Wanita
23 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Upacara Tanam Sasi #DaftarSB19
Ritual Ritual
Papua Barat

Upacara Tanam Sasi merupakan salah satu upacara adat yang berasal dari Papua. Upacara ini adalah bagian dari rangkaian upacara kematian masyarakat di Papua. Upacara yang dilaksanakan di Merauke, Papua Barat ini dilakukan oleh suku Marind atau Marind-Anim, suku yang tinggal di wilayah dataran luas Papua Barat sebelah Selatan. Anim berarti laki-laki. Dua istilah yang berhubungan dengannya adalah anem untuk kaum pria dan anum untuk kaum wanita.Setelah kematian seseorang, sasi ditanam pada waktu 40 hari. Hal tersebut akan dicabut kembali setelah melewati hari ke 1000. Dalam upacara Tanam Sasi, ada sebuah tarian tradisional yang dipertunjukkan, yaitu tarian Gatsi. Tarian ini merupakan tarian umum yang berasal dan dibawakan oleh Suku Marind Anim. Tarian Gatsi tidak lengkap tanpa diiringi oleh alat musik tifa yang terbuat dari kayu. Kayu yang dipakai dilubangi atau isinya dikosongkan dan terdapat penutup pada salah satu sisinya. Penutup itu terbuat dari kulit rusa atau kulit biawak yang s...

avatar
Septia_hermawati
Gambar Entri
Yokal, pakaian tradisional Papua Barat
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Papua Barat

Pakaian Yokal, umumnya pakaian Yokal ini hanya terdapat di daerah Papua Barat. Pakaian yang satu ini adalah pakaian yang digunakan oleh kaum wanita yang sudah menikah. Selain itu, pakaian ini tidak diperjual belikan karena merupakan sebuah sombolis masyarakat Papua yang menggambarkan kedekatannya dengan alam.

avatar
Widra
Gambar Entri
Tari Titir Tumor, Fakfak
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Titir Tumor merupakan tarian yang berasal dari Fakfak, Papua Barat. Tarian ini berupa ungkapan kerinduan akan “damai”. Biasanya tarian ini dibawakan oleh para wanita dalam acara-acara adat atau penyambutan tamu dengan kegembiraan dan keterbukaan. Tari titir tumor juga diiringi dengan lagu titir tumor yang berirama gembira dan semangat.

avatar
Widra
Gambar Entri
Tari Magasa
Tarian Tarian
Papua Barat

Tari Magasa merupakan salah satu tarian tradisional masyarkat suku Arfak, Provinsi Papua Barat. Tarian ini bernunsa kebersamaan secara masal oleh penari pria dan wanita, dengan saling bergandengan tangan membentuk memanjang. Tarian ini disebut tari ular karena bentuk barisan seperti ular. Biasanya tari magasa ditampilkan diberbagai acara yang bersifat adat, hiburan, ataupun budaya. Dahulu fungsi tari ini dilakukan untuk merayakan kemenangan ataupun keberhasilan dalam melakukan sesuatu dan menyambut para tamu kehormatan yang berdatangan. Selain itu, tarian ini juga dimaknai sebagai simbol dari persatuan dan rasa kebersamaan dari masyarakat Suku Arfak, tanpa memandang umur, gender, dan juga status sosial. Para penari akan menari dengan saling bergandengan dan membentuk formasi memanjang. Gerakan ini didominasi oleh gerakan yang melompat ke samping secara bersama-sama dan juga satu arah dengan formasi melingkar, melengkung dan juga lurus. Tari ini diiringi dengan syair atau lagu...

avatar
Widra
Gambar Entri
Kawin Mamade
Ritual Ritual
Papua Barat

Mamade sendiri artinya adik dari ibu kita, cara panggilnya seperti itu. Suku Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Papua Barat selalu mempertahankan budaya Kawin Mamade. Bukan artinya, adik dari ibu kita yang di kawini, melainkan marga yang dimiliki oleh sang mempelai wanita sama seperti ibunya. Akan tetapi, mereka tidak memiliki hubungan darah atau satu turunan keluarga yang sama. Di Ayamaru sendiri, terdapat beberapa marga yang sama tetapi berbeda kampung halamannya. Misalnya marga "Kareth", marga ini ada di beberapa kampung sekaligus. Misalnya kampung Karta, Kampung Yokhwer, dan Kampung Yukase. Meski sang mempelai wanita dengan marga sama tidak ada hubungan darah sama sekali, tetap dianggap mamade. Alasannya seperti tadi, marganya sama. Peraturan adat jika Kawin Mamade, maka harta yang dikeluarkan sendiri tidak terlalu besar atau mahal. Nah, Ayamaru sendiri dalam proses pembayaran menggunakan Kain Timur. Kain Timur inilah yang menjadi bahan untuk mempertahankan proses bayar har...

avatar
Widra