertujuan agar penyelenggara merasa seperti menjadi layaknya orang tua yang telah berhasil membesarkan putra putri mereka, kemudian dilepas dengan pesta besar dengan mengundang sanak saudara, dan relasi. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Tegal
Srabi notosuman Oleh oleh makanan khas Solo Jawa Tengah ini sebenarnya semacam pancake berbahan adonan dari tepung beras, santan, gula, garam, dan daun pandan yang dimasak dalam satu cetakan wajan kecil kemudian ditutup dengan tutup dari tanah liat supaya mengembang. Kamu bisa membeli srabi notosuman di Jalan Moh. Yamin, Notosuman. RM/Toko yang Menyediakan : Serabi Notosuman BSD Toko Kue Alamat: Pasar Modern BSD Blok R No. 72, Jl. Letnan Sutopo, Rw. Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15411 Telepon: (021) 53158472