Tari Kecak biasanya disebut sebagai tari "Cak" atau tari api (Fire Dance) merupakan tari pertunjukan masal atau hiburan dan cendrung sebagai sendratari yaitu seni drama dan tari karena seluruhnya menggambarkan seni peran dari "Lakon Pewayangan" seperti Rama Sita dan tidak secara khusus digunakan dalam ritual agama hindu seperti pemujaan, odalan dan upacara lainnya. Tari ini sakral namun biasanya digunakan juga pada saat penerimaan wisatawan baru di bali.
Di Bali, hidup seorang raja yang bergelar Sri Bagening. Sang Raja memiliki banyak istri, dan istri terakhirnya bernama Ni Luh Pasek. Ni Luh Pasek berasal dari Desa Panji, dan masih keturunan Kyai Pasek Gobleng. Suatu waktu, Ni Luh Pasek mengandung. Oleh suaminya, ia dititipkan kepada Kyai Jelantik Bogol. Tak berapa lama, anaknya pun lahir. Anak itu diberi nama I Gede Pasekan. I Gede Pasekan mempunyai wibawa besar sehingga sangat dicintai dan dihormati oleh pemuka masyarakat maupun masyarakat biasa. Suatu hari, ketika usianya menginjak dua puluh tahun, ayahnya berkata padanya, “Anakku, sekarang pergilah engkau ke Den Bukit di daerah Panji.” “Mengapa ayah?” “Karena di sanalah tempat kelahiran ibumu.” Sebelum berangkat, ayah angkatnya memberikan dua buah senjata bertuah, yaitu sebilah keris bernama Ki Baru Semang dan sebatang tomba...
Di Bali, hidup seorang raja yang bergelar Sri Bagening. Sang Raja memiliki banyak istri, dan istri terakhirnya bernama Ni Luh Pasek. Ni Luh Pasek berasal dari Desa Panji, dan masih keturunan Kyai Pasek Gobleng. Suatu waktu, Ni Luh Pasek mengandung. Oleh suaminya, ia dititipkan kepada Kyai Jelantik Bogol. Tak berapa lama, anaknya pun lahir. Anak itu diberi nama I Gede Pasekan. I Gede Pasekan mempunyai wibawa besar sehingga sangat dicintai dan dihormati oleh pemuka masyarakat maupun masyarakat biasa. Suatu hari, ketika usianya menginjak dua puluh tahun, ayahnya berkata padanya, “Anakku, sekarang pergilah engkau ke Den Bukit di daerah Panji.” “Mengapa ayah?” “Karena di sanalah tempat kelahiran ibumu.” Sebelum berangkat, ayah angkatnya memberikan dua buah senjata bertuah, yaitu sebilah keris bernama Ki Baru Semang dan sebatang tomba...
Pada jaman dulu di kerajaan Daha hiduplah seorang Brahmana yang benama Sidi Mantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Sanghyang Widya atau Batara Guru menghadiahinya harta benda dan seorang istri yang cantik. Sesudah bertahun-tahun kawin, mereka mendapat seorang anak yang mereka namai Manik Angkeran. Meskipun Manik Angkeran seorang pemuda yang gagah dan pandai namun dia mempunyai sifat yang kurang baik, yaitu suka berjudi. Dia sering kalah sehingga dia terpaksa mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya, malahan berhutang pada orang lain. Karena tidak dapat membayar hutang, Manik Angkeran meminta bantuan ayahnya untuk berbuat sesuatu. Sidi Mantra berpuasa dan berdoa untuk memohon pertolongan dewa-dewa. Tiba-tiba dia mendengar suara, "Hai, Sidi Mantra, di kawah Gunung Agung ada harta karun yang dijaga seekor naga yang bernarna Naga Besukih. Pergilah ke sana dan mintalah supaya dia mau mernberi sedikit hartanya." Sidi Mantra pergi ke Gunung Agung dengan mengatasi se...
Mengunjungi kota kota di kawasa Bali sepertinya harus meluangkan waktu sejenak untuk menikmati Es Kuwut . Es kuwut yang artinya kelapa adalah minuman khas bali yang sangat unik dan segar dengan mengunakan bahan bahan utama serutan kelapa dan melon, kemudian diberi biji selasih, gula cair, air kelapa, es batu, dan perasan jeruk nipis. Es ini disajikan dengan pendamping es batu tambahan, plus irisan jeruk nipis . Bagi yang ingin membuat sendiri berikut ini resep es kuwut dan pembuatanya : Bahan : - 1 buah kelapa muda, diserut - 1/2 buah melon, diserut - lima buah jeruk nipis - air kelapa muda (600 ml) - 2 sendok makan biji selasih yang sudah direndam air panas - Gula pasir yang telah dicairkan (sesuai selera) - Es batu secukupnya (sesuai selera) Cara Membuat : 1. Masukkan gula yang telah dicairkan secukupnya ke dalam lima gelas 2. Masukkan serutan melon, serutan kelapa muda masing-masing sebanyak 1-2 sendok makan (sesuai...
Selain minuman brem dan es kuwut di Bali ada satu minuman yang sangat khas yakni Loloh . Minuman Loloh dalam bahasa Bali artinya jamu , minuman ini tidak seperti jamu namun sangat menyegarkan tenggorokan apalagi jika dicampur es. Loloh sangat mudah ditemui di daerah Bangli . Yang membuat unik minuman ini adalah rasanya pedas, asam, asin dan manis bercampur jadi satu. Loloh daun cemcem ini dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah, melancarkan pencernaan juga baik untuk ibu menyusui. Cara membuat minuman loloh sangat mudah, daun cem-cem dicuci bersih kemudian diremas atau dihaluskan dan ditambah air hangat sesuai kebutuhan. Kemudian dicampur kayu manis, daun sirih, jarak pagar, daun dhadhap dan disajikan dengan air kelapa dan gula aren. Sumber Foto : infoobjek.wordpress.com
Nama Pontianak berasal dari kata kuntilanak, yang konon sering mengganggu orang-orang yang melintasi kampung Batu Layang. Lokasi Istana dipilih melalui penembakan kanon oleh Pangeran Syarif Abdurrahman Algadrie, yang telah memutuskan untuk mendirikan kerajaan di tempat mana bola api menyentuh tanah. Ternyata jatuh di dataran tempat Sungai Kapuas dan Sungai Kapuas Kecil bertemu dengan Sungai Landak. Disitulah didirikan Istana Kadriyah. Meskipun Sultan tidak belajar kebudayaan barat, pintu gerbang Istana Kadriyah dibuat Portugis guna mengantisipasi serangan musuh. Tidak jauh dari Istana, Masjid Jami Pontianak didirikan seluas 40 x 35 meter persegi, tinggi 20 meter dengan atap seperti Pura Meru di Bali. Masjid ini menghadap barat sesuai kiblat. Masjid Jami memegang peranan penting untuk menjadikan Pontianak sebagai pusat pengembangan budaya Islam.
Nasi jagung menjadi mskan khas Madura selanjutnya. Secara kondisi alam Madura memang cocok untuk bercocok tanam jagung. Berdasarkan pengakuan masyarakat, jagung yang ditanam di Madura memiliki citarasa yang lebih enak dbadingkan dengan jagung yang di tanama di daerah lainnya. Kembali ke nasi jagung, jika anda berkunjung ke Madura anda akan dengan mudah menemukan penjual nasi jagung karena ini memang makanan tradisional masyarakat Madura. Nasi jagung yang ada di Madura menggunakan bahan baku utama adalah jagung yang dicampur dengan sedikit nasi putih yang di jual atau disajikan dalam bakul atau wadah dari bambu. Nasi jagung ini biasanya disajikan dengan pelengkap lauk berupa sayur-sayuran segar, tauge dan kacang panjang. selain itu, lauk berupa urap dan saayur lodeh juga bisa anda pilih sebagai pendamping nasi jagung. Sedangkan untuk pelengkapnya, biasanya nasi jagung disajikan dengan pepes tongkol dan tempe bumbu bali yang akan semakin sedap jika disantap bersama sambal.
Nasi jagung menjadi mskan khas Madura selanjutnya. Secara kondisi alam Madura memang cocok untuk bercocok tanam jagung. Berdasarkan pengakuan masyarakat, jagung yang ditanam di Madura memiliki citarasa yang lebih enak dbadingkan dengan jagung yang di tanama di daerah lainnya. Kembali ke nasi jagung, jika anda berkunjung ke Madura anda akan dengan mudah menemukan penjual nasi jagung karena ini memang makanan tradisional masyarakat Madura. Nasi jagung yang ada di Madura menggunakan bahan baku utama adalah jagung yang dicampur dengan sedikit nasi putih yang di jual atau disajikan dalam bakul atau wadah dari bambu. Nasi jagung ini biasanya disajikan dengan pelengkap lauk berupa sayur-sayuran segar, tauge dan kacang panjang. selain itu, lauk berupa urap dan saayur lodeh juga bisa anda pilih sebagai pendamping nasi jagung. Sedangkan untuk pelengkapnya, biasanya nasi jagung disajikan dengan pepes tongkol dan tempe bumbu bali yang akan semakin sedap jika disantap bersama sambal.