Kasih Sayang
71 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
LEGENDA PUTRI MAMBANG LINAU
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

  Alkisah, di tanah Bengkalis hiduplah seorang pemuda bernama Bujang Enok. Ia hidup miskin dan sebatang kara, tak berayah, tak beribu, tak juga bersaudara. Namun, ia adalah pemuda yang baik dan pemurah hati. Pekerjaan sehari-harinya mencari kayu api di dalam hutan, yang kemudian dijualnya ke pasar atau ditukarkannya dengan beras dan keperluan hidupnya yang lain. Suatu pagi, Bujang Enok sedang berjalan di tengah hutan, tiba-tiba ia dihadang seekor ular berbisa. “Ssssss......Ssssss.....”, ular itu berdesis menjulur-julurkan lidahnya ke arah Bujang Enok. Melihat ular itu, Bujang Enok berusaha menghalaunya dengan baik, namun tidak juga mau pergi. Lalu ia pun mendiamkannya. Ketika ia diamkan, ular itu justru hendak mematuk Bujang Enok. Dengan terpaksa, Bujang Enok pun melecutnya dengan semambu (tongkat rotan), pusaka peninggalan almarhum ayahnya. Sekali lecut, ular berbisa itu pun menggeliat, lalu mati. Setelah melihat tak bergerak lagi, Bujang Enok seger...

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
KHASIAT AKAR SITUNGGU
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Riau

Tanaman akar situnggu memiliki daun menjalar mirip seperti daun umbi jalar. Pinggir-pinggir daun berkerut-kerut dengan ujung daun runcing. Tanaman akar situnggu dipercaya di daerah Riau untuk mengobati luka sobek dan antidiabet. Untuk luka sobek, daun di tumbuk atau diremes-remes dengan tangan hingga keluar air dari daunnya, dan air nya di kasih ke luka tersebut. Untuk antidiabet daun akar situnggu di rebus selama 10-15 menit, hasil rebusan tersebut diminum. Tanaman ini masih belum diketahui nama ilmiahnya karena belum terdaftar di LIPI. Tanaman ini masih digunakan di Riau dari jaman dulu hingga sekarang.

avatar
Zulkarnaenlesar
Gambar Entri
Basuh Lantai
Ritual Ritual
Riau

Di kalangan orang Daik-Lingga ada sebuah upacara yang disebut sebagai "basuh lantai". Secara etimologis nama upacara ini terdiri atas dua kata, yaitu basuh yang berarti "mencuci atau membersihkan" dan lantai yang berarti "alas rumah atau lantai". Jadi, secara keseluruhan basuh lantai berarti "membersihkan lantai". Bisa jadi, ini ada kaitannya dengan keadaan yang sesungguhnya, yaitu membersihkan lantai dari percikan darah pada saat seseorang melahirkan, karena upacara ini sangat erat kaitannya dengan daur hidup (lingkaran hidup individu), khususnya yang berkenaan dengan kelahiran. Lepas dari itu, yang jelas orang Daik-Lingga mempercayai bahwa lantai ada penghuninya. Untuk itu, jika terkena darah, khususnya darah perempuan yang sedang melahirkan, lantai tersebut harus "dibersihkan" dengan cara disiram dengan air, diminyaki, dibedaki, dan disisiri. Pendek kata, diperlakukan bagaikan manusia. Jika tidak, makhluk halus yang menempati lantai akan mengganggu, tidak hanya orang yang membantu...

avatar
Duniafrans
Gambar Entri
SOLERAM
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Riau

Soleram Soleram Soleram Anak yang manis Anak manis janganlah dicium sayang Kalau dicium merah lah pipinya Satu dua Tiga dan empat Lima enam Tujuh delapan Kalau tuan dapat kawan baru sayang Kawan lama ditinggalkan jangan 

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Batik Riau - Kasih Tak Sampai
Motif Kain Motif Kain
Riau

avatar
Eniwinarti
Gambar Entri
Merah bawang putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

Bawang Merah Bawang Putih adalah dongeng populer Melayu Indonesia yang berasal dari Riau. Kisah ini bercerita mengenai dua orang gadis cantik kakak beradik yang memiliki sifat dan perangai sangat berbeda lagi bertolak belakang, serta mengenai seorang ibu tiri yang tidak adil dan pilih kasih. Dongeng ini memiliki tema dan pesan moral yang hampir sama dengan dongeng Cinderella dari Eropa.

avatar
Dicky
Gambar Entri
Bawang Merah dan Bawang Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

Bawang Merah Bawang Putih  adalah  dongeng  populer  Melayu   Indonesia  yang berasal dari  Riau . Kisah ini bercerita mengenai dua orang gadis cantik kakak beradik yang memiliki sifat dan perangai sangat berbeda lagi bertolak belakang, serta mengenai seorang ibu tiri yang tidak adil dan pilih kasih. Dongeng ini memiliki tema dan pesan moral yang hampir sama dengan dongeng  Cinderella  dari Eropa.   Alkisah di sebuah kampung, hiduplah seorang janda yang memiliki dua orang anak gadis yang cantik,  Bawang Merah  dan  Bawang Putih . Ayah kandung Bawang Putih telah lama meninggal dunia. Bawang Merah dan Bawang Putih memiliki sifat dan perangai yang sangat berbeda dan bertolak belakang. Bawang Putih adalah gadis sederhana yang rendah hati, tekun, rajin, jujur dan baik hati. Sementara Bawang Merah adalah seorang gadis yang malas, sombong, suka bermewah-mewah, tamak dan pendengki. Sifat buruk Bawang Merah kian me...

avatar
Hasnajauza
Gambar Entri
Bawang Merah Bawang Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

Konon, dahulu kala di sebuah desa, hidup seorang anak gadis bernama Bawang Putih tinggal bersama ayahnya. Ibu Bawang Putih telah meninggal dunia setelah menderita sakit keras. Tidak jauh dari rumah mereka, tinggal seorang janda yang memiliki seorang anak gadis bernama Bawang Merah. Alkisah, setelah ibu Bawang Putih meninggal, Bawang Merah beserta ibunya sering berkunjung ke rumah Bawang Putih. Karena sering bertemu, ayah Bawang Putih dan ibu Bawang Merah saling jatuh cinta. Mereka berdua akhirnya memutuskan menikah. Mereka kemudian tinggal satu rumah hidup berbahagia sebagai sebuah keluarga. Malang bagi Bawang Putih, kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama. Ayahnya meninggal dunia karena sakit. Setelah ayahnya tiada, sikap Bawang Merah & ibunya berubah drastis. Mereka berdua selalu menyuruh Bawang Putih melakukan pekerjaan rumah. Tiap hari Bawang Putih bertugas mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga sementara Bawang Merah dan ibunya kerjanya hanya berm...

avatar
Bangindsoft
Gambar Entri
Es Mak Inang Sayang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Riau

Masih dengan kuliner unik dari Riau, kali ini minuman yang bernama Es Mak Inang Sayang. Es ini berisi potongan buah nanas dan apel yang ditambahkan agar-agar juga sirop. Bahan-bahan: 1/2 buah nanas dipotong dadu 1 buah apel dipotong dadu 1/2 bungkus agar-agar 1 sdm perasan air jeruk nipis 1/2 sdm esens nenas 6 sdm gula 1/2 liter air perebus Sirup jeruk keprok secukupnya Cara Membuat: 1. Gula dan nanas direbus mendidih, lalu dinginkan. 2. Agar-agar direbus dengan 1 gelas air. Setelah dingin, lalu diserut. 3. Campurkan semua bahan dan tambahkan es batu secukupnya. Es Sirop Mak Inang Sayang siap dihidangkan. Sumber: http://wiwisiikeong.blogspot.com/2013/04/es-sirup-mak-inang-sayang.html?m=1

avatar
Dhika