fc points playstation 4 Besuche die Website Buyfc26coins.com. Fairer Deal..UD9i
526 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
candi bumiayu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Candi Bumi Ayu merupakan salah satu situs peninggalan agama Hindu yang terdapat di pesisir sungai lematang, di hilir desa siku sebagai desa paling hilir dari kecamatan rambang dangku masih kawasan Kabupaten Muara Enim Propinsi Sumatera Selatan. dengan kata lain suksesnya candi bumi ayu sebagai tujuan wisata akan berpengaruh pada perkembangan rambang dangku.   Candi-candi di Bumi ayu merupakan death monument, artinya monumen yang telah ditinggalkan masyarakat pendukungnya. Candi tersebut ditinggalkan mungkin seiring dengan terdesaknya kekuatan politik Hindu oleh Islam pada sekitar abad ke-16. Kemudian candi-candi itu rusak dan terkubur tanah hingga ditemukan kembali oleh E.P. Tombrink tahun 1864. Tinggalan monumental itu beserta sistem budayanya benar-benar hilang pula dari ingatan kolektif pewarisnya. Hal itu tampak bahwa penduduk Bumi ayu tidak mengenal fungsinya semula. Cerita penduduk yang dicatat oleh A.J. Knaap tahun 1902 menyatakan bahwa apa yang sekarang disebut...

avatar
Rangga Sinatra
Gambar Entri
Benteng kuto besak
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Kuto Besak adalah bangunan keraton yang pada abad XVIII menjadi pusat Kesultanan Palembang. Gagasan mendirikan Benteng Kuto Besak diprakarsai oleh Sultan Mahmud Badaruddin I yang memerintah pada tahun 1724-1758 dan pelaksanaan pembangunannya diselesaikan oleh penerusnya yaitu Sultan Mahmud Bahauddin yang memerintah pada tahun 1776-1803. Sultan Mahmud Bahauddin ini adalah seorang tokoh kesultanan Palembang Darussalam yang realistis dan praktis dalam perdagangan internasional, serta seorang agamawan yang menjadikan Palembang sebagai pusat sastra agama di Nusantara. Menandai perannya sebagai sultan, ia pindah dari Keraton Kuto Lamo ke Kuto Besak. Belanda menyebut Kuto Besak sebagai nieuwe keraton alias keraton baru.   Benteng ini mulai dibangun pada tahun 1780 dengan arsitek yang tidak diketahui dengan pasti dan pelaksanaan pengawasan pekerjaan dipercayakan pada seorang Tionghoa. Semen perekat bata menggunakan batu kapur yang ada di daerah pedalaman Sungai Ogan ditambah de...

avatar
Rangga Sinatra
Gambar Entri
Engkak Ketan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Engkak Ketan Engkak Ketan adalah salah satu jenis kue basah khas nusantara yang cukup digemari di daerah Sumatera Selatan dan Lampung karena rasanya yang enak. Kue ini banyak ditemui pada saat acara adat, hidangan syukuran, dan juga  hidangan saat lebaran. Engkak ketan dibuat dengan cara dipanggang berlapis – lapis dengan menggunakan loyang. Telur dan mentega merupakan bahan dasar dalam pembuatan kue ini. Sekilas engkak ketan terlihat seperti lapis legit dengan tekstur kenyal. Berikut adalah cara pembuatan resep engkak ketan : Bahan : 1. 15 butir telur ayam (untuk ukuran Loyang 22 x 22cm) 2. Satu kg gula pasir 3. Susu kental manis 1 kaleng 4. Tujuh sendok makan terigu 5. Tiga sendok makan mentega cair 6. 0,5 kg tepung ketan rose brand 7. Lima gelas santan kental Cara pembuatan: 1. Campurkan tepung ketan, santan dan terigu aduk biasa sampai semua bahan menyatu. 2. Kocok telur dan gula hingga mengembang dan berubah warna putih....

avatar
Fajar_kurniasih
Gambar Entri
Sambal jok-jok
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Sambal jok-jok adalah sambal yang biasa di hidangkan bersama samsam(ikan yang sudah di fermentasi). Cara membuatnya : bahan-bahan -Garam 3 sendok -Cabe rawit 1/4 kg -Terasi 1/4 kg  semua bahan di giling sampai halus sampai berwarna hitam seperti warna terasi. Setelah jadi simpan di toples, sambal ini biasa di jadikan sebagai stock sambal seperti sambal kacang, apabila hendak di konsumsi di ambil 1 sendok dan tambahkan air hangat secukupnya dan perasan jeruk nipis, atau perasan kedondong hutan.     Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Aneka Sambal Jl. Dr. M. Hatta, Kemala Raja, Batu Raja Tim., Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan 32125 0815-3993-4000  

avatar
Nanang_tris
Gambar Entri
Permainan Cak Ingking Gerpak
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Selatan

Permainan Cak Ingking Gerpak adalah permainan yang dilakukan dengan cara melompat satu kaki, dilanjutkan dengan melompat dua kaki secara bergantian pada petak-petak yang telah ditentukan. Sebenarnya jenis permainan ini ada hampir di seluruh nusantara, akan tetapi dengan nama yang berbeda-beda. Permainan bisa dilakukan kapan saja di setiap waktu luang, khususnya siang hari. Pemain biasanya berusia 6-13 tahun dengan jumlah yang tidak terbatas. Saran bermain berupa tempat terbuka yang sudah digambar petak-petak dan pecahan tembikar atau potongan papan kecil. Gambar petak-petak tersebut terdiri dari 7 petak dan seperti badan manusia. Permainan ini terdiri dari 5 tahap: 1.  Pemain pertama menaruh atau melempar  uncak  (pecahan tembikar) pada petak satu. Kemudian melompat menggunakan satu kaki pada petak dua dan tiga. 2.  Uncak  ditaruh di punggung telapak tangan dan masuk setiap petak dengan menggunakan satu kaki. Pada petak ketujuh pemain berhe...

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Kain songket
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Selatan

Songket adalah jenis kain tenunan tradisional Melayu dan Minangkabau di Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Songket digolongkan dalam keluarga tenunan brokat. Songket ditenun dengan tangan dengan benang emas dan perak dan pada umumnya dikenakan pada acara-acara resmi. Benang logam metalik yang tertenun berlatar kain menimbulkan efek kemilau cemerlang Penenunan songket secara sejarah dikaitkan dengan kawasan permukiman dan budaya Melayu, dan menurut sementara orang teknik ini diperkenalkan oleh pedagang India atau Arab.[2] Menurut hikayat rakyat Palembang, asal mula kain songket adalah dari perdagangan zaman dahulu di antara Tiongkok dan India. Orang Tionghoa menyediakan benang sutera sedangkan orang India menyumbang benang emas dan perak; maka, jadilah songket.[4] Kain songket ditenun pada alat tenun bingkai Melayu. Pola-pola rumit diciptakan dengan memperkenalkan benang-benang emas atau perak ekstra dengan penggunaan sehelai jarum leper. Tidak diketahui secara pasti dari manakah songket...

avatar
Vhiendysav
Gambar Entri
Prasasti Kedukan bukit
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Selatan

Gambar prasasti. Teori Proto-Melayu yang didukung oleh Robert von Heine-Geldern, Johan Hendrik Caspar Kern, JR. Foster, James Richardson Logan, Slamet Muljana dan Asmah Haji Omar [1] Prasasti Kedukan Bukit ditemukan oleh M. Batenburg pada tanggal 29 November 1920 di Kampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan, di tepi Sungai Tatang yang mengalir ke Sungai Musi. Prasasti ini berbentuk batu kecil berukuran 45 Ã-- 80 cm, ditulis dalam aksara Pallawa, menggunakan bahasa Melayu Kuna. Prasasti ini sekarang disimpan di Museum Nasional Indonesia dengan nomor D.146. Alih aksara svasti Å›rÄ« Å›akavaŕşātÄ«ta 605 (604 ?) ekādaśī Å›u klapakÅŸa vulan vaiśākha dapunta hiya<m> nāyik di sāmvau mangalap siddhayātra di saptamÄ« Å›uklapak&...

avatar
Vhiendysav
Gambar Entri
Benteng Balangnipa Sinjai
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Benteng Balangnipa Sinjai  terletak di jalan Sungai Tangka No.1, Kampung Tokinjong, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Benteng Balangnipa sebagaimana bentuk mulanya, segi empat, pada tahun 1864, setelah dikuasai oleh Belanda, Benteng Balangnipa berubah konstruksinya menjadi bangunan yang dindingnya terbuat dari bahan bata merah, pasir, kapur, semen, lantai kayu, atap dari genteng, dan selesai dibangun pada tahun 1868. Dari sejak berdirinya benteng ini hingga sekarang Benteng Balangnipa berbentuk persegi empat, dengan gerbang menghadap ke utara berhadapan dengan Sungai Tangka. Masing-masing dinding berukuran : utara 49,45 meter, barat 49,10 meter, selatan 30,47 meter, dan timur 49,27 meter, dengan tinggi sekitar 4 meter. Sementara setiap bastion lebih tinggi daripada dinding benteng. Tebal dinding benteng 0,50 meter. Setiap dinding memiliki 8 buah lubang bidik, kecuali dinding sebelah selatan tidak terdapat lubang bidik....

avatar
Sriutanti
Gambar Entri
Pempek (standar)
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Bahan Pempek: tepung tapioka 1/2 kg, daging ikan tenggiri yg sdh digiling halus 1/4kg, air es 1/2 gelas, bawang putih giling 1/2 ons, garam secukupnya, minyak goreng 2 sendok, telur 1 butir, penyedap/royco kalau suka secukupnya. Caranya, aduk perlahan ikan, garam,telur,bawang putih,minyak goreng dan air es,sampe bener2 bersatu, tambahkan sedikit2 tepung tapioka sambil terus diaduk perlahan dan adonan bisa dipulung, bentuk adonan sesuai selera (lenjer atau diisi telur), rebus dalam air mendidih yg sudah dituangi sedikit minyak sampai matang, angkat dan tiriskan, setelah dingin baru bisa digoreng. Bahan kuahnya/ saus : gula merah 1/4 kg, air 2 gelas, asam 1 sendok makan, cabe rawit, garam, bawang putih 1 ons giling halus. Caranya: rebus gula dan asam, saring lalu rebus kembali, masukan cabe rawit giling dan bawang putih serta garam, kecilkan api terus diaduk sampai mendidih, tutup biarkan dingin.

avatar
Lightart06