akhirnya datang juga ayam kampung yang ditunggu2 itu… jadi deh bikin soto belitung soto belitung ini kaya banget rasanya. enak sekali disantap sama lontong, atau nasi anget.. soto belitung: bahan: – 1 ekor ayam kampung, potong jadi 4 bagian. – 250 ml santan kental – 1 ruas lengkuas, geprek – 5 batang serai, ambil bonggolnya (k/l 10 cm), geprek – 10 lembar daun jeruk – 1 ruas jahe, geprek bumbu halus: – 10 siung bawang merah – 8 siung bawang putih – 1 sdm ketumbar sangrai – 8 butir kemiri – 8 cm kunyit – 1/2 sdt jinten sangrai – garam dan gula secukupnya – daun bawang dan bawang goreng untuk taburan cara bikinnya: – tumis bumbu halus hingga harum – tambahkan jahe, lengkuas, serai dan daun jeruk – tambahkan air secukupnya (kurang lebih 2 liter) – masukan ayam, tambahkan garam dan gula, masak hing...
BAHAN : 500 gram ikan ekor kuning, bersihkan dan belah dua bagian 6 buah belimbing wuluh, potong bulat 1 sdt air asam 1/2 sdt gula pasir daun pisang secukupnya, untuk membungkus lidi secukupnya, untuk menyemat BUMBU YANG DIHALUSKAN : 10 buah cabai rawit merah 9 cm kunyit 1/2 sdt terasi 5 butir kemiri 7 butir bawang merah 5 cm lengkuas garam secukupnya CARA MEMBUAT PAIS IKAN PANGGANG BUMBU : 1. Campur bumbu halus dengan potongan belimbing wuluh, air asam, dan gula pasir menjadi satu. Lumuri ikan dengan campuran bumbu hingga rata. 2. Ambil selembar daun pisang, letakkan ikan berbumbu lalu bungkus dan semat dengan lidi. 3. Panggang ikan di atas bara api sambil dibolak-balik hingga kedua sisinya matang. 4. Angkat dan sajikan. sumber: https://hobimasak.info/resep-pais-ikan-panggang-bumbu-bangka-belitung/
Bong li piang atau pia nanas merupakan salah satu oleh-oleh khas Bangka, termasuk juga di Bangka Selatan. Tak sulit menemukan kue ini di toko oleh-oleh. Bong li piang sendiri biasanya diproduksi oleh industri rumah tangga, sehingga cita rasanya masih cukup terjaga hingga kini. Kue ini hampir mirip dengan kue nastar namun berukuran lebih besar. Bahannya pun hampir serupa, hanya saja tidak menggunakan telur, sehingga teksturnya tidak serapuh nastar. Bong li piang paling cocok dinikmati saat pagi atau sore hari sebagai teman ngopi atau ngeteh. http://www.lagilibur.com/2017/09/lima-makanan-khas-bangka-selatan.html
Terbuat dari ikan pari yang dikeringkan di panas matahari lalu disuwir hingga halus. Bumbunya adalah bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, dan lengkuas yang dihaluskan lalu ditumis hingga harum. Ditambahkan dengan santan. Pari yang telah disuwir-suwir dimasukan dan dimasak hingga santan mengental. Ditambahkan dengan kucai (daun, batang, dan umbinya yang mirip lokio: bawang batak). Alamat dan Kontak Penjual: Ruma Makan Belitong Timpo Duluk Jalan Lettu Mad Daud No. 22, Kampung Parit, Tanjung Pandan, Parit, Tj. Pandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung 33411 (0719) 9223242 Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner Dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Sejenis makanan kecil dari Belitung yang terbuat dari campuran talas dan santan kelapa. CIta rasanya manis sedikit gurih. Lepat talas ini dibungkus dengan daun kelapa dan dikukus hingga matang. Lepat talas khas Belitung terbiuat dari talas Belitung ( Xanthosomasagittifolium) atau nama lainnya adalah kimpul atau bentul. Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner Dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Jaja adalah sebutan khas Belitung yang artinya adalah kue. Jadi jaja bujang berselimut adalah sejenis kue seperti dadar dengan isi berupa unti kelapa alias kelapa yang dimasak bersama gula merah dan santan hingga mengental. Keunikan dari jaja bung berselimut ini adalah kulitnya yang tidak boleh mulus seperti dadar gulung. Ini karena adonan tepungnya tidak basah. Tepung yang hanya diperciki air hingga lembab lalu diayak langsung di atas wajan. Kemudian diperciki air lagi agar bulir adonannya tidak terlalu saling menyatu menghasilkan dadar yang berjaring-jaring halus. Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Sejenis hidangan penutup yang terbuat dari agar-agar. Bahannya sederhana hanya air, agar-agar, dan gula pasir. Yang unik, dudul agar ini bentuknya memanjang mirip dodol umumnya. Membuatnya pun perlu teknik khusus. Agar-agar direbus bersama air dan gula pasir hingga benar-benar kental. Kemudian ditaruh dalam loyang datar berukuran lebar dan didiamkan hingga dingin. Ditaburi dengan gula pasir lalu digulung. Proses menggulung ini yang membuktikan kepiawaian seorang pembuat dudul agar. Jika tak bisa digulung berarti dudul agar belum benar-benar kental setelah direbus. Gulungan dudul agar tersebut lalu dibungkus plastik dan diikat tali. Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Suto Belitung sepintas mirip ketupat sayur, tapi rasanya jauh berbeda. Potongan ketupat yang dipadukan dengan bihun, irisan daging, emping, dan disiram kuah santan kental. Kuah untuk suto Belitung terbuat dari kaldu iga sapi yang dibumbui dengan bumbu kari dan dicampur dengan santan. Cita rasanya gurih. Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
Gangan ternyata bermacam-macam jenisnya. Selain yang terbuat dari ikan laut, ada juga gangan dari kepiting yang rasanya tak kalah mantap. Ada dua jenis kepiting yang biasa dimasak yaitu kepiting hitam atau kepiting batu, dan kepiting laut yang disebut rajungan. Gangan kepiting menggunakan bumbu yang sama dengan gangan pada ikan, tetapi ditambah dengan santan sehingga cita rasanya pun lebih gurih. Alamat & Kontak Penjual: Rumah Makan Sari Laut Jl. Wahab Azis, No. 29, Tanjung Pandan, Tj. Pandan, Kepulauan Bangka Belitung Telp: (0719) 22257 Sumber: Naskah Potensi Wisata Kuliner dan Spa, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia