monedas para el FC mobile Visité Buyfc26coins.com. ¡Excelente! Recomendado al 100%..NHkd
278 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Nandong bertemu Smong, Peringatan Tsunami Peninggalan Leluhur Simeuleu
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Aceh

Peristiwa gempa dan tsunami ternyata pernah melanda Kabupaten Simeulue pada tahun 1907 dan menimbulkan banyak korban jiwa. Belajar dari kenangan pahit tersebut, leluhur-leluhur masyarakat Kabupaten Simeulue kemudian membuat cerita tentang tsunami yang dikenal dengan nama Smong. Smong yang hingga kini masih diceritakan turun temurun dan tidak hanya melalui cerita, tetapi juga melalui syair lagu yang masih dilantukan oleh budayawan, tokoh adat  dan seniman dari Simeuleu.   Smong, menjadi pelajaran hidup sendiri bagi masyarakat Simeulue. Masyarakat Simeulue, tidak ingin bencana dahsyat 1907 itu, terulang kembali dan memakan korban jiwa. Melalui adat tutur, keariban lokal dan cerita turun menurun, membuat masyarakat Simeulue selalu siap siaga jika sewaktu-waktu smong datang. Kearipan lokal dan melalui budaya tutur, serta cerita budaya dan seni, membuat ratusan ribu masyarakat yang tinggal beberapa meter dari tepi laut, langsung menyelamatkan diri. Mereka berhamburan ke...

avatar
Aze
Gambar Entri
Asal-usul Tari Guel
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Asal Usul Tari Guel (Aceh)   Konon, tari Guel berasal daru dua orang putera Sultan Johor, Malaysia, bernama Muria dan adiknya yang bernama Segenda. Alkisah, pada suatu hari kedua kakak-beradik itu disuruh oleh orang tuanya menggembala itik di tepi laut. Sambil menggembala, untuk mengisi kebosanan, mereka bermain layang-layang. Suatu saat, datanglah angin kencang yang membuat layang-layang mereka putus. Secara spontan mereka berusaha sekuat tenaga mengejar layang-layangnya yang putus itu, sehingga lupa pada itik-itik yang harus mereka jaga. Karena kelengahan ini, itik-itik yang harus mereka jaga berenang dan akhirnya hilang di tengah laut. Sebagai catatan, versi lain dari cerita ini yang menyatakan bahwa, akibat hembusan angin yang sangat kencang itu mereka bersama layang-layangnya diterbangkan oleh angin hingga jatuh di Negeri Serule, Aceh Tengah yang dikuasai oleh Raja Cik Serule yang bergelar Muyang Kaya Lanang Bejeye.   Setelah lelah mengejar l...

avatar
Roro
Gambar Entri
Gadis di pohon emas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

KISAH  ini dimulai dari seorang bocah yang menemukan sebuah tunas berwarna keemasan di sebuah hutan. Karena kagum dan ingin menunjukkan kepada orangtuanya, ia mengambil tunas itu dengan mengeruk tanah yang ada di akar-akarnya. Lalu, dengan wadah kedua telapak tangan, ia segera berlari ke arah desa. Namun, sebelum ia menemukan orangtuanya, akar tanaman itu ternyata telah tumbuh menembus kedua telapak tangannya.  *** Dengan seikat bunga di tangan, seorang gadis remaja 15 tahunan berjalan pelan memasuki hutan. Beberapa tahun lalu, kakaknya dikuburkan di sana. Dulu setiap tahun–bersama ayah dan ibu– mereka selalu datang bersama. Namun, sejak kedua orangtuanya tiada, ia tak lagi datang. Ia merasa tak terlalu mengenal kakaknya, karena ketika kakak pergi, ia masih terlalu kecil. Kini, setelah beberapa tahun lewat dan cerita-cerita kedua orangtua dan para tetangga tentang kakaknya terus diingat, ia menguatkan diri untuk datang ke hutan itu seorang diri. Namun,...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Ula-Ula Lembing
Tarian Tarian
Aceh

Tari Ula-Ula Lembing merupakan tari tradisional Aceh yang berasal dari Aceh Tamiang. Tarian ini ditarikan oleh 12 orang atau lebih berputar-butar ke sekeliling panggung bagai ular. Tari Ula Ula Lembing harus dibawakan dengan penjiwaan yang lincah dan ceria. Tarian Ula-Ula Lembing ini merupakan paduan antara tari dan iringan lagu – lagu Aceh Tamiang, tari Ula – ula Lembing ini biasanya di tampilkan pada saat acara –acara pernikahan adat budaya Aceh Tamiang. Pada kesempatan kali ini, kita akan mengetahui lebih jauh mengenai tari ula-ula lembing yang mencerminkan dan memiliki nilai nilai dan norma – norma kehidupan yang berlaku dalam tata cara pergaulan masyarakat tertentu. 1. Sejarah dan Asal Usul Tari Ula-Ula Lembing Ula Ula Lembing adalah tarian pesisir pantai laut Tamiang. Berdasarkan sejarah atau asal usul tarian ula ula lembing ini berasal dari tekad seorang pemuda yang dengan berbagai cara menempuh berbagai cara untuk mendapatka...

avatar
Aze
Gambar Entri
Museum Tsunami Aceh
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

sumber : Arsip Daerah Istimewa Aceh Museum ini didirikan oleh walikota Bandung dan tokoh seni rupa Indonesia di bidang arsitektur, Ridwan Kamil pada tahun 2009 silam. Museum ini dibangun untuk memperingati persitiwa tsunami Aceh pada 2004 silam. Selain itu, museum ini juga didirikan sebagai pusat pendidikan sekaligus tempat pengungsian jika tsunami terjadi lagi. Bangunan seluas 2.500 m² ini memiliki dinding lengkung yang ditutupi oleh relief geometris. Di dalamnya terdapat lorong sempit dan gelap diantara dua dinding air yang tinggi. Lorong tersebut dibuat agar pengunjung bisa merasakan suasana dan kepanikan saat tsunami melanda. Dinding museum dihiasi dengan gambar orang-orang yang tengah menari Saman. Tari Saman sendiri merupakan simbol dari kekuatan, kedisiplinan, dan religiusitas suku Aceh. Dinding di ruang terdalam Museum Tsunami Aceh juga dicantumkan nama-nama korban tsunami Aceh, baik yang selamat maupun yang meninggal. Atap gedung museum dirancang...

avatar
Roro
Gambar Entri
Kherkoff Peucut
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Aceh

Kherkoff Peucut adalah kuburan prajurit Belanda yang tewas dalam Perang Aceh. Kompleks kuburan ini banyak tersebar di wilayah Indonesia. Salah satunya terletak di kota Banda Aceh dan sekarang menjadi objek wisata menarik, khususnya bagi wisatawan mancanegara (terutama wisatawan asal Belanda). Sebagaimana diketahui bahwa Kerajaan Aceh dan rakyatnya sangat gigih melawan Belanda yang memerangi Aceh. Rakyat Aceh mempertahankan Negerinya dengan harta dan nyawa. Perlawanan yang cukup lama mengakibatkan banyak korban di kedua belah pihak dan kuburan prajurit beserta komandan perangnya ini menjadi Kherkoff Peucut monumen tragisnya Perang Aceh. Bukti sejarah ini dapat ditemukan di pekuburan Belanda Kherkoff ini. Disini dikuburkan kurang lebih 2000 orang serdadu Belanda, dan termasuk di antaranya serdadu Jawa, Batak, Ambon, Madura dan beberapa serdadu suku lainnya yang tergabung dalam Angkatan Bersenjata Hindia-Belanda. yang kuburannya masih dirawat dengan baik. Hingga saat ini Pemerintah Ke...

avatar
Roro
Gambar Entri
Meukasah
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Aceh

Meukasah merupakan baju tenun yang terbuat dari kain sutra. Biasanya, baju meukasah memiliki warna dasar hitam. Pemilihan warna dasar hitam ini bukan tanpa alasan. Menurut kepercayaan masyarakat Aceh, warna hitam merupakan lambang dari kebesaran. Baju Meukasah dipercaya sebagai lambang kebesaran masyarakat Aceh. Dalam baju meukasah dapat pula ditemukan sulaman emas yang hampir sama dengan baju khas masyarakat China. Sulaman emas ini biasanya terdapat di kerah meukasah. Hal ini disebut-sebut karena terjadinya akulturasi budaya melayu dengan budaya China yang dibawa oleh para pedagang dan pelaut yang melewati Aceh kala itu. Sumber : https://adatindonesia.com/pakaian-adat-aceh/

avatar
Roro
Gambar Entri
Samadiyah Tradisi Masyarakat Aceh
Ritual Ritual
Aceh

Samadiyah Samadiyah adalah upacara doa bersama yang dilakukan masyarakat Aceh untuk orang yang baru meninggal dunia. Biasanya Samadiyah dilakukan selama tujuh malam berturut-turut setelah kepergian almarhum/ah. Samadiyah malam pertama biasanya dilakukan di Meunasah (masjid/mushala/surau) setelah shalat maghrib berjamaah. Kemudian Samadiyah malam ketiga dilangsungkan dirumah duka. Para tamu datang membawakan buah tangan ala kadarnnya untuk ahli keluarga yang ditinggalkan. Sebelum berdoa, para tamu disuguhi makan malam bersama. Dan Samadiyah malam ketujuh biasanya lebih ramai daripada malam lain, kerabat dan tetangga datang ke rumah duka membawa beras, gula, kopi dan lain-lain lalu berdoa bersama. https://www.silontong.com/2018/10/30/upacara-adat-aceh/

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Tsunami
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Aceh

Museum Tsunami Tempat wisata ini menjadi kunjungan wajib bagi kamu yang datang ke Banda Aceh. Demi mengenang sekaligus menghormati para korban yang meninggal saat bencana Tsunami Aceh tahun 2004 silam, sejak tahun 2009 Museum Tsunami ini didirikan di Jl. Sultan Iskandar Muda. Museum dengan arsitektur menarik ini dilengkapi sarana audio berupa gemuruh ombak dan air yang mengucur, mirip suara saat tsunami datang menerjang. Tempat wisata ini selalu dikunjungi oleh wisatawan mancanegara yang penasaran dengan Tsunami Aceh dan ingin melihat apa saja yang tersisa dari gelombang tsunami yang lalu. Selain menyimpan benda-benda sisa bencana alam, di sini kamu juga bisa melihat beberapa foto kerusakan akibat tsunami dan beberapa kisah korban yang selamat dari musibah tersebut. https://www.silontong.com/2018/02/21/tempat-wisata-di-aceh/

avatar
Roro