Puput serunai biasanya dimainkan dalam acara-acara adat yang ramai, seperti upacara perkawinan , penghulu ( batagak pangulu dalam bahasa Minang), dan sebagainya. Alat musik ini juga biasa dimainkan dengan bebas, baik perorangan, pada saat memanen padi atau saat bekerja di ladang. Musik serunai juga populer untuk mengiringi pertunjukan pencak silat Minang . Dalam sebuah penampilan, serunai dapat dimainkan secara solo (sendirian) dan dapat digabung dengan alat musik tradisional lainnya, seperti talempong , gendang , dan sebagainya yang menghasilkan perpaduan bunyi dan irama tradisional khas Minang. https://id.wikipedia.org/wiki/Serunai
Sumber: https://www.kamerabudaya.com/2017/05/inilah-8-alat-musik-tradisional-dari-bengkulu.html#7
Kulintang Bengkulu merupakan alat musik tradisional yang bentuknya sama seperti Kolintang, yakni barisan gong-gong kecil yang tersusun rapi mendatar dalam sebuah wadah yang terbuat dari Kayu. Kulintang biasanya dimainkan bersamaan dengan gong dan alat musik modern. Tempat alat musik ini terbuat dari kayu yang kuat dan ringan sehingga mampu menghasilkan suara yang indah. Sumber: https://alatmusikindonesia.com/alat-musik-tradisional-bengkulu/
Dol termasuk dalam alat musik kategori membranofon . Alat musik dol biasanya dimainkan oleh pria dan dibuat dengan menggunakan bonggol dari pohon kelapa . Dalam pembuatannya, bonggol pohon kelapa tersebut dilubangi tengahnya dan ditutupi dengan kulit lembu atau kulit kambing sebagai selaput penghasil bunyi. Dol memiliki ukuran diameter 70–125 cm dengan tinggi 75–100 cm. [1] Dol selalu dimainkan dalam perayaan tabot di Bengkulu . Dol juga sering digunakan sebagai musik pengiring dalam tari-tarian tradisional di Bengkulu . Alat musik dol memiliki tiga macam teknik penabuhan, yaitu teknik suwena, teknik tamatam, dan teknik suwari. Ketiga jenis teknik dimainkan berdasarkan situasi dan kondisi dimana dol dimainkan. Teknik suwena umumnya dimainkan dengan tempo yang perlahan. Teknik suwena biasanya dimainkan pada suasana dukacita. Teknik tamatam dimainkan dengan suas...
Bausung adalah salah satu budaya yang unik yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan Selatan. Bausung diambil dari kata Usung yang bermakna gendong. yaitu Sepasang Pengantin sebelum mereka bersanding dipelaminan ( saat Mempelai pria datang kerumah mempelai wanita ) dilakukanlah bausung ( kedua mempelai digendong/diangkat keatas ) dilakukan oleh dua penari. Diiringi musik, dua penari sambil menggendong kedua mempelai disaksikan oleh para tamu dan undangan yang hadir. Pada awalnya bausung itu hanya dilakukan oleh beberapa golongan saja dalam suku banjar atau yang lebih dikenal dengan keluarga ekonomi kelas atas, sehingga ketika sebuah keluarga mengadakan acara bausung dianggap keluarga itu tergolong dari keluarga yang mampu, selain itu bausung juga dianggap sebagai acara adat yang mewah. Namun pada perkembangannya, tradisi bausung ini tidak lagi menjadi pesta pada kalangan orang kaya saja, namun sudah menjadi hiburan bagi masyarakat setempat pada setiap acara pernika...
Dalam perkawinan suku apapun yang ada di Indonesia ini, ada ciri khas tersendiri yang dapat kita saksikan, sebab dengan melaksankan tradisi adat suatu daerah ataupun suku itu merupakan hal yang musti dilakukan oleh masing-masing suku dan adat di negeri yang memiliki banyak pulau, daerah, adat-istiadat serta kebudayaan ini. Di Riau yang merupakan bagian salah satu daerah yang ada di Indonesia, daerah yang kaya akan minyak dari dalam perut bumi ini, memiliki suku asal dan terbesar yaitu Melayu. Dalam adat melayu terdapat suatu kebiasaan masyarakatnya pada malam sebelum pesta pernikahan, telah lumrah diadakan berbagai kegiatan adat. Salah satu kebiasaan itu dinamakan dengan " Cecah Inai ". Cecah inai merupakan tradisi dalam pernikahan adat melayu Riau. Pada malam hari sebelum dilaksanakannya pesta pernikahan, biasanya pihak mempelai pria akan mengantarkan mempelainya ke rumah mempelai wanita. Disinilah diadakannya tradisi cecah inai, yaitu di rumah mempelai wanita....
Masyarakat Indonesia memiliki ritual yang beragam, ritual itu terdapat dalam berbagai kegiatan, seperti ritual pada pernikahan, ritual dalam perdagangan, ritual dalam mencari nafkah dan ritual lainnya. Ritual merupakan kegiatan yang dilakukan dalam rangka simbolis dan memiliki tujuannya masing-masing, merupakan kepercayaan masyarakat setempat terhadap sesuatu yang menjadi ritual masing-masing daerah di Indonesia. Ritual dilaksanakan juga dalam rangka memenuhi kewajiban terhadap Agama, budaya dan adat-istiadat setempat. Di Riau ada suatu Ritual yang berhubungan dengan laut dan mata pencaharian mereka sebagai nelayan, namanya Ritual " Semah Laut, semah laut merupakan kegiatan ritual pemujaan terhadap laut yang bisa kita temui di kabupaten Rokan Hilir ( Riau ), tepatnya didaerah Panipahan. Didaerah Panipahan ini ritual semah laut dilakukan oleh sekelompok nelayan yang dipimpin oleh Bathin. Mereka menggunakan pakaian yang khas dengan pa...
Dalam melaksanakan perkawinan di Indonesia memiliki budaya dan tradisi yang unik, jangankan perbedaan budaya diseluruh Indonesia, antara satu daerah dengan daerah lain dalam satu Provinsi saja terkadang memiliki perbedaan yang merupakan tanda ciri khas dari suatu tradisi dikampung tersebut. Dalam perkawinan umumnya dilaksanakan prosesi adat yang dimulai dari lamaran, hantaran, pernikahan sampai kepada pesta penikahan, tentunya dengan cara yang berbeda antara satu dan yang lainnya. Pesisir Selatan sebagai salah satu Kabupaten yang ada di Indonesia, terletak di Provinsi Sumatera Barat, memiliki ragam budaya dalam pelaksanaan perkawinan, salah satu budaya masyarakat Pesisir Selatan itu disebut dengan " Babako ". Babako Merupakan acara yang dilaksanakan secara terpisah dan dilaksanakan masing-masing oleh calon pengantin baik pria maupun wanita. Bako dalam pengertiannya adalah keluarga Ayah pihak pengantin, tujuan dilaksanakan acara babako ini adalah sebagai simbol...
Festival ini diselenggarakan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Jaraknya lumayan jauh dari Banjarmasin, sekitar 6 jam perjalanan darat atau sekitar 231 kilometer. Meskipun begitu, wisatawan tidak akan kecewa ketika menonton festival ini di kota Tanjung, ibukota Tabalong. Tahun ini, festival etnik tabalong diselenggarakan sepekan pada 1 hingga 8 Juli 2018. Menampilkan karnaval kostum terutama dari budaya dayak dan banjar, festival etnik ini diperkirakan akan menarik minat wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara. Selain karnaval busana, juga ada kegiatan perlombaan, pameran kebudayaan lokal, musik, tarian, dan lain-lain. Bagian penggemar fotografi, tentu tidak akan melewatkan mengunjungi festival ini untuk mengabadikan berbagai momen menarik. Sumber : https://www.idntimes.com/travel/journal/agung-setya-1/festival-budaya-adat-di-kalimantan-yang-wajib-disambangi-c1c2/full