Singkong menjadi makanan yang banyak ditemukan di pulau Madura. Selain karena orang Madura tidak menanam nasi, tanah di Madura sangat gersang sehingga hanya bisa ditamani oleh tanaman yang tidak membutuhkan tanah yang subur dan banyak air. Salah satu olahan dari singkong yaitu keripik singkong yang merupakan makanan ringan khas Madura. RM/Toko yang Menyediakan: Keripik Singkong Madura, Indonesia Meal Delivery Address: Pakis Gn. Gg. IV, Pakis, Kec. Sawahan, Kota SBY, Jawa Timur 60256 Phone: 0877-5144-3908 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-madura/
Klepon khas madura sudah terkenal di hampir seluruh Indonesia. Di Madura terdapat banyak varian masakan klepon yang bisa saja tidak ditemukan di daerah lain. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-madura/
Kuda lumping juga disebut jaran kepang atau jathilan adalah tarian tradisional Jawa menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda. Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu atau bahan lainnya yang di anyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda, dengan dihiasi rambut tiruan dari tali plastik atau sejenisnya yang di gelung atau di kepang. Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda, akan tetapi beberapa penampilan kuda lumping juga menyuguhkan atraksi kesurupan, kekebalan, dan kekuatan magis, seperti atraksi memakan beling dan kekebalan tubuh terhadap deraan pecut. Jaran Kepang merupakan bagian dari pagelaran tari reog. Meskipun tarian ini berasal dari Jawa, Indonesia, tarian ini juga diwariskan oleh kaum Jawa yang menetap di Sumatera Utara dan di beberapa daerah di luar Indonesia seperti di Malaysia, Suriname, Hong Kong, Jepang dan Amerika. (sumber : wikipedia)
Kupat yang dalam bahasa Indonesia berarti ketupat memang ada di berbagai daerah, terutama saat Lebaran Ketupat yang jatuh pada tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Tapi Kupat Ketek, hanya bisa ditemukan di Gresik. Secara fisik, ketupat ini bentuknya hampir sama dengan ketupat pada umumnya. Ada yang dibungkus menggunakan janur atau memakai daun lontar. Yang membedakan Kupat Ketek dengan ketupat lain adalah bahan dan cara memasaknya. Penganan ini bahan dasarnya adalah ketan. Sedangkan cara memasaknya, juga berbeda dengan ketupat pada umumnya. Ketupat umum dimasak dengan air untuk memasak, sementara Kupat Ketek dimasak menggunakan Air Ketek sampai sekitar 5 jam. Airnya inilah yang sulit didapat, tidak ada di semua daerah. Tentang rasa, Kupat Ketek jauh lebih gurih dibanding ketupat lain. Dan cara makannya pun berbeda. Kupat Kepet dimakan dengan kelapa yang sudah diparut. Bahan-bahan: ketan daun muda gebang air ketheg ...
Nasi goreng rese, terdengar seperti nama yang provokatif untuk sebuah makanan. Tapi bila ke Malang, Anda akan menyadari makanan ini sangat terkenal di kalangan masyarakat kota apel tersebut. “Rese” yang berarti sampah adalah menu andalan sebuah kedai sederhana yang menjual nasi goreng dengan rasa restoran kelas bintang lima. Perpaduan nasi yang dicampur dengan sayuran menghasilkan nasi goreng rese yang mengundang rasa penasaran. Jenis sayuran yang digunakan dalam menu ini adalah kol dan taoge. Selain itu, mie kuning dan tempe pun menjadi pelengkap sajian. Bersama nasi dan bumbu, bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam wajan besar yang mampu membuat 75 porsi dalam sekali masak. Tidak hanya menggunakan wajan berukuran besar, keunikan lain dari kedai ini adalah proses memasaknya. Proses memasak di kedai ini menggunakan tungku yang berbahan bakar arang. Karenanya, rasa yang dihasilkan pun terasa sangat istimewa. Sebagai p...
Penganan yang satu ini memiliki bentuk yang unik. Melihatnya sekilas mengingatkan pada bentuk obat nyamuk bakar. Yang tidak kalah unik adalah namanya, kue usus ayam. Jangan berpikir kue ini dibuat dari usus ayam. Nama “usus ayam” yang disematkan padanya hanya karena kemiripan bentuk. Menurut masyarakat Malang, bentuknya yang panjang lalu diatur melingkar saat digoreng mirip bentuk usus ayam. Kue ini dibuat dari berbagai bahan kue pada umumnya, seperti terigu, vanili, baking powder, telur, gula, serta garam. Yang membedakan, ada dua bahan khusus yang digunakan dalam pembuatan kue ini: irisan pisang ambon dan air kelapa. Setelah semua bahan tersebut dicampur hingga menjadi adonan, kemudian digoreng di atas minyak panas. Ketika dimasukkan ke minyak, adonan dibentuk melilit. Dalam penyajiannya, ada pula yang menambahkan taburan gula tepung. Ketika digigit, kue ini bertekstur kenyal dengan rasa manis yang sangat dominan. Sangat nikmat menikmatinya dengan ditemani secan...
Memakan daun ubi jalar kukus dan sambal berambang asem merupakan budaya yang khas dari daerah Paron, Jawa Timur. Makanan ini sangat sederhana namun mampu membangkitkan nafsu makan, terutama bagi para penggemar rerumputan hijau dan sambal pedas. Daun ubi jalar yang harganya murah meriah di Paron, bahkan cenderung tidak dihargai sama sekali, ketika dikukus atau dimasak memiliki tekstur mirip seperti kangkung. Ketepatan waktu saat memasaknya memegang peranan penting. Terlalu lama memasaknya walau sedikit saja maka si daun akan lembek, sangat berlendir dan sama sekali tidak layak santap. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat makanan ini adalah 2 ikat daun ubi jalar, 5 butir bawang merah, 2 sdm asam Jawa, rendam dengan 5 sendok makan air panas, remas-remas hingga kental, 3 butir cabai merah keriting, 5 butir cabai rawit (ganti dengan cabai merah keriting jika tidak ingin pedas), 2 sdt terasi yang telah dibakar, 2 1/2 sdm gula pasir, 1/4 sdt kaldu bubuk, 1/4 sd...
Bahan-bahan: Mangga kuweni 3 buah Gula pasir 1 ons Air masak 3 gelas Cara membuatnya: Kuweni dikupas, dagingnya dipisahkan dari bijinya, dicincang halus. Gula dimasukkan, diaduk sampai hancur, ditambah air masak. Keterangan: Dihidangkan dalam gelas, bila suka diberi es batu. Nyaman sekali untuk minuman siang. Sumber : (Pengantar) Rizal, J.J. 2016. Mustika Rasa: Resep Masakan Indonesia Warisan Soekarno. Depok: Komunitas Bambu.
Bahan-bahan: Tepung beras 1/2 kg Telur ayam 5 butir Santan 1/2 gelas Gula pasir 1 gelas Bumbu-bumbu: Jinten hitam 2 sdm Garam 1/2 sdm Cara membuatnya: 1. Santan, gula, garam direbus sampai mendidih. 2. Dimasukkan tepung, diaduk yang rata. 3. Dibentuk segi empat, diatasnya ditaburi jinten hitam 4. Digoreng sampai masak. Sumber : (Pengantar) Rizal, J.J. 2016. Mustika Rasa: Resep Masakan Indonesia Warisan Soekarno. Depok: Komunitas Bambu.