Sate Kelinci adalah makanan yang khas di Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur. Makanan yang cukup terjangkau, gurih, dan lembut ini sebagai objek kuliner wisata bagi para pengunjung lokal dan luar negeri. Konon, jika ingin mengunjungi Telaga Sarangan, tak sempurna jika belum merasakan makanan khas ini. Seperti sate pada umumnya, dibakar dan dibumbui dengan sambal kacang khas magetan dan sedikit kecap sebagai penambah rasa. Tak hanya itu, daging sate ini berasal dari kelinci yang siap untuk diambil dagingnya. Masalah harga tak perlu khawatir karena terjangkau dan para pengunjung tidak perlu mencari pedagang sate yang murah karena di sana, semua harga disamakan agar tidak terjadi ketimpangan ekonomi. Jadi , makanan ini wajib untuk dicoba jika anda mengunjungi Telaga Sarangan. Demikian paparan tentang sate kelinci Telaga Sarangan, saya bahas. Semoga dapat bermanfaat dan Budaya Indonesia selalu terjaga dengan sebaik-baiknya. #0SKMITB2018 Ma'ruf Nurru...
Warung Nasi Pecel Pojok terletak di Jalan Cokroaminoto No.121, Kota Madiun. Sesuai dengan namanya, warung yang berdiri sejak tahun 1967 ini terletak di pojokan, tepatnya pojokan antara Jalan Cokroaminoto dan Jalan Ringin, samping SDK Santa Maria. Satu pincuk nasi pecel terdiri dari nasi putih, kemudian aneka macam sayuran hijau ditata di atasnya seperti daun bayam, tauge, daun turi, cacahan mentimun, daun kenikir, dan disiram dengan sambal kacang yang pedas, sedang, atau tidak pedas (tergantung pilihan). Tak lupa daun kemangi, lamtoro (petai cina), dan serundeng ditaburkan di atasnya serta lempeng puli menjadi pelengkap agar ada sensasi “kriuk”-nya. Jika masih kurang, ada berbagai lauk pauk yang dapat dipilih sendiri, seperti daging empal, lidah sapi, babat, limpa, usus sapi, otak sapi, paru goreng, daging ayam, ati ampela, lele goreng, sate telur puyuh, tempe goreng, tempe bacem, tahu bacem, perkedel kentang, dan telur mata sapi. Harga per porsinya bervaria...
Punden Mbah Bogor Pradah Situs punden yang berada di Dusun Bogor Pradah, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur yaitu Punden Bogor Pradah atau warga setempat menyebut Punden Mbah Bogor Pradah, Dari cerita warga setempat yang merupakan cerita turun temurun, mengisahkan bahwa tempat tersebut bukanlah makam namun seperti petilasan tempat peristirahatan sementara ketika Mbah Bogor Pradah melewati dusun tersebut, namun cerita ini belum terbukti kebenarannya karena dalam sejarah Kerajaan Kanjuruhan disebutkan bahwa Bogor Pradah adalah suatu kerajaan yang diperintah oleh Dewa Simha dan situs pendermaannya berada di Dusun Bogor Pradah Siman Kepung Kediri. Situs Bogor Pradah hanyalah suatu tempat yang ada pohon besar dan dibawahnya terdapat dua arca, satu arca utuh dan dalam kondisi yang lumayan bagus, sedangkan satu arca lagi kondisinya kepalanya sudah hilang, arca tersebut adalah singa dan dapat masuk akal karena kedua kaki arca tersebut menangkup lurus di dep...
PRASASTI HARINJING Peristiwa sejarah yang tertulis dalam Prasasti Harinjing terdiri dari tiga masa pemerintahan raja Kerajaan Medang (Mataram Kuno) yang masih berpusat di Jawa bagian Tengah. Prasasti Harinjing A berasal dari tanggal 25 Maret 804 Masehi, menceritakan tentang seorang tokoh pendeta agung (Bhagawanta) bernama Bari yang membuat tanggul beserta sungai di Harinjing dengan mendatangkan beberapa tokoh pejabat sebagai saksi. Tahun tersebut merupakan masa pemerintahan Rakai Warak Dyah Wanara yang naik tahta Kerajaan Medang (Mataram Kuno) tahun 803 Masehi (Atmojo, 1985:78). Prasasti Harinjing B berasal dari tanggal 19 September 921 Masehi, menceritakan dikuatkannya kembali status sima (perdikan) milik Bhagawanta Bari oleh Raja Rakai Layang Dyah Tulodong serta diberikan kepada para anak keturunan Bhagawanta Bari. Prasasti Harinjing C berasal dari tanggal 7 Maret 927 Masehi, menceritakan agar prasasti sebagai surat keputusan raja yang sah dan diduga ketika itu ma...
Getuk Lindri biasanya banyak ditemukan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Cara pembuatan Getuk Lindri sangat mudah. Proses pertama singkong hanya perlu dikupas dari kulitnya. Kemudian singkong yang telah dipisahkan dari kulitnya ini dibersihkan dan dicuci terlebih dahulu sebelum di kukus atau direbus. Setelah singkong matang kemudian hanya tinggal ditumbuk saja hingga halus. Cara menumbuknya bisa dengan cara tradisional atau cara modern. Jika ditumbuk bisa menggunakan alat tradisional yang dipukul-pukul seperti menumbuk padi. Cara modern hanya cukup digiling saja dengan menggunakan mesin. Namun, kedua cara tersebut akan menghasilkan rasa yang berbeda. Konon olahan tradisional akan mendapatkan cita rasa Getuk Lindri yang autentik, berbeda dengan pengolahan dengan cara modern yang sudah menggunakan mesin. Proses selanjutnya, setelah singkong halus, kemudian tinggal ditambahkan dengan pewarna makanan yang aman. Agar lebih nikmat biasanya ditambahkan dengan gula sebagai pema...
Jaran Kencak Jaran kencak adalah tarian dari Jember Jawa Timur. Jaran kencak artinya adalah kuda yang menari. Bagi masyarakat desa Jember bagian selatan mempunyai kegemaran unik. Masyarakat di sana bilamana punya hajatan baik itu khitan maupun nikahan. Mereka selalu menggelar pertunjukan jaran kencak untuk menghibur para tamu yang diundang. Pertunjukan ini mampu menarik perhatian kalangan masyarakat. Tarian ini unik dan pakaianya pun nyentrik. Riasan dalam tarian ini biasanya menggunakan riasan manten atau penungganya. Selain keunikan tarian kuda dan penunggangnya, jaran kencak juga didukung dengan musik tradisional yang khas. Alunan music yang dimainkan mampu menyihir kuda-kuda sampai menari atau menggoyang-goyangkan badan dan mengangguk-anggukkan kepala. Instrument musiknya terdiri dari alat music tradisional khas jawa, diantaranya gendang, gong, trompet dan kenong. Pemusik biasanya sebelum memainkan alat musiknya melakukan ritual terlebih dahulu, yang mana diyakini un...
Goyobod adalah minuman khas indonesia yang menyerupai es campur. Minuman manis berbasis santan ini terbuat dari es serut , santan , gula cair , dan sari pati kacang hijau yang dibekukan dan dikenal sebagai hunkwe bahan lain nya termasuk avokad dan kelapa yg diparut. Minuman ini adalah minuman khas sunda yang namanya berasal dari bahasa belanda yg berarti basah "goyobod"
Tari Beskalan adalah salah satu tarian tradisional dari kabupaten Malang, Jawa Timur. Tarian ini biasanya dipertunjukan pada saat penyambutan tamu besar yang datang ke sana. Selain menjadi tarian selamat datang, Tari Beskalan ini juga sering dipertunjukan pada pementasan Ludruk sebagai tarian pembuka setelah Tari Remo. Tarian ini merupakan salah satu tarian tradisional Malang yang terkenal selain Tari Topeng Malangan. Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, Tari Beskalan ini awalnya merupakan bentuk tarian ritual yang dilakukan oleh masyarakat Malang pada jaman dahulu apabila akan membuka lahan atau mendirikan bangunan. Pada saat mengawali penggalian tanah, biasanya diadakan ritual penanaman tumbal yang sering disebut dengan “cok bakal” atau “sesajen”. Tumbal yang digunakan pada umumnya adalah kepala kerbau. Tumbal tersebut merupakan sedekah bumi yang harus dilakukan agar terhindar dari bahaya dan lahan...
Bahan-bahan: 100 gr ketela kuning rebus kupas kulitnya secukupnya cabai rawit merah secukupnya cabai merah keriting 1 sdt terasi goreng 2 sdm kacang tanah goreng secukupnya garam dan gula merah Langkah Membuat: Uleg semua bahan kecuali ketela hingga halus, masukkan ketela yang sudah dikupas kulitnya. Penyet-penyet hingga hancur. Aduk rata. Siap disajikan. sumber: Cookpad (https://cookpad.com/id/resep/738098-sambal-teloketela-buat-colekan-kerupuk-miskin-%F0%9F%98%84)