Kemerdekaan Indonesia
284 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Museum Tsunami Aceh
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

sumber : Arsip Daerah Istimewa Aceh Museum ini didirikan oleh walikota Bandung dan tokoh seni rupa Indonesia di bidang arsitektur, Ridwan Kamil pada tahun 2009 silam. Museum ini dibangun untuk memperingati persitiwa tsunami Aceh pada 2004 silam. Selain itu, museum ini juga didirikan sebagai pusat pendidikan sekaligus tempat pengungsian jika tsunami terjadi lagi. Bangunan seluas 2.500 m² ini memiliki dinding lengkung yang ditutupi oleh relief geometris. Di dalamnya terdapat lorong sempit dan gelap diantara dua dinding air yang tinggi. Lorong tersebut dibuat agar pengunjung bisa merasakan suasana dan kepanikan saat tsunami melanda. Dinding museum dihiasi dengan gambar orang-orang yang tengah menari Saman. Tari Saman sendiri merupakan simbol dari kekuatan, kedisiplinan, dan religiusitas suku Aceh. Dinding di ruang terdalam Museum Tsunami Aceh juga dicantumkan nama-nama korban tsunami Aceh, baik yang selamat maupun yang meninggal. Atap gedung museum dirancang...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Malikussaleh
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Hai stemit lovers, kali ini saya berkunjung ke museum Malikussaleh yang terletak di Kecamatan Samudra Pase, Desa Beuringen, Geudong, Aceh Utara.                         Sumber : Arsip Museum Aceh SULTAN MALIKUSSALEH adalah putra keturunan dari 4 maharaja dan menjadi raja pertama pada Kerajaan Islam yang memerintah sejak 1267 Masehi di Seluruh Nusantara (Kerajaan Samudera Pasai). Setelah berakhirnya kerajaan Samudra Pasai, banyak peninggalan yang tertinggal sampai ribuan peninggalan yang di temukan warga, seperti uang dinar, runtuhan bangunan kerajaan, pedang, dan benda bersejarah lainnya. Benda - benda bersejarah ini sebelumnya di simpan oleh pemerintah Provinsi Aceh di Museum Aceh di Kota Banda Aceh, karena museum khusus Kerajaan Samudra Pasai belum di bangun semenjak masa konflik RI - GAM. Setelah MoU Perdamaian antara RI - GAM di sepaka...

avatar
Roro
Gambar Entri
Kherkoff Peucut
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Aceh

Kherkoff Peucut adalah kuburan prajurit Belanda yang tewas dalam Perang Aceh. Kompleks kuburan ini banyak tersebar di wilayah Indonesia. Salah satunya terletak di kota Banda Aceh dan sekarang menjadi objek wisata menarik, khususnya bagi wisatawan mancanegara (terutama wisatawan asal Belanda). Sebagaimana diketahui bahwa Kerajaan Aceh dan rakyatnya sangat gigih melawan Belanda yang memerangi Aceh. Rakyat Aceh mempertahankan Negerinya dengan harta dan nyawa. Perlawanan yang cukup lama mengakibatkan banyak korban di kedua belah pihak dan kuburan prajurit beserta komandan perangnya ini menjadi Kherkoff Peucut monumen tragisnya Perang Aceh. Bukti sejarah ini dapat ditemukan di pekuburan Belanda Kherkoff ini. Disini dikuburkan kurang lebih 2000 orang serdadu Belanda, dan termasuk di antaranya serdadu Jawa, Batak, Ambon, Madura dan beberapa serdadu suku lainnya yang tergabung dalam Angkatan Bersenjata Hindia-Belanda. yang kuburannya masih dirawat dengan baik. Hingga saat ini Pemerintah Ke...

avatar
Roro
Gambar Entri
Pakaian Adat Linto Baro
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Aceh

Pakaian adat Linto Baro diperkirakan telah ada di Aceh sejak zaman kerajaan Perlak dan Samudera Pasai yang merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pada awalnya, Linto Baro sebagai pakaian adat yang digunakan oleh pria dewasa saat menghadirir upacara adat atau upacara pemerintahan. Pakaian adat Linto Baro terdiri dari Meukasah yang merupakan baju atasan, Siluweu merupakan celana panjang, Ijo Korong yang merupakan kain sarung, Rencong yaitu senjata khas yang merupakan senjata tradisional Aceh, dan Meukeutop yaitu penutup kepala. Sumber : https://adatindonesia.com/pakaian-adat-aceh/

avatar
Roro
Gambar Entri
Masjid Raya Baiturrahman 1612
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Masjid Raya Baiturrahman Masjid yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1612 ini telah menjadi ikon Aceh. Bangunan utama masjid berwarna putih dengan kubah hitam besar dikelilingi oleh tujuh menara. Kesan megah semakin terasa dengan adanya kolam besar dan pancuran air di bagian depan masjid yang mengingatkan pada Taj Mahal di India. Masjid ini menjadi tempat wisata religi di Aceh yang banyak dikunjungi karena keindahannya. Situs Huffington Post memasukkan Masjid Raya Baiturrahman ke dalam daftar 100 masjid terindah di dunia, bahkan Yahoo! menyebut masjid ini sebagai salah satu dari 10 masjid terindah di dunia. Hal ini tentu saja semakin membuat bangga warga Aceh dan Indonesia. Jika ingin membeli suvenir, Anda bisa datang ke Pasar Aceh yang terletak di belakang masjid. Setelah puas berkeliling, Anda bisa berwisata kuliner karena ada banyak penjual makanan di pasar ini. https://www.silontong.com/2018/02/21/tempat-wisata-di-aceh/

avatar
Roro
Gambar Entri
Festival Kopi Aceh Blang Padang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

HABADAILY.COM - Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar event berskala Internasional, Festival Kopi dan Kuliner Aceh tahun 2016. Event yang dibuka Staf Ahli Bidang Kemaritiman, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Syamsul Lussa, Selasa (10/05/2016) mendapat antusias yang luar biasa dari wisatawan manca Negara dan wisatawan lokal. Festival ini juga mendapat perhatian besar dari ribuan Warga Banda Aceh yang memadati lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Pembukaan Festival Kopi dan Kuliner Aceh 2016 ini ditandai dengan proses penyaringan kopi bersama yang dilakukan oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal SE, Sekretaris Jenderal Kota Serikat Turki, Hayrettin Gungor dan Staf Ahli Bidang Kemaritiman Pariwisata, Syamsul Lussa. Sesaat sebelum pembukaan, panitia menampilkan sejumlah penampilan di panggung utama, mulai dari Rara Tarmizi dan Rahmi, kolaborasi tarian tradisional Aceh dan Bali hingga tarian kolosal Keumalahayati yang melibatkan 200-an penari. Penam...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tugu kilometer 0
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Tugu Kilometer Nol. ©2017 Merdeka.com/Imam Bukhori Merdeka.com - Setelah menembus hutan dengan trek berkelok dan menanjak, wisatawan akan tiba di sebuah gapura bercat biru. Tulisan 'Kawasan Wisata KM O' terpampang yang menandakan wisatawan sudah tak jauh dari Tugu Kilometer O Indonesia. Monumen Kilometer Nol ini berada di Desa Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Provinsi Aceh. Butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan menggunakan mobil dari Kota Sabang menuju tugu monumental ini. Selama perjalanan dari Kota Sabang menuju ke monumen ini, wisatawan akan disuguhi keindahan alam Pulau Weh. Di sisi kanan berupa hutan perbukitan yang nampak hijau dengan vegetasi yang rapat. Sedangkan sisi kiri terlihat deretan pantai-pantai nan eksotis dan beberapa pulau yang bakal membuat takjub mata yang melihatnya. Tak jarang pengunjung akan menjumpai kawanan monyet-monyet liar di sepanjang jalan di tengah hutan. Monyet-monyet itu menatap iba kepada kendaraan yang...

avatar
Roro
Gambar Entri
Ritual Turun Mani
Ritual Ritual
Aceh

Soal daya tarik ritual keagamaan dan adat, sebenarnya selain Bali setiap daerah di Indonesia juga  memiliki ritual adat dan budaya yang sangat menarik, seperti Bali yang memiliki ritual kelahiran dan kematian, daerah lainpun begitu, Gayo suku saya misalnya. Seperti Bali yang punya ritual khusus saat pemberian nama Bayi yang dinamakan upacara ‘telu bulanan’ ,  kamipun di Gayo memiliki ritual semacam itu, ‘Turun Mani’ namanya, seperti di Bali, di kampung sayapun bayi dipercaya lemah dan rawan terserang roh jahat saat baru lahir, karena itu sebelum si Bayi dianggap cukup kuat Bayi dilarang untuk dibawa keluar rumah. Dulu saat saya masih kecil kepercayaan seperti ini masih hidup di Gayo. Ritual ‘turun mani’ seperti yang saya sebutkan sering saya saksikan di kampung saya di Isaq. Bedanya jika di Bali bayi baru boleh keluar rumah saat sudah berumur 105 hari, maka di tempat saya cukup 7 hari saja. Seperti ritual ‘telu bulanan&rsqu...

avatar
Roro
Gambar Entri
Makanan khas simeulue "Mamemek"
Makanan Minuman Makanan Minuman
Aceh

Sinabang (KANALACEH.COM)  – Setiap daerah memiliki makanan khas sendiri, begitu juga dengan Kabupaten Simeulue, Aceh, yang kaya akan budaya dan wisata kuliner. Salah satu makanan khasnya (maaf) bernama memek. Ketika mendengar kata memek, mungkin yang terbayang dibenak ialah konotasi negatif. Namun memek yang dimaksud ialah makanan khas di pulau paling barat Indonesia ini. Makanan tradisional Simeulue ini terbuat dari beras ketan putih yang digongseng, pisang, santan dan gula. Lalu di campur dan di tumbuk menggunakan batang pisang atau bahan yang keras agar bahan bakunya halus. Ketika  kanalaceh.com  mencicipi makanan ini, rasanya manis. Aroma pisangnya terasa. Makanan Memek ini persis seperti bubur, yang membedakannya ialah perpaduannya dengan beras ketan yang digongseng, membuat makanan ini seperti ada kriuk-kriuknya. Makanan ini biasanya disajikan ketika acara buka puasa bersama, acara lebaran, dan acara pesta. Makanan memek m...

avatar
Roro