Tempe Sichuan (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Terancam Banyuwangi Jatim (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Terancam Selederi Tauge Wonosobo (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Terung Isi Banyumas (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Timus Panggang Madura (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Tiwul Tawar Pacitan (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Tiwul Tepung Jagung (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Tomat Isi Jagung Muda (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Blitar - Bagaimana rasanya soto dicampur pecel? Menurut sebagian orang, memakan soto pecel tak ubahnya makan pecel namun ada kuahnya. Selain itu lebih nyaman di lidah, karena gurih santan kuah soto bisa melumerkan pedasnya sambal pecel. Menu soto pecel ini hanya bisa ditemukan ada di warung pecel Lambe Ndower di Kanigoro Kabupaten Blitar. Seperti halnya sajian soto lainnya, seporsi nasi pecel ditambah irisan daging ayam, daun seledri dan kubis serta kecambah mentah lalu disiram kuah kuning santan soto, maka jadilah soto pecel. Ternyata asal muasal menu ini adalah dari permintaan pembeli pecel yang minta disiram kuah soto. "Soto pecel sudah ada sejak buyut saya jualan di Lodoyo sana. Dulu memang jualan dua menu, soto sama pecel. Terus langganannya orang tua-tua. Kalau makan pecel minta kuahnya soto biar seger katanya," ujar pemilik warung Lambe Ndower, Sulistiani pada detikcom , Selasa (3/4/2018). Akhirnya, menu soto pecel tetap diteruskan...