Adat Nusantara
498 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Nyai Anteh Sang Penunggu Bulan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Nyi Anteh Pada jaman dahulu kala di Jawa Barat ada sebuah kerajaan bernama kerajaan Pakuan. Pakuan adalah kerajaan yang sangat subur dan memiliki panorama alam yang sangat indah. Rakyatnya pun hidup damai di bawah pimpinan raja yang bijaksana . Di dalam istana ada dua gadis remaja yang sama-sama jelita dan selalu kelihatan sangat rukun. Yang satu bernama Endahwarni dan yang satu lagi bernama Anteh. Raja dan Ratu sangat menyayangi keduanya, meski sebenarnya kedua gadis itu memiliki status sosial yang berbeda. Putri Endahwarni adalah calon pewaris kerajaan Pakuan, sedangkan Nyai Anteh adalah hanya anak seorang dayang kesayangan sang ratu. Karena Nyai Dadap, ibu Nyai Anteh sudah meninggal saat melahirkan Anteh, maka sejak saat itu Nyai Anteh dibesarkan bersama putri Endahwarni yang kebetulan juga baru lahir. Kini setelah Nyai Anteh menginjak remaja, dia pun diangkat menjadi dayang pribadi putri Endahwarni.   “Kau jangan memanggilku Gusti putri kalau sedan...

avatar
Icuk Fivatin
Gambar Entri
KERATON KESEPUHAN CIREBON
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

     Keraton kasepuhan Cirebon merupakan model rumah adat Jawa Barat. Dulunya, model rumah ini adalah kerjaan namun lama kelamaan koncep rumah diadopsi oleh orang-orang untuk membangun rumah pribadi.

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
PAKAIAN ADAT JAWA BARAT
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pria             : Untuk pria menggunakan baju dengan celana kain berwarna hitam. Pelengkapnya adalah ikat pinggang dan ikat kepala dengan motif yang sama dengan kain baju serta menggunakan sandal selop biasa. Wanita        : Sedangkan untuk wanita, umumnya menggunakan beragam perhiasan seperti gelas emas atau perak asli. Untuk pakaiannya menggunakan baju kebaya yang dipadan dengan kain batik.

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
batik garut
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Bentuk motif batik Garut merupakan cerminan dari kehidupan  sosial budaya ,  falsafah hidup , dan  adat-istiadat orang Sunda . Motif batik garutan umumnya menghadirkan ragam hias datar, bentuk-bentuk geometrik.  Motif garutan  antara lain Rereng Peuteuy, Rereng Kembang Corong, Rereng Merak Ngibing, Rereng Pacul, Limar. Warna cerah dan penuh pada sisi lainnya, menjadi  ciri khas batik Garutan. Didominasi warna dasar krem atau gading (gadingan), biru, dan soga agak merah.  

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Pakaian Adat Jawa Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pria             : Untuk pria menggunakan baju dengan celana kain berwarna hitam. Pelengkapnya adalah ikat pinggang dan ikat kepala dengan motif yang sama dengan kain baju serta menggunakan sandal selop biasa. Wanita        : Sedangkan untuk wanita, umumnya menggunakan beragam perhiasan seperti gelas emas atau perak asli. Untuk pakaiannya menggunakan baju kebaya yang dipadan dengan kain batik.  

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Seren Taun
Ritual Ritual
Jawa Barat

Seren Taun adalah upacara adat panen padi masyarakat Sunda yang dilakukan tiap tahun. Upacara ini berlangsung khidmat dan semarak di berbagai desa adat Sunda. Upacara adat sebagai syukuran masyarakat agraris ini diramaikan ribuan masyarakat sekitarnya, bahkan dari beberapa daerah di Jawa Barat dan mancanegara. Istilah Seren Taun berasal dari kata dalam bahasa Sunda, seren yang artinya serah, seserahan, atau menyerahkan, dan taun yang berarti tahun. Jadi Seren Tahun bermakna serah terima tahun yang lalu ke tahun yang akan datang sebagai penggantinya. Dalam konteks kehidupan tradisi masyarakat peladang Sunda, seren taun merupakan wahana untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala hasil pertanian yang dilaksanakan pada tahun ini, seraya berharap hasil pertanian mereka akan meningkat pada tahun yang akan datang. Lebih spesifik lagi, upacara seren taun merupakan acara penyerahan hasil bumi berupa padi yang dihasilkan dalam kurun waktu satu tahun untuk disimpan ke d...

avatar
Diko oktara
Gambar Entri
Rumah Kasepuhan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Rumah adat Jawa Barat yang saat ini sangat sulit dijumpai dimasyarakat, kalaupun ada tentu letaknya didesa-desa. Material yang digunakan untuk membangun rumah adat ini masih alami seperti kayu, bambu, batu, ijuk dan juga dedaunan. Rumah Adat Jawa Barat Rumah adat yang terdapat di Provinsi Jawa Barat sangatlah beragam. Hal tersebut terlihat dari atapnya yang beragam dimana dalam bahasa sunda disebut 'suhunan' atau 'hateup'. Hal tersebut disebabkan karena setiap bentuk atap memiliki arti yang berbeda-beda. Tapi pada intinya, semua penanaman ini dibuat untuk menghormati alam dan sekitarnya. Uniknya rumah adat sunda ini sangat tradisional dengan memanfaatkan hasil dari alam sekitar. Seperti atap yang menggunakan daun kelapa, ijuk, atau daun rumia. Untuk menguatkan antar tiang digunakan paseuk yang terbuat dari bambu.   Jenis-jenis rumah adat di Jawa barat antara lain: Jolopong: Bentuk atapnya memanjang seperti pelana. Orang za...

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
Tari Buyung
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Buyung adalah tarian tradisional masyarakat Cigugur Kuningan Jawa Barat. Tarian ini merupakan tarian adat yang bernilai simbolik tentang rasa syukur manusia atas rahmat Tuhan berupa alam semesta yang indah dan bermanfaat bagi hidup manusia, salah satunya adalah air. Biasanya tarian ini biasa dilakukan oleh masyarakat Cigugur, Kuningan, Cirebon saat Upacara Seren Taun yang diadakan pada bulan Rayagung pada penanggalan Jawa. Setiap gerakan dalam tari Buyung memiliki makna yang tersirat. Menginjak kendi sambil membawa buyung di kepala (nyuhun) erat relevansinya dengan ungkapan “di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung”. Buyung adalah sejenis alat yang terbuat dari logam maupun tanah liat yang digunakan oleh sebagian wanita desa pada zaman dulu untuk mengambil air di sungai, danau, mata air, atau di kolam. Membawa buyung di atas kepala sangat memerlukan keseimbangan. Hal ini berarti bahwa dalam kehidupan ini perlu adanya keseimbangan antara perasaa...

avatar
Diko oktara
Gambar Entri
Intip Cirebon
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Warga menyebutnya "intip", mengingat bahan utama pembuatannya berasal dari kerak nasi liwet. Asal kata intip diambil dari bahasa Jawa Cirebon yang berarti kerak. Kuliner ini terbuat dari kerak nasi yaitu kerak yang dihasilkan ketika kita menanak nasi dengan cara konvensional.   Intip yang biasa dijual dalam 2 ukuran, yakni yang besar dengan berat kira-kira ¼ kg atau 3 ons dan yang kecil dengan berat kira-kira 1 hingga 1 ½ ons, terdiri dari 2 macam yakni yang manis dan yang asin. Bahan-bahan utama : Intip/kerak nasi liwet Bahan-bahan bumbu : Kelapa    2 gelondong Bawang putih    1 kg Bawang merah    ¼ kg Ketumbar    1 ons Garam    ¼ kg Gula pasir    4 kg Cara pembuatan : Dua gelondong kelapa tadi dibuat santan dengan air 4 liter Bawang putih, bawang merah dan ketumbar dihaluskan Campurkan ke dalam air santan berturut-turut...

avatar
Mustain