Rampak Genting Rampak Genting merupakan tradisi membunyikan tanah Jatiwangi yang diselenggarakan setiap Tahun. dengan membuat alat musik dari tanah liat bersama-sama, untuk kemudian dibakar secara berjamaah hingga dimainkan dalam satu orkestra bersama Rampak genting ini, didasari pemikiran wujud rasa penghormatan kepada para pendahulu kebudayaan Jatiwangi. Maklum saja, Kecamatan Jatiwangi merupakan gudang pabrik Genting sejak puluhan tahun lalu. semua alat musik bermaterial keramik atau genting
Lenong merupakan salah satu bentuk teater peran di betawi yang mulai berkembang di akhir abad ke–19. Sebelumnya, masyarakat Betawi mengenal komedi stambul dan teater bangsawan. Komedi stambul dan teater ini dimainkan oleh bermacam suku bangsa dan menggunakan Bahasa melayu. Orang Betawi meniru pertunjukan itu. Hasil pertunjukan mereka kemudian disebut lenong. Musik pengiring lEnong adalah gambang kromomng, yang memperlihatkan pengaruh luar yang diembangkan ole masyarakat Cina Peranakan. Terutama dengan adanya instrument rebab beradawai dua yang terdiri dari tiga jenis : tehyan, kongahyan, dan sukong. Sebagaimana Gambang Kromong, lenong pun dimasa awal perumbuhannya berkembang karena dukungan masyarakat Cina Peranakan. Selain alat music gesek tersebut, lenong gambang kromong dilengkapi dengan alat musik yang diduga berasal dari Betawi, seperti gambang, kromong, kendang, gong, kempor, ningnong, dan kecrek. Dalam pertunjukkannya lenong menggunakan panggung berbentuk...
Pakaian Adat Bangka Belitung – Kepulauan Bangka Belitung merupakan sebuah provinsi yang terletak di Selat Malaka. Provinsi Bangka Belitung telah disahkan pada 9 Februari 2001 dan terdiri dari 470 pulau-pulau dengan 2 pulau besar yang terkenal dengan nama Pulau Bangka dan Belitung. Dahulu kala, Bangka Belitung masuk ke dalam provinsi Sumatera Selatan dan memutuskan untuk memisahkan diri sampai menjadi sebvuah provinsi tersendiri saat ini. Letaknya yang strategis dan berada dalam jalur perdagangan laut membuat kebudayaan di kawasan Bangka Belitung sangatlah unik dan beragam. Adanya banyak akulturasi dari budaya Tiongkok, Melayu, hingga Arab membuat provinsi ini memiliki corak yang khas dan unik. Termasuk juga menyangkut pada tarian, musik, rumah dan terutama pakaian adat Bangka Belitung. Baju Adat Bangka Belitung: Sejarah Pakaian Adat Bangka Belitung Pakaian adat Bangka Belitung adalah jenis pakaian adat khas daerah Bangka Belitung yang memiliki perpad...
Kesenian Jaran Kepang Papat merupakan sebuah tarian ritual yang wajib dipentaskan ketika acara Saparan atau bersih dusun pada bulan Sapar di Dusun Mantran Wetan. Penduduk dusun meyakini bahwa tarian ini merupakan kasihane sik mengku desa (dikasihi oleh pelindung desa). Selain itu, seringkali warga mengucapkan janji atau nazar ketika sedang mengalami kesulitan atau sedang sakit. Seperti misalnya "Kalau panen berhasil, mau mementaskan jaran kepang.", maka ketika panen berhasil orang tersebut akan mengundang penari jaran kepang papat ke rumahnya dan dipentaskan di halaman rumahnya. Jikalau sudah berjaji tetapi tidak ditepati maka yang mengku desa akan nagih janji. Adapun menangih janjinya ber Jaran Kepang Papat beranggotakan empat penari laki- laki yang sudah lanjut usia. Para penari merupakan keturunan dari penari sebelumnya karena memang tarian ini diturunkan dari generasi ke generasi. Hanya mereka yang memiliki silsilah penari Jaran Kepang Papat ya...
Terbang Sejak merupakan kesenian karuhun yang beranggotakan beberapa orang berpakaian serba hitam (kampret) khas sunda, mereka melantunkan puji-pujian kepada Alloh SWT dengan iringan alat musik Rebana Besar (Terbang) & Dogdog. Selain alunan puji-pujian, Terbang Sejak juga menampilkan atraksi debus. Terbang Sejak biasanya tampil pada saat perayaan Khitanan dan Pernikahan. Menurut Abah Yayan, seni terbang sejak ini sudah hidup dan berkembang di Kampung Dukuh sejak abad ke-17. Dalam perkembangannya, seni Terbang Sejak karuhun kurang begitu mendapat perhatian dari masyarakat di luar Kampung Dukuh, hanya berkembang di wilayah Kampung Dukuh saja. Awalnya seni Terbang Sejak hanya dilakukan untuk melakukan puji-pujian dan doa-doa kepada Yang Maha Kuasa serta kepada Nabi Muhammad SAW. Memasuki awal abad ke-19, seni Terbang Sejak mendapat perhatian Aki Sanukri, beliau mengembangkan Terbang Sejak menjadi sebuah seni hiburan rakyat, kesenian terbang sejak ini mengalami perkembangan yang cu...
Gula Gending merupakan salah satu alat musik tradisional khas Lombok yang biasanya terbuat dari seng. Alat musik ini sebenarnya adalah alat yang digunakan masyarakat untuk menjual gula kapas. Sehingga alat musik ini diberikan nama yaitu Gula Gending. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara menggendong Tongkaq lalu dipukul dengan jari-jari sesuai dengan lagu yang akan diiringi. Dalam bahasa Sasak, Tongkaq adalah tempat untuk menyimpan gula. Gula gending ini biasanya digunakan untuk berjualan gula kapas berkeliling desa yang berfungsi untuk menarik perhatian anak-anak agar dagangannya laris sehingga cepat habis terjual. https://alatmusik.org/alat-musik-tradisional-ntb/#!
Kesenian Lodong Gejlig ini mulai berdiri pada tahun 1991. Awalnya kesenian ini hanya dijadikan sebagai hiburan masyarakat setempat. Nama Lodong Gejlig berasal dari dua kata, yaitu lodong dan gejlig. Lodong adalah sebuah bambo besar yang mana oleh masyarakat Sunda digunakan sebagai wadah air nira atau dalam bahasa Sunda disebut lodong. Lodong ini kemudian dimodifikasi menjadi alat musik utama yang digunakan dalam kesenian Lodong Gejlig ini. Adapun kata Gejlig berarti dihempaskan, dengan demikian cara memainkan lodong dalam kesenian ini adalah dengan cara dihempaskan ke lantai. Lodong yang berukuran besar akan menghasilkan nada rendah, sedangkan lodong yang berukuran kecil akan menghasilkan nada yang lebih tinggi. Kesenian ini dimainkan secara berkelompok, baik laki-laki maupun perempuan. Satu kelompok biasanya berjumlah 12 hingga 24 orang. Lodong sebagai alat music utama digunakan untuk mengiringi lagu yang dinyanyikan oleh penyair. Lagu-lagu yang biasa dibawakan anatara lain lod...
Dogdog Lojor merupakan untaian dua kata, yaitu dogdog dan lojor. Dogdog merupakan alat musik tabuh yang terbuat dari batang kayu yang berongga dengan bulatan berdiameter 15 cm dan ujungnya mengecil berdiameter antara 12-13 cm, sedangkan panjangnya lebih kurang 90 cm hingga 100 cm. Pada ujung bulatan yang berdiameter 15 m itu ditutup dengan kulit kambing yang telah dikeringkan, kemudian diikat dengan tali bambu dan dipaseuk / baji untuk mengencangkan kulit tersebut, sehingga kalau dipukul Akan mengeluarkan suara dog.. dog.. dog. Akhirnya disebutlah alat musik itu dogdog. Sedangkan lojor (bahasa Sunda dialek Banten) berarti `panjang'. Biasanya dogdog yang ;mum panjangnya berukuran antara 30 -- 40 cm. Dogdog lojor mempunyai panjang 90 -- 100 cm. Jadi, dogdog lojor adalah dogdog yang panjang. Fungsi Upacara Seren Taun, Upacara Sedekah, Upacara Ruwatan, syukuran 40 hari bayi lahir, dan Upacara Ngabaladah `pembukaan' ladang baru dan upacara perkawinan, adalah upacara yang selalu diiringi...
1. Tari Dana- Dana Tari dana-dana adalah tarian tradisi yang berasal dari Provinsi Gorontalo. Penamaan tari Dana-dana ini berasal dari bahasa daerah yaitu daya-dayango yang berarti menggerakkan seluruh anggota tubuh sambil berjalan. Tari dana-dana merupakan tari pergaulan remaja gorontalo. Tarian ini dilakukan oleh 2 sampai 4 orang laki-laki. Tarian ini dimainkan dengan gerakan-gerakan yang dinamis dan lincah. Dalam tarian ini seluruh anggota badan harus bergerak sesuai dengan irama musik. Tarian ini diiringi oleh alat musik gambus dan rebana serta lagu berisi pantun yang bertema percintaan atau nasehat-nasehat yang bertemakan kehidupan remaja. Tarian dana-dana memang menggambarkan sosok remaja yang energik dengan gairah hidup yang besar, kehidupan dunia remaja dan keakraban pergaulan remaja. Tari Dana-Dana terbagi menjadi dua fungsi yaitu tari penyambutan dan tari perayaaan. Tari penyambutan biasa ditampilkan pada saat penya...