1
293 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
durian kopi luwak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Lampung

  Durian Kopi Luwak menjadi minuman khas dan sangat digemari masyarakat Lampung Barat, Provinsi Lampung.”Minuman tersebut selain nikmat juga mampu menghangatkan badan serta berkhasiat. Kopi dalam minuman ini memiliki cita rasa tinggi, selain itu durian yang memiliki rasa yang khas mampu memberikan rasa yang beda pada minuman tersebut. Durian kopi luwak dapat menghangatkan tubuh di malam hari, selain itu manfaat dari minuman ini dapat membangkitkan stamina. Membuat minuman durian kopi luwak tergolong mudah, hanya menyiapkan kopi luwak dan beberapa biji durian, setelah itu dicampur dengan gula, kemudian diaduk. Semakin kental minuman tersebut, rasanya pun semakin nikmat. Berikut ini resep membuat nya Bahan : - Kopi Luwak - Gula secukupnya - 5 biji buah durian matang - Air Cara Membuat : 1. Didihkan air lalu masukan kopi luwak sampai mendidih dan aduk rata. 2. Masukkan durian matang dan gula secukupnya lalu aduk...

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Aksara Lampung
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Lampung

Aksara Lampung  atau biasa disebut dengan Had Lampung adalah bentuk tulisan masyarakat Suku Lampung. Para ahli berpendapat bahwa aksara ini berasal dari perkembangan aksara devanagari yang lengkapnya disebut Dewdatt Deva Nagari atau aksara Pallawa dari India Selatan. Aksara tersebut berbentuk suku kata seperti halnya aksara Jawa ca-ra-ka atau bahasa Arab alif-ba-ta. Had Lampung terdiri dari huruf induk yang berjumlah 20 buah, yakni: ka–ga–nga–pa–ba–ma–ta–da–na–ca–ja–nya–ya–a –la–ra–sa–wa–ha–gha. Serta atribut lain seperti; anak huruf, anak huruf ganda dan gugus konsonan, juga terdapat lambang, angka dan tanda baca. Had Lampung disebut dengan istilah Kaganga ditulis dan dibaca dari kiri ke kanan. Maka pemerian vokal dan diftongnya menggunakan tanda-tanda serupa fathah pada baris atas dan tanda-tanda kasrah pada baris bawah, tetapi tidak menggunakan tand...

avatar
Oase
Gambar Entri
Permainan Sasego'an
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Lampung

A.    Latar Belakang             Permainan ini dinamakan “Sasego’an” ( bahasa lampung )yang artinya “Main sumput-sumputan” atau sembunyi-sembunyian. Hal ini sesuai dengan pelaksanaan permainan yaitu “ Menyembunyikan  Sesuatu “. B.     Peserta             Permainan ini pada umumnya hanya dilakukan oleh anak-anak perempuan saja. Usia para peserta berkisar antara 7-13 tahun, dan dilakukan oleh sekurang – kurangnya 4 orang anak. C.     Alat dan Fasilitas             Permainan ini sebenarnya hanya semacam permainan sumput-sumputan yang hanya menggunakan peralatan sepotong kapur tulis, sepotong arang untuk menggambar, dan bagi masing- masing peserta sebatang lidi kecil kurang lebih 1cm, atau pecahan k...

avatar
Rhefina
Gambar Entri
Rumpun Bahasa Lampung
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Lampung

Rumpun bahasa Lampung  adalah sekelompok  bahasa  yang dipertuturkan oleh  Ulun   Lampung  di Provinsi Lampung, selatan palembang dan pantai barat Banten. Rumpun ini terdiri dari : Bahasa Komering , Bahasa Lampung Api  dan Bahasa Lampung Nyo . Kelompok ini merupakan cabang tersendiri dalam  rumpun bahasa Melayu-Polinesia . Ada yang membagi rumpun bahasa Lampung dalam dua dilek. Pertama, dialek A yang dipakai oleh ulun Melinting-Maringgai, Pesisir Rajabasa, Pesisir Teluk, Pesisir Semaka, Pesisir Krui, Belalau dan Ranau, Komering, dan Kayu Agung (yang beradat Lampung Peminggir/Saibatin), serta Way Kanan, Sungkai, dan Pubian (yang beradat Lampung Pepadun). Kedua, dialek O yang dipakai oleh ulun Abung dan Menggala/Tulangbawang (yang beradat Lampung Pepadun). Dr Van Royen mengklasifikasikan rumpun bahasa Lampung dalam dua subdialek, yaitu dialek Belalau atau dialek Api, dan dialek Abung atau Nyo. A. Di...

avatar
Talithaya Yurdhika
Gambar Entri
Sundung Khulah
Alat Musik Alat Musik
Lampung

ipermainan ini merupakan permainan khas dari Lampung Pesisir. Dalam bahasa Lampung  min  adalah bermain,  sundung  adalah cepat,  khulah  artinya jurang, berarti main  sundung khulah  yaitu permainan untuk menjepitkan lawan dengan cepat. Permainan ini bersifat rekreatif yang kompetitif yaitu melatih para remaja untuk berpikir secara cepat mengatur posisi dalam menghadapi musuh dalam bertempur. Sundung khulah  dimainkan secara perorangan oleh anak laki-laki maupun perempuan dengan tingkatan usia 10 – 18 tahun. Biasanya dimainkan masyarakat petani menjelang sore hari sambil melepas lelah. Masing-masing pemain membutuhkan 2 buah batu. Bila batu salah satu pemain terjepit maka dia dinyatakan kalah dan lawan mendapat angka 1. Misalnya batu A terdapat pada titik 1 dan 2 dan batu B terdapat pada titik 5 dan 3. Bila A mendapat giliran untuk main, maka dia harus melompat jurang 1-4, maka dinyatakan terjepit atau mati, dan seteru...

avatar
Friskalaras
Gambar Entri
Kain Tapis
Motif Kain Motif Kain
Lampung

Kain Tapis sekarang sudah menjadi souvenir andalan dari Lampung. Dahulunya adalah pakaian wanita suku Lampung. Kain Tapis ini terbuat dari tenun benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sudi, benang perak atau benang emas dengan sistem sulam. Bahan yang digunakan adalah kain sanwos atau tenun, benang katun dan benang emas atau perak, pembidang. Kain Tapis ini biasanya digunakan pada bagian pinggang ke bawah berbentuk sarung yang terbuat dari benang kapas dengan motif seperti motif alam, flora fauna yang disulam dengan benang emas dan berbentuk perak. Dalam perkembangannya, ternyata tidak semua suku Lampung menggunakan Tapis sebagai sarana perlengkapan hidup. Di daerah lampung Utara Tapis ini dipakai oleh pengantin wanita dalam upacara perkawinan adat. Dan juga biasa dipakai oleh ibu-ibu pengiring pengantin. Kerajinan kain Tapis ini dibuat memakai alat tenun bukan mesin dengan ragam hias yang bermacam-macam. Pembuatan Tapis ini sudah dikenal sejak ratusan...

avatar
Rizkianazahra
Gambar Entri
Bluder Bungkus
Makanan Minuman Makanan Minuman
Lampung

Bahan bahan yang harus dipersiapkan : 15 butir merah telur 1 cangkir gula 1/2 cangkir mentega yang telah dikocok 1 sendok makan tepung terigu Cara pembuatannya sebagai berikut : Merah telur dikocok dengan gula hingga mengembang Maukkan mentega yang telah dikocok, lalu masukkan tepung terigu dan vanili Masukkan dalam cetakkan puding lalu kukus, bila sudah matang dan dingin keluarkan dan taruh di piring   selamat mencoba ! :)     sumber: http://www.resep-masakanku.com/2014/05/bluder-bungkus.html

avatar
Endah Kinarya Palupi
Gambar Entri
Awug-awug Sagu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Lampung

Bahan: 100 gram sagu mutiara 50 gram kelapa parut kasar 100 gram gula pasir 100 ml santan dari 1/4 butir kelapa 1/2 sendok teh garam 1 sendok makan air suji 2 tetes pewarna hijau daun pisang untuk membungkus   Cara membuat: 1. Rendam sagu mutiara dalam air panas. Diamkan 15 menit. Angkat dan tiriskan. 2. Campur semua bahan. Aduk rata. 3. Ambil daun pisang. Bentuk con-tong. Beni adonan. Semat dengan lidi. 4. Kukus 40 menit sampai matang.   Selamat mencoba ! :)   Sumber: http://kuliner.ilmci.com/resep/2011/25/resep-awug-awug-sagu.aspx  

avatar
Endah Kinarya Palupi
Gambar Entri
Pappardelle Daging Jamur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Lampung

Bahan Daging Jamur: 250 daging sapi, potong kecil² (1×2 cm) 200-250 ml kaldu sapi atau Fond (yg ini lebih terasa kaldu sapinya) 3-4 sdm minyak olive 50 gr jamur kancing , potong² (optional) 1 sdm pasta tomat (bukan ketchup ya ) 2 tetes Zuckerkulör (pewarna saus, klo nggak ada pakai kecap manis sedikit saja) 1 sdt peterselie cincang 1 bawang bombay kecil, cincang halus 5-7 sdm whipped cream cair (cari yg light) garam dan lada secukupnya   Cara membuat: Panaskan wajan, tumis bawang bombay dgn minyak olive hingga harum. Lalu masukkan daging, aduk² dan masak sebentar hingga semua pori² daging tertutup (agak kecoklatan). Masukkan pasta tomat, aduk rata. Kemudian masukkan jamur. Beri garam dan lada sedikit. Tuang Fond atau air kaldu, bbrp tetes zuckerkulör, masak dgn api kecil (jika perlu tutup wajan dan diganjal dgn sodet). Cicipi apakah daging sdh empuk dan bumbu sdh ok. Ma...

avatar
Endah Kinarya Palupi