“BAJU BODO” Baju bodo merupakan pakaian adat makassar yang digunakan oleh kaum perempuan. Dalam bahasa makassar Kata “bodo” berarti “pendek”. Maka dari itu baju bodo merupakan baju pendek dalam artian baju dengan lengan yang pendek. Baju ini berbentuk segi empat, bagian bawah terbuka, bagian atas berlubang seukuran kepala tanpa kerah. Bagian depan tidak memiliki kancing atau perekat lainnya, pada ujung atas sebelah kiri dan kanan dibuat lubang selebar satu jengkal. Lubang tersebut berfungsi sebagai lubang keluar masuknya lengan. Baju bodo digunakan bersama sehelai sarung yang menutupi pinggang hingga kaki, sarung ini disebut lipa’ sa’be. Bahan dari baju bodo adalah kain muslin dimana kain ini merupakan lembaran kain hasil tenunan dari pilinan kapas yang dijalin dengan benang katun yang tipis sehingga saat digunakan akan tampak transparan. Seiring berkembangnya zaman, munculah yang namanya pelapis baju bodo. Yang di pakai sebe...
MUSEUM BALLA LOMPOA Dalam bahasa Makassar, ‘balla’ memiliki arti ‘rumah’ dan ‘lompoa’ berarti ‘besar’ sehingga dapat kita artikan bahwa ‘Balla Lompoa’ merupakan rumah besar atau rumah kebesaran. Museum Balla Lompoa ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi benda-benda dari Kerajaan Gowa. Nah, dapat kita ketahui pula bahwa Museum ini berada di wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sedikit menyinggung mengenai sejarah Kerajaan Gowa, dimana Kerajaan Gowa ini terbagi kedalam dua periode yaitu Kerajaan Gowa Purba dan Kerajaan Gowa Lontara’. Kerajaan Gowa Purba merupakan era kerajaan yang disebut sebagai ‘ The Dark History ’. Julukan tersebut tidaklah semerta-merta diberikan pada masa itu. Menurut cerita dari Bapak Andi Jufri Tenri Bali [1] atau yang lebih dikenal dengan Puang Pile, era ini masyarakatnya tidak terlalu banyak y...
Salokoa Mahkota kerajaan gowa (Salokoa) adalah warisan peninggalan kerajaan gowa pertama Tumanurunga pada abad XIII dipakai sampai raja Gowa XXXVI, mahkota ini memiliki berat 1768 gram, mahkota ini dipakai ketika raja (Somba) di nobatkan. pada saat ini, mahkota ini hanya dapat dilihat ketika acara pencucian benda pusaka di museum balla lompoa atau yang biasa disebut "Accera Kalompoang". Sumber informasi : Andi Jufri Tenri Bali Sumber tulisan & gambar : Vera Dasilva
Ponto Naga-Nagayya Ponto naga-nagayya adalah gelang yang berbentuk naga, ponto (gelang) dan naga-nagayya (naga). ponto ini terbuat dari emas murni dengan berat 985,5 gram berbentuk naga yang melingkar, adapun ponto naga-nagayya yang disebut dengan "mallimpuang" dan "tunipattoang". Mallimpuang adalah gelang berbentuk naga berkepala satu dan Tunipattoang adalah gelang naga berkepala dua, untuk gelang berkepala dua yang kekuatannya lebih tinggi diletakkan ditangan kanan. sedangkan untuk Tunipattoang yang kekuatannya lebih rendah dari mallimpuang diletakkan ditangan kiri. Sumber Informasi : Andi Jufri Tenri Bali, Museum Balla Lompoa Sumber Tulisan & Gambar : Vera Dasilva
PAYUNG LA'LANG SIPUE Payung yang terbuat dari lontara (daun lontar), payung ini dipakai pada saat pelantikan Raja-raja Gowa.
SULAMPE Sulampe adalah kain yang dipakai oleh penunggu jenazah raja, sebanyak 18 (9 orang setiap sisi jenazah), kain tersebut diletakkan dipundak.
Daun tobo ini adalah daun yang tidak dapat dikonsumsi namun dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti panas dalam dan mengurangi demam, caranya hanya di tempelkan ke jidat (di kompres) sumber : Rumah Hijau Dg Nassa| konservasi, edukasi, harmoni
Lempuyang Tumbuhan ini diguanakan untuk mengobati beberapa penyakit dan juga dapat dikonsumsi sebagai sayur umbix di gunakan untuk bedak dingin, selain itu Lempuyang ini juga dapat digunakan untuk : Meredakan Demam akibat kejang karena tumbuhan ini mengandung zat anti kejang didalamnya. Mampu Menambah Nafsu Makan , Lempuyang mempunyai kandungan yang hampir sama dengan temulawak dimana dengan mengkonsumsinya dapat meningkatkan nafsu makan. Mampu Mencegah Tumbuhnya Sel Kanker , Kandungan yang terdapat pada lempuyang ini mampu menginduksi sel kanker yang akan tumbuh pada didalam tubuh. Sel-sel kanker yang diinduksi akan terhambat pertumbuhannya bahkan tercegah sehingga anda akan terhindar dari ancaman penyakit kanker yang sangat berbahaya. sumber : Rumah Hijau Dg. Nassa| Konservasi, edukasi, harmoni
Sappang digunakan sebagai antiseptik atau pembersih luka sumber : Rumah Hijau Dg, Nassa| konservasi, edukasi, harmoni