tahun baru islam
425 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gasing
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Aceh

Permainan gasing sudah merupakan kebudayaan masyarakat Aceh sejak kurang lebih 150 tahun yang lalu. Siapa yang pertama kali membawa permainan ke Aceh (catatan di Simelue) tidak ada referensi yang jelas. Biasanya Gasing terbuat dari tiga jenis kayu yang sering digunakan, sesuai dengan jenis permainan gasing itu sendiri, yaitu : Pohon Waru (awak balu), Pohon jambu Kelutuk (piawe), pohon jeruk nipis (alimao). Bahan tambahan lainnya adalah besi yang dit]runcingkan untuk bagian bawahnya. Cara memainkan Gasing Pada gasing putar, arena permainan berbentuk lingkaran. Lingkaran ini dibentuk oleh para penonton. Sedangkan para pemain berada pada lingkaran tersebut. Di tengah-tengah di buat lingkaran kurang lebih berdiameter 30 cm. Kemudian di tengah lingkaran kecil di buat satu titik biasanya titik itu ditandai oleh sobekan kecil daun kering. Apabila dari satu permainan seorang peserta melemparkan gasingnya persis pada sobekan kecil daun kering di tengah lingkaran kecil tersebut dengan mengel...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Nisan Sultan Malikus Shaleh
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Aceh

Nisan Malikus Shaleh yang merupakan Raja melayu pertama yang masuk Islam. Beliau memerintah Kerajaan Samudra Pasai dan wafat tahun 690 H/ 1297M.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Lempeng Emas Keranda Sultan Iskandar Tsani
Ornamen Ornamen
Aceh

Di temukan tahun tahun 1977 oleh Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional di kandang Gunongan. Lempengan Emas ini berbentuk dasar segitiga dengan tepian yang melengkung/lekuk. Bentuk ini menyerupai bebungaan dan ragam hias lain khas Aceh. Lempeng Emas ini merupakan hiasan keranda Sultan Iskandar Tsani yang ditemukan pada ekskapasi arkeologi di Kandang Gunongan Banda Aceh.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
surat Sultan Iskandar Muda kepada Raja Inggris
Ornamen Ornamen
Aceh

Surat dihiasi motif tetumbuhan khas yang juga banyak dijumpai di masyarakat Aceh. Misalnya ukiran kayu di mesjid dan rumah. Pengaruh Islam juga nampak melalui penyusunan bingkai menyerupai kubah yang menghiasi surat. Surat beraksara Jawi yang dominan warna keemasan ini ditujukan pada Raja Inggris James I pada 1615. Menggunakan bahasa Melayu,  surat ini menyampaikan penolakan Sultan Aceh atas permohonan Inggris yang memintanya berdagang di Tiku dan Pariaman. Dan Sultan meminta Inggris melakukan aktivitas perdagangan dilakukan di Kesultanan Aceh. Sebagian besar surat tersebut berisi paparan tentang keluasan wilayah dan kejayaan kesultanan Aceh dibawah Sultan Iskandar Muda.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Rampai Geurimpheng
Alat Musik Alat Musik
Aceh

Alat musik ini terbuat dari kayu. Rampai Geurimpheng ditampilkan oleh sepuluh hingga dua puluh pemain dalam posisi duduk bersila membentuk saf. Lantunan syair-syair bernuansa Islam dalam kesenian geurimpheng berpadu dengan iringan musik rapai. Tradisi menyanyikan pujian berfungsi untuk membimbing serta menanamkan rasa keagamaan yang menjadi pandangan hidup masyarakat. Melalui pertunjukan ini, pesa-pesan religius dapat disampaikan secara indah.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Rapai Pase
Alat Musik Alat Musik
Aceh

Alat musik ini terbuat dari kayu dan kulit binatang. Rapai Pase termasuk alat musik pukul. Permainan alat musik ini digelar pada malam hari dan dimainkan oleh sekita enam puluh orang. Irama yang selaras sangat indah mengiringi syair bernafaskan agama Islam dan nasehat hidup yang ditampilkan dalam kesenian Rapai Pase.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Tari Likok Pulo
Tarian Tarian
Aceh

Tari Likok Pulo adalah sebuah tarian tradisional yang berasal dari Aceh."Likok" berarti gerak tari, sementara "Pulo" berarti pulau. Pulo di sini merujuk pada sebuah pulau kecil di ujung utara Pulau Sumatera yang juga disebut Pulau Breuh, atau Pulau Beras. Tarian ini lahir sekitar tahun 1849. diciptakan oleh seorang ulama tua berasal dari Arab yang hanyut di laut dan terdampar di Pulo Aceh. Tari ini diadakan sesudah menanam padi atau sesudah panen padi, biasanya pertunjukan dilangsungkan pada malam hari bahkan jika tarian dipertandingkan dapat berjalan semalam suntuk sampai pagi. Tarian dimainkan dengan posisi duduk bersimpuh, berbanjar, atau bahu membahu. Seorang pemain utama yang disebut cèh berada di tengah-tengah pemain. Dua orang penabuh rapa'i berada di belakang atau sisi kiri dan kanan pemain. Sedangkan gerak tari hanya memfungsikan anggota tubuh bagian atas, badan, tangan, dan kepala. Gerakan tari pada prinsipnya ialah gerakan oleh tubuh, keterampilan, ke...

avatar
Nusaibah_mufidah
Gambar Entri
Berbuka puasa dengan Kanji Rumbi di Aceh
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Bulan ramadhan yang penuh dengan berkah baru saja berlalu dengan menyimpan kesan yang sangat berarti di hati. Bulan ramadhan memang penuh dengan kebaikan yang diiringi dengan ibadah puasa serta ibadah lainnya. Kuliner di bulan ramadhan menjadi salah satu yang paling ditunggu sebagai menu untuk berbuka puasa. Ada satu penganan unik yakni Kanji Rumbi yang berasal dari Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar. Penganan ini hanya disajikan khusus pada saat bulan ramadhan dan dijadikan sebagai santapan buka puasa yang lezat. Nama lain dari Kanji Rumbi adalah Ie Bu Pedah dan nama tersebut berasal dari bahasa Aceh. Bahan utama dari bubur ini adalah beras yang kemudian dicampur dengan rempah-rempah khas Aceh dan sayuran. Bahan-bahan tersebut kemudian dimasak menggunakan kuali yang besar. Pembuatan Kanji Rumbi ini sendiri biasanya dilakukan di Masjid atau Mushala. Orang yang membuat Kanji Rumbi ditunjuk langsung oleh pengurus Masjid dan yang dipilih adalah orang khusus. Orang khusus tersebu...

avatar
Bayu_prasetyo
Gambar Entri
RAPAI
Alat Musik Alat Musik
Aceh

Alat musik tradisional Rapai merupakan alat musik yang dibunyikan dengan cara dipukul. Menurut Z.H Idris, alat musik Rapai ini berasal dari Bahdad (irak), dan dibawa ke Aceh oleh seorang penyiar agama Islam bernama Syeh Rapi. Dalam pertunjukannya, alat musik rapai ini dimainkan oleh 8 sampai 12 orang pemain yang disebut awak rapai. Alat musik Rapai ini berfungsi untuk mengatur tempo dan tingkahan-tingkahan irama bersama Serune kalee maupun buloh perindu. Berdasarkan besarnya rapai serta fungsinya, alat musik tradisional dari Aceh ini terdiri dari beberapa jenis yaitu :   Rapai Pasee (rapai gantung) Rapai Daboih Rapai Geurimpheng (rapai macam) Rapai Pulot Rapai Anak/tingkah Rapai kisah  Alat musik rapai ini biasanya dimainkan dalam berbagai kesempatan seperti misalnya pada saat pasar malam, upacara perkawinan, ulang tahun, mengiringi tarian, memperingati hari hari tertentu dan acara lainnya. Namun, selain dimainkan secara tunggal alat musik...

avatar
Meta Indriyani Kurniasari