Musik
506 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
CALUNG
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

            Calung adalah alat musik  purwarupa  jenis  idiofon  yang terbuat dari bambu. Alat musik ini dikenal dan berkembang di  Banyumas  dan Sunda . Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan memukul bilah atau ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada)  pentatonik  ( da-mi-na-ti-la  untuk masyarakat Sunda, dan  ji-ro-lu-ma-nem  untuk masyarakat Banyumas). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari  awi wulung  ( bambu hitam ), namun ada pula yang dibuat dari  awi temen  ( bambu ater , berwarna hijau).             Jenis calung yang sekarang berkembang dan dikenal secara umum yaitu calung jinjing. Calung jinjing adalah jenis alat musik yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Sunda, misalnya pada masyarakat Sunda di daerah Sinda...

avatar
OSKM18_16018077_TIANDI
Gambar Entri
songah
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

SONGAH   Songah berasal dari desa Ci Tengah, kabupaten Sumedang. songah merupakan sigkatan dari song-song Ci Tengah yang terbuat dari bambu. song-song itu sendiri biasa digunakan oleh penduduk desa tersebut sebagai alat untuk meniup kompor tradisional. alat musik ini biasanya digunakan untuk mengiringi acara pesta rakyat. songah juga pernah dimainkan untuk menyambut kedatangan pak Jokowi lohh    

avatar
OSKM18_16818195_Yuke amalia
Gambar Entri
LAIS
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

            Kesenian Lais dari Garut,  Jawa Barat , adalah merupakan kesenian tradisional berupa pertunjukan akrobatik yang menggunakan seutar tali sepanjang kurang lebih 6 meter yang dibentangkan diantara 2 ruas bambu pada ketinggian 12 - 13 meter. Kesenian ini sudah ada sejak jaman Belanda serta cukup populer di Garut, namun sayang kesenian lais mulai jarang dimainkan dan nyaris punah.             Kesenian Lain berasal dari Kampung Nangka Pait, Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut. Kesenian Lais  pada awalnya diambil dari nama seorang laki-laki yang sangat terampil dalam memanjat pohon kelapa. Pak Laisan yang sehari-hari dipanggil Pak Lais adalah seorang yang sangat terampil memanjat dan memetik kelapa, bahkan jika pohon kelapa yang diambil berdekatan, Pak Laisan atau Pak Lais ini tidak turun terlebih dahulu ketanah untuk berpindah pohon, melainkan langsung melompat dari dahan /...

avatar
OSKM18_16018077_TIANDI
Gambar Entri
Di balik Lagu Bangbung Hideung
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Mungkin orang sunda sudah tidak asing lagi mendengar kata "Bangbung Hideung". Lagu itu terkenal karena diangap mengandung hal mistis dalam lagu tersebut. Boleh percaya atau tidak, namun konon katanya lagu ini menyimpan aura mistis yang sangat kuat apalagi jika didengarkan oleh orang-orang yang memiliki ilmu kebatinan yang sangat kuat. Orang yang mendengarkan lagu ini biasanya mengalami kerasukan secara langsung. Tak sembarangan menyanyikan lagu Bangbung Hideung ini, biasanya para pesinden atau penyanyi yang akan menyanyikan lagu ini harus melakukan ritual khusus yang biasanya disebut Nyambat makhluk ghaib. setelah itu biasanya tak lama kemudian si pesinden atau penyanyi akan menyanyikan lagu Bangbung Hideung tersebut dan mulai lah beberapa orang yang mendengerkan lagu tersebut akan mengalami kesarukan. Orang-orang yang mengalami kerasukan ini dimasuki roh dari karuhun mereka sendiri. Orang yang kesurupan akan berjoged mengikuti alunan lagu sampai musik selesai. Orang-orang yang...

avatar
Oskm18_fmipa_fitri
Gambar Entri
Seni Ajeng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Seni Ajeng   Salah satu kesenian khas Karawang yang telah terancam punah ini dipercaya telah berusia ratusan tahun, konon tepatnya sudah dikenal sejak kerajaan Tarumanegara.  Seni Ajeng merupakan kesenian dengan seperangkat alat pendukung berupa bonang renteng, kecrek, kembang dan gambang gangsa. Musik gendingnya dimainkan dalam laras pelog dengan irama lagu seperti koproy, rancamanis, dan juga sengon dengan alur pakem kendang tilu atau rancagan. Seni ini sering dikaitkan dengan hal mistis karena konon apabila pertunjukan sedang berlangsung akan terasa sebuah fenomena Déjà vu.   Dewasa ini, seni ajeng mengalami kesulitan untuk berkembang dan terancam punah. Kelompok seni Ajeng yang masih bertahan sudah sangat sedikit. Proses regenerasipun sudah sangat sulit. Kata Ajeng sendiri mengandung makna pangajeng-ajeng, atau penyambutan terhadap tamu. Oleh sebab itulah di Karawang tempo dulu proses penyambutan tamu selalu diramaikan dengan tam...

avatar
OSKM18_16318161_Ananda Ngestitama Faradewi
Gambar Entri
Tari Ronggeng Ketuk
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Ronggeng Ketuk merupakan kesenian tradisional kerakyatan yang terletak di Desa Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Tari Ronggeng ketuk ini merupakan sebuah kesenian yang sejenis dengan kesenian Ketuk Tilu di daerah lain, namun Ronggeng Ketuk ini namanya diambil dari salah satu instrumen yang mengiringi kesenian ini, yaitu berupa cemplon atau ketuk yang terdiri dari 3 buah instrumen-instrumen yang lainnya seperti rebab, kendhang sabet, tipung 3, ketuk, suling, gong, kecrek, dan suling. musik yang dimainkan yaitu musik Kembang Suket, Bata Rubuh, Gentong Kali, dan Empal Banteng. Tari Ronggeng Ketuk dipertunjukkan untuk upacara adat desar seperti upacara Ngarot, bersih desa, mapag sri, dan lain-lain. Tari Ronggeng Ketuk ini dipercayai sebagai sebuah tarian yang melambangkan kesuburan. Namun Tari Ronggeng Ketuk sering juga dipertunjukan untuk acara-acara ain seperti acara khitanan, pernikahan, dan lain sebagainya. Bentuk pertunjukan dalam tarian ini yaitu para penonton melin...

avatar
Nur Fajar Dwisaputra OSKM18_16418265_[Nur Fajar]
Gambar Entri
Jengglong Alat Musik Khas Jawa Barat
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Mungkin kata "Jengglong" terdengar asing ditelinga kita. Namun perlu diketahui bahwa Jengglong merupakan salah satu alat musik tradisional dari daerah Jawa Barat (sunda) yang dimainkan secara dipukul sama halnya seperti memainkan Gong dan Bonang. Bentuk dari alat musik ini sendiri tidak berbeda jauh dengan alat musik Bonang, namun lebih besar sedikit yaitu berbentuk bundar dengan diameter 30-40 cm dan berbahan perunggu. Hal yang sangat signifikan untuk membedakan jengglong dengan bonang dapat terlihat dari jumlahnya, karena alat musik jengglong hanya terdiri dari 6 buah bundaran perunggu, jauh lebih sedikit dari alat musik Bonang. Selain itu nada yang dihasilkan oleh Jengglong dan Bonang pun cukup berbeda. Penempatan alat musik Jengglong itu sendiri diletakkan disuatu dudukan yang terbuat dari kayu. Untuk memukul Jengglong digunakan alat pemukul empuk. Fungsi dari alat musik ini yaitu sebagai pengiring dalam musik degung khususnya dalam mengiringi musik daerah khas Jawa Barat...

avatar
OSKM18_16618018_Fiqih Aghniyan Hidayat
Gambar Entri
Adu Domba Garut
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Pertunjukkan Adu Domba Garut Domba sendiri di Garut menjadi salah satu ikon kota Garut. Cara pemeliharaan domba Garut sendiri tidak sembarangan. Selain diberi rumput pilihan, domba Garut juga sering diberi susu yang dicampur madu. Banyak pula manfaat yang dapat diambil dari domba Garut yang menjadi oleh-oleh khas-khas kota Garut, seperti kulit domba yang dimanfaatkan untuk pembuatan jaket, tas, dan sepatu. Dagingnya pun bisa diolah menjadi sate. Pertunjukkan seni adu domba Garut merupakan salah satu pertunjukkan seni yang acapkali dipentaskan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Biasanya pertunjukkan ini menjadi ajang hiburan rakyat setempat. Pertunjukkan ini biasanya diiringi oleh musik kendang penca untuk menyemarakkan suasana. Pada dasarnya, pertunjukkan ini merupakan kompetisi antara dua domba Garut. Kedua domba ini akan bersiap di sebuah lapangan besar dengan berhadap-hadapan sambil mengarahkan tanduknya yang besar dan kokoh. setelah ada aba-aba dimulai, kedua domba ak...

avatar
OSKM18_16618312_zaki Anwar Farizan
Gambar Entri
Kawin Cai
Ritual Ritual
Jawa Barat

KAWIN CAI Kabupaten Kuningan secara turun temurun telah memiliki kearifan lokal dalam menghormati dan menjaga air sebagai sumber kehidupan tradisi tersebut diberinama Tradisi Kawin Cai atau sebelumnya disebut Tradisi Mapag Cai. Masyarakat Kuningan meyakini bahwa air bersih yang berlimpah yang bersumber dari alam yaitu mata air Gunung Ciremai sebagai berkah kehidupan dari Yang Maha Kuasa, oleh karenanya harus dihormati dan dijaga kelestariannya. Tradisi Kawin Cai/ Mapag Cai ini adalah prosesi mempertemukan air dari tujuh sumber mata air Cibulan Desa Manis Kidul dengan air dari sumber mata air Balong Dalam Tirtayatra. Ritual ini biasa dilakukan setiap tahun pada hari kamis malam jumat kliwon. Inti ritual ini mengawinkan air dari 7 sumur mata air Cibulan dengan mata air Balon Dalem Tirtayatra yang berjarak sekitar 5 kilometer. 7 sumur di mata air Cibulan dilambangkan sebagai pengantin laki-laki. Sementara mata air Balon Dalem disimbulkan sebagai mempelai perempuan. Sebelum penga...

avatar
Gibran