jawa tengah
3.394 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Siraman
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Siraman adalah salah satu ritual dalam proses pernikahan adat Jawa. Ritual ini biasanya diadakan sehari sebelum pernikahan berlangsung. Tujuan dari ritual ini adalah untuk membersihkan diri pengantin baik secara fisik maupun batin sebelum pernikahan. Ritual ini diawali dengan sungkeman oleh kedua mempelai kepada para tetua di kedua keluarga. Apabila terdapat kakek dan nenek, maka sungkeman akan dilakukan kepada mereka terlebih dahulu, lalu kepada orang tua. Siraman dapat dilakukan berbarengan antara mempelai pria dan wanita atau terpisah dengan menggunakan air yang ditaburi bunga. Mempelai wanita biasanya akan menggunakan terusan kain batik yang hanya menutupi sampai dada dan anyaman bunga melati yang menutupi pundak sampai dada. Mempelai pria biasanya akan bertelanjang dada dengan menggunakan kain batik sebagai bawahan dan anyaman bunga melati yang akan diselempangkan di badan. Biasanya yang melakukan penyiraman adalah pihak wanita dari masing-masing keluarga. Hal ini dilakukan...

avatar
OSKM18_16718286_Aurelia Priscella Anggraini
Gambar Entri
Getuk
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Getuk merupakan makanan khas daerah Magelang. Getuk dibuat dari ketela yang dikukus dan kelapa yang diparut dan diberi gula jawa. Getuk hanya tahan sekitar 3 - 4 hari sebelum busuk karena getuk tidak menggunakan bahan pengawet apapun. Getuk memiliki tekstur lembut, halus, lengket, dan sedikit kasar dari parutan kelapa yang ditaburkan di atas gethuk. Getuk memiliki rasa manis yang khas. Ada beberapa jenis getuk yang ada. Magelang sendiri menjual beberapa macam getuk seperti getuk tri warna yang dijual di Getuk Eco yang dijual sekitar Rp 28.000. Ada juga getuk jawa biasa yang bisa ditemukan di toko oleh-oleh. pic from : google   #OSKMITB2018  

avatar
OSKM_16518042_Stefanus Stanley Yoga Setiawan
Gambar Entri
Grotol Ala Banyumas
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Grontol merupakan salah satu makanan khas nusantara. Makanan ini dapat ditemukan di beberapa daerah seperti di Jawa Tengah dan Jogjakarta. Grontol memiliki perbedaan cara pembuatan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah grontol merupakan jagung yang dipipil (dirontokkan), kemudian direbus, dan disajikan dengan kelapa parut. Namun di Banyumas sendiri makanan ini sudah jarang dijumpai. Berikut merupakan cara pembuatan grontol yang penulis dapatkan dari nenek penulis sendiri. Bahan yang diperlukan: Jagung Kelapa Kapur sirih Garam Cara membuat: Pertama, pipil (rontokkan) jagung. Kemudian cuci jagung sampai bersih. Masukkan jagung ke panci yang berisi air. Rebus jagung dengan kapur sirih sebanyak satu sendok makan sampai matang. Setelah matang, tiriskan jagung. Cuci kembali jagung dengan air. Setelah itu, parut kelapa dan tambahkan garam. Campurk...

avatar
OSKM18_16918153_Amalia Sasti Widianti
Gambar Entri
Empek-Empek Pati
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Pempek tidak hanya dimiliki oleh Kota Palembang saja. Pati juga memiliki pempek tersendiri yang tidak kalah dengan Palembang, biasanya disebut empek-empek. Umumnya pempek terbuat dari ikan dengan berbagai variasi perpaduan bahan dan kuah. Di Bangka misalnya, biasanya pempek disajikan dengan semacam saus kacang. Nah, di Pati, Jawa Tengah, kota kelahiran saya ini, empek-empeknya berbeda dengan pempek palembang. Empek-empek ini memiliki cita rasa tersendiri. E mpek-empek khas Pati terdiri dari potongan aneka gorengan risol isi bihun, tahu, bakwan, semacam gorengan tepung, dan kadang ada tempenya. Kuahnya tidak sepekat cuko pempek, cenderung agak asam segar apalagi kalau ditambah sambal, tapi lain sensasinya dengan kuah pempek Palembang dan sekitarnya. Gurihnya kuah ini siap menjelajahi fantasi lidah pencicipnya. Makanan ini memang belum begitu terkenal, tapi jangan remehkan rasa dan kenikmatannya! Harga empek-empek ini juga termasuk relatif murah, hanya dengan mengocek uang Rp. 7000...

avatar
OSKM18_16718093_ Muhammad Riza Tanwirul Fuad
Gambar Entri
Joko Kendil, si anak berkepala periuk
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang janda tua di sebuah desa di Jawa Tengah. Ia harus bekerja berjualan kayu bakar setiap hari karena suaminya telah meninggal, sehingga ia harus memenuhi kehidupannya seorang diri. Berjualan kayu bakar di pasar yang sangat jauh dari desanya, tidak membuatnya memperoleh keuntungan yang banyak. Namun, ia tetap bekerja dengan giat dan pantang menyerah. Hidup sendirian membuatnya menginginkan kehadiran seorang anak. Namun, dia tau bahwa menghidupi dirinya sendiri saja sudah sulit, jadi ia mengurungkan niatnya itu. Pada suatu malam, ia bermimpi kejatuhan bulan di siang hari. Mimpi aneh tersebut membuatnya bingung, sehingga ia bergegas pergi ke pasar untuk menyelesaikan pekerjaannya hari itu. Tanpa diduga-duga, ia melihat seorang peramal yang sedang dikerumuni banyak orang. Langsung saja ia menanyakan makna mimpi anehnya semalam. 'Saya bermimpi kejatuhan bulan, pak peramal. Apakah arti dari mimpi saya itu?' tanya sang janda tua....

avatar
OSKM18_16718025_Faradiva Ramaputri
Gambar Entri
ANYAMAN PANDAN DESA GRENGGENG KABUPATEN KEBUMEN
Ornamen Ornamen
Jawa Tengah

ANYAMAN PANDAN DESA GRENGGENG KABUPATEN KEBUMEN Tahukah kalian di Desa Grenggeng Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah mulai terkenal sejak anyaman pandan khas buatan penduduk Desa Grenggeng mulai diminati masyarakat Indonesia. Bukan hanya di Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri mengingat daya tarik dari anyaman pandan itu sendiri. Dan sejak beberapa tahun terakhir Desa Grenggeng sudah di nobatkan menjadi desa anyaman paling maju di kebumen. Bahkan tahun 2016 sempat memegang rekor muri dengan penganyam terbanyak. Di Desa Grenggeng hampir semua penduduk sana memiliki lahan yang di tanami pandan, bukan sekedar pandan biasa tetapi pandan yang tumbuh di Desa Grenggeng ini sangat  besar. Atas potensi ini, rata rata penduduk Desa Grenggeng bermata pencaharian sebagai pengrajin. Anyaman pandan dapat dibuat berbagai bentuk benda dengan fungsi pakai maupun  fungsi hias seperti tas, topi, sandal, tempat tisu, dompet, hiasan meja, ataupun souvenir perikahan. Dengan ke...

avatar
Oskm_16718446_riza
Gambar Entri
Dewi Sri Dewi Kesuburan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Dahulu kala, ada seorang raja bernama Prabu Sri Mahapunggung yang hidup bersama empat orang anaknya, yaitu Dewi Sri, Sadana, Wandu, dan Oya. Dewi Sri dan Sadana dikenal sebagai lambang kemakmuran hasil bumi. Suatu hari, Raja dan Ratu meminta Sadana untuk menikahi seorang putri bernama Dewi Panitra. Akan tetapi, Sadana menolak karena tidak ingin mendahului kakaknya. Hal itu membuat Sadana sedih dan dia pun meninggalkan istana. Sang Prabu menjadi murka setelah mengetahui hal tersebut dan melampiaskan amarahnya kepada Dewi Sri sebagai penyebab Sadana meninggalkan istana. Tuduhan tersebut membuat Dewi Sri merasa bersalah dan pada akhirnya ia pun ikut kabur dari istana. Sang Prabu menjadi lebih marah dan mengutuk Dewi Sri menjadi ular sawah, sedangkan Sadana dikutuk menjadi burung sriti. Suatu ketika, ular sawah jelmaan Dewi Sri di Dusun Wasutira. Di dusun tersebut hiduplah seorang petani bernama Kyai Brikhu bersama istrinya yang sedanh mengandung. Pada malam harinya, Kyai Brikhu ber...

avatar
OSKM18_16518097_Felicia Gojali
Gambar Entri
Legenda Desa Siwarak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Pada zaman dahulu di Purbalingga ada 2 penyebar agama Islam yang bernama Akhmad dan Mohammad serta pengikut setianya yang bernama Bangas dan Bangis. Dalam menyebarkan agama Islam kedua mubaligh tersebut memperoleh tekanan dari pemerintah Kerajan Majapahit yang sedang berada pada posisi puncaknya. Seorang bernama Ki Sutaraga ditugaskan untuk membendung penyebaran agama Islam di wilayah lereng Gunung Slamet. Untuk menghadapi kekuatan Ki Sutaraga, Akhmad dan Mohamad terpaksa melarikan diri dan bersembunyi di sebuah gua yang bernama Gua Lawa. Setelah itu mereka merubah nama mereka menjadi Taruna dan Taruni, sehingga keberadaan mereka tidak diketahui dan disangka telah meninggal. Mendengar Akhmad dan Mohammad telah meninggal, Bangas dan Bangis merasa murka pada Ki Sutagara dan mengajaknya untuk berperang tanding. Dengan kesaktiannya Ki Sutagara dengan mudah mengalahkan Bangas dan Bangis dan mengutuknya menjadi Badak yang dalam bahasa Jawa disebut Warak, sehingga desa tempat terjadinya p...

avatar
Oskm18_ftmd_farid
Gambar Entri
Bancakan Weton
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Bancakan weton dilakukan tepat pada  hari weton  kita lahir ( Pon, Wage, Kliwon, Legi, Pahing ). Dalam tradisi Jawa, setiap orang sebaiknya dibuatkan bancakan weton minimal sekali dalam seumur hidup, namun lebih baik dilakukan setahun sekali. Menurut adat jawa setiap anak yang baru lahir, orang tuanya membuat bancakan weton pertama kali pada saat usianya menginjak hari ke 35. Anak yang sering dibuatkan  bancakan weton  secara rutin oleh orangtuanya, biasanya hidupnya lebih terkendali, lebih hati-hati, tidak liar, ceroboh, dan jarang sekali mengalami sial. Menurut kepercayaan orang jawa seorang anak yang sakit-sakitan, sering jatuh , dan nakal, setelah dibuatkan  bancakan weton  si anak tidak lagi sakit-sakitan, dan tidak nakal lagi. Bahan – bahan yang diperlukan untuk membuat bancakan weton Tujuh Sayuran Kangkung dan kacang panjang merupakan sayuran yang wajib ada dalam sebuah bancakan weton, untuk selebihnya tidak ada larangan s...

avatar
OSKM18_16618145_Caecilia Padmagita Ikastuti