Budaya Indonesia
426 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Soto Ayam Cilangkahan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Soto Ayam Cilangkahan (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Tahu Bagulung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tahu Bagulung (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Telur Tim
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Telur Tim (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Tim Asam Jawa
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tim Asam Jawa (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Tim Bebek
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tim Bebek (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Timus Isi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Timus Isi (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Syekh Balebelu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Menurut cerita Syech Bela-Belu adalah bangsawan dari Kerajaan Majapahit yang giat menyebarkan agama Islam,  sering berpindah-pindah dari daerah satu ke daerah lainnya di Pulau Jawa. Ketika sampai di Parangtritis, dirinya memutuskan untuk menetap sampai akhir hayatnya dan dimakamkan di atas bukit oleh pengikutnya, Di dekatnya ditemukan sebuah lempengan batu hitam bergambar ilir (semacam kipas dari anyaman bamboo) dan iyan (semacam tampah yang juga terbuat dari anyaman bamboo). Dimana iyan dan ilir adalah alat untuk mendinginkan nasi, yakni setelah nasi diler di tampah barulah dikipasi dengan kipas tadi. Kejadian atas temuan inipun kemudian diberitahukan kepada Sri Sultan. Dan dilihat dari diketemukannya gambar ilir dan iyan, Sri Sultan pun kemudian menetapkan bahwa kuburan itu adalah makamnya Syeh Bela Belu. Sedangkan yang di sebelahnya adalah makam adiknya Kyai Dami (Gagang) Aking, yang juga terkenal akan tapa tanpa henti hingga lupa akan makan dan minum. Karena kes...

avatar
Roro
Gambar Entri
Ketoprak Ongkek
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Daerah Istimewa Yogyakarta

Ketoprak Ongkek merupakan salah satu kesenian masyarakat yang ada di kampung Tegal Gendu, Prenggan, Kota Gede, Yogyakata. Kesenian tersebut berawal dari kegelisahan warga terhadap penekanan dari kolonel belanda yang terus menerus menekan warga golongan bawah. Kondisi psikologis yang tertekan akhirnya memaksa rakyat golongan bawah menciptakan kesenian Ketoprak Ongkek. Ketoprak ini ditampilan warga dari satu tempat ke tempat lain untuk menghibur masyarakat Tegal Gendu. Awalnya kesenian ini bernama Ketoprak barangan hingga kemudian berubah dan lebih dikenal sebagai Ketoprak Panggung, karena ditampilkan dari satu panggung ke panggung yang lain. Hingga akhirnya kesenian ini disebut sebagai Ketoprak Ongkek. "ongkek" sendiri berasal dari suara "ongkek-ongkek" yang keluar dari alat pembawanya. Seni adalah alat komunikasi yang paling bisa diterima oleh semua kalangan. Hal itu juga terbukti pada Ketoprak Ongkek. Ketoprak Ongkek menawarkan cerita-cerita jenaka yang selain sebagai hiburan untuk r...

avatar
Roro
Gambar Entri
Motif Batik Kraton
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Pada awalnya, motif batik keraton sangat eksklusif. Rakyat biasa tidak diperkenankan untuk memakai motif ini karena yang boleh memakai hanya Sultan dan keluarganya saja. Namun belakangan, peraturan tersebut dicabut dan rakyat biasa sudah boleh memakai motif ini. Diantara penyebab eksklusifnya motif ini adalah karena penemu motif awalnya adalah putri-putri keraton Yogya sendiri yang notabene masih anggota keluarga Sultan. Sebenarnya, sangatlah banyak  model baju batik  yang dimiliki oleh Keraton Yogya, namun yang di gambar ini adalah yang paling populer.   https://satujam.com/motif-batik-indonesia/

avatar
Roro