Benarkah “NAGA” itu pernah ada di dunia ini ? Pertanyaan ini memang sulit untuk dijawab. Banyak yang mengatakan bahwa keberadaan naga itu hanya merupakan hasil imajinasi manusia. Adapula yang mengatakan, naga itu hanya ada dalam legenda, tidak pernah ada dalam kenyataan. Namun, tak jarang pula yang memercayai bahwa naga itu pernah ada di dunia ini. Banyak kisah-kisah legenda, gambar dan simbol di tiga benua : ASIA, AMERIKA dan EROPA yang mengisahkan bahwa NAGA pernah ada. Bahkan, selama ribuan tahun, masyarakat CINA menganggap, mereka adalah keturunan NAGA. Konon, anggapan ini berasal dari dongeng dan totem (binatang yang disucikan dan disembah) zaman dahulu kala. Dalam legenda itu, dikisahkan bahwa sebelum Huang Di berhasil menyatukan bagian tengah Cina, yang mempunyai totem beruang. Setelah mengalahkan Chiyou dan menyatukan Cina, Huang Di mengganti totem lama menjadi totem baru yaitu TOTEM NAGA. ...
Ketobong atau yang sering juga disebut dengan kendang (gendang) adalah salah satu alat musik tradisional yang terdapat di Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, Indonesia. Saat ini, alat musik tersebut sudah jarang ditemukan, karena bahan baku pembuatannya semakin langka. Bahan dari alat musik tradisional ini adalah kulit kayu khusus, yang hanya bisa diperoleh di daerah Sorek, Kabupaten Pelalawan. Kulit kayu tersebut semakin sulit diperoleh akibat penebangan hutan secara besar-besaran di daerah itu. Alat musik ini merupakan warisan budaya Melayu Riau yang sangat berharga dan perlu dipelihara dan dikembangkan, karena ia memiliki fungsi dan nilai yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Konon pada zaman dahulu, ketobong tidak hanya berfungsi sebagai alat hiburan, melainkan juga berfungsi untuk menyembuhkan orang sakit. Para bomo sering menggunakan ketobong sebagai alat untuk mengobati orang sakit. Pada saat itu, ketobong yang mereka gunakan bukanlah ketobong sembarangan...
Gambus merupakan alat musik tradisional asli yang berasal dari daerah riau. Kesenian gambus ini pada mulanya banyak berkembang di Pulau Bengkalis, Pulau Penyengat dan Siak Sri Indrapura . Pada gambus terdapat sedikitnya 3 senar sampai dengan 12 senar sedangkan panjang dari alat ini mencapai 1 meter dan memiliki tebal sekitar 10 cm. Fungsi dari alat ini adalah digunakan pada saat pertunjukkan tari zapin dibarengi dengan permainan rebana, marwas dan gendang. Cara memainkan gambus, yakni dengan meletakkan gambus diatas kaki yang sedang bersila. Gambus dimainkan oleh laki-laki dewasa, dan orang tua pada malam hari. "Gambus sudah berakar di Siak karena keberadaan Kerajaan Siak saat menerima masuknya Islam. Sampai sekarang gambus selalu digunakan untuk upacara, event kebudayaa, dan acara nikahan"-ujan salah satu warga siak sri indrapura. "Generasi muda sangat suka dengan alat musik gambus. Jelang puasa pun selalu ramai dimainkan pelajar dan mahasiswa." tambahnya. Ada beberapa bah...
Perayaan Imlek merupakan salah satu dari banyak budaya Tionghoa yang dirayakan oleh banyak orang Tionghoa di Indonesia setiap tahunnya. Namun, perayaan Imlek di Selatpanjang, ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Indonesia, memiliki tradisi unik yang tidak dimiliki dan tidak pernah dilakukan di daerah-daerah lain di Indonesia. Perayaan imlek di Selatpanjang dimeriahkan dengan perang air atau Cian cui (dalam bahasa Hokkian). Tradisi ini selalu dilakukan setiap tahunnya saat memperingati hari raya Imlek yang diperingati selama 7 hari berturut-turut. Kebiasaan ini dilaksanakan di sepanjang jalanan di Selatpanjang. Dengan menggunakan selang, Bentor (Becak Motor), orang banyak berkumpul dan saling menyiram satu sama lain dengan penuh antusias dan tawa. Tradisi ini juga tidak hanya dilakukan oleh orang-orang beretnis Tionghoa melainkan warga-warga dari etnis lain pun juga ikut meramaikan kebiasaan ini. Setiap tahunnya, semakin banyak&...
"Liang Teh" Liang Teh merupakan minuman ramuan tradisional khasiat yang berasal dari China yang kemudian memasuki ke Kota Batam. Minuman tersebut telah menjadi budaya masyarakat Kota Batam untuk meredahkan gejala panas. Liang teh merupakan minuman ramuan khas yang terbuat dari bahan alami sehingga mempunyai manfaat serta khasiat bagi kesehatan tubuh. Komposisi Liang Teh dapat berupa cincau hitam, Microcos Paniculata, krisantenum, akar manis, Lonicera Japonica, dan  Prunella Vulgaris L. Manfaat dari Liang Teh yaitu menyembuhkan gejala panas, memperbaiki sistem pencernaan, membantu proses pengeluaran racun dari dalam tubuh (detoksifikasi), meredakan panas dalam, dan menyembuhkan radang tenggorokan. Namun dengan mengkomsumsi Liang Teh dalam jumlah yang berlebihan dapat menimbulkan panas dalam. Sehingga dianjurkan untuk meminum air putih dengan banyak setelah meminumkan Liang Teh tersebut. oskmitb2018
Tari Zapin Tari Zapin adalah sebuah tari tradisional khas Riau yang berasal dari akulturasi budaya Melayu dan budaya Arab. Tarian inu bukan hanya dikenal di Riau, tetapi juga dikenal di berbagai daerah rumpun Melayu. seperti Sumatera, Kalimantan, Malaysia, SIngapore, bahkan Brunei Darussalam. Di Pekanbaru, tarian ini diperkenalkan oleh seorang pemuda pada tahun 1930-an tetapi tarian ini baru populer sekitar tahun 1940-1950. Pada awalnya, Tari Zapin ini hanya dibawakan oleh penari laki-laki dengan tujuan untuk meningkatkan derajat sosial mereka dan agar mereka dapat dijodohkan para orang tua dengan anak perempuannya. Namun seiringnya dengan perkembangan zaman, tarian ini mulai dibawakan oleh penari perempuan, bahkan sekarang tidak sedikit yang menampilkan tarian ini berpasang-pasangan antara laki-laki dan perempuan. Pada era tahun 2000an, popularitas Tari Zapin ini pernah tersebar luaskan keseluruh daerah dan menjadi tarian umum bagi masyarakat luas. Tarian Zapin sendir...
Memiliki lebih dari 17.000 pulau, Indonesia merupakan salah satu, atau mungkin negara dengan diversitas budaya dan etnis paling beragam. Tiap daerah, dari Sabang hingga Merauke, seperti memiliki keunikan dan kearifan masing-masing. Mulai dari elemen seni, bahasa, folklore, dan juga kuliner. Membahas tentang kuliner Indonesia seperti tidak ada habisnya. Indonesia memiliki keberagaman kuliner yang mencerminkan warna kehidupan di daerahnya masing-masing, yang tentu saja menjadikannya suatu daya tarik tersendiri. Berbicara tentang makanan Indonesia, tidak dapat dipungkiri bahwa makanan 'Rendang' pasti selalu muncul sebagai topik perbincangan. Siapa yang tidak tahu rendang? Makanan olahan daging khas Sumatra Barat ini telah terkenal hingga mancanegara. Rendang pun pernah dinobatkan oleh media luar CNN sebagai World's Number 1 Best Food . Tapi tahukah kamu, bahwa ada beberapa versi Rendang dari daerah lain yang tak kalah ciamik nam...
Corak Motif Kaluk Pakis (kaluk paku) untuk Ukir Tekat Tenun Songket merupakan gambaran pohon/tetumbuhan pakis/paku yang berkeluk-keluk atau meliuk-liuk, tak hanya diperuntukkan bagi kerajinan tekat maupun tenunan dan sejenisnya. Motif Kaluk Pakis/Paku  lazim pula dipakai untuk ukiran bangunan dan ukiran benda-benda lainnya. Semua corak motif melayu disepadukan dengan cermat sehingga kelihatan serasi dan saling mengisi ruang. Motif ini sering di pakai pada aksesoris pelengkap pakaian adat melayu riau,biasanya terdapat pada songket.Motif ini seperti disebutkan tadi bisa di jumpai pada rumah adat melayu (selaso jatuh kembar).Belakangan ini motif ini tetap banyak di temui pada songket dll.Hanya saja nama motif yg terdapat tidak banyak yang mengetahuinya.Motif ini juga berpotensi besar untuk di alkulturasikan ke budaya lain (sumber: www.tamadunmelayu.info)
Di adat melayu terdapat motif-motif unik yang sering dipakai masyarakat melayu dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuk motif dari banyaknya motif di budaya melayu itu ialah motif "Lebah Bergantung". Jika kalian pernah jalan-jalan ke Riau, pasti pernah melihat motif "Lebah Bergantung" ini baik dari hiasan atap bangunan sampai hiasan dekoratif di kain songket yang juga merupakan salah satu aspek kebudayaan melayu Riau. Contohnya seperti ini. Motif ini bukan hanya sekedar motif yang sembarangan dibuat begitu saja melainkan motif ini memiliki artinya sendiri. Motif Lebah Bergantung ini mencerminkan tentang rumah lebah madu yang biasanya menggantung di dahan pohon. Hal ini mengingat bumi Melayu Riau dahulunya sangat kaya akan pepohonan besar yang kebanyakan dari mereka dijadikan tempat menggantungkan r...