Wanita
2.366 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pakaian Pengantin Banten
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Banten

Provinsi Banten yang terletak di ujung Pulau Jawa telah berdiri pada awal tahun 2000. Kebudayaan yang berada di provinsi ini banyak dipengaruhi oleh kebudayaan sunda. Hal ini dikarenakan sebelumnya banten adalah bagian dari Provinsi Jawa Barat yang kemudian memisahkan diri.  Kebudayaan yang ada pada provinsi ini sangat beragam, salah satunya adalah pakaian adat Banten. Berdasarkan kegunaan dan bentuknya, salah satu pakaian yang banten punya adalah pakaian adat pengantin. Pakaian ini digunakan oleh para mempelai ketika acara resepsi pernikahan dilaksanakan. Pakaian ini mirip dengan pakaian pengantin sunda dilihat dari motif dan desainnya. Untuk pria menggunakan atasan baju koko dengan kerah, kain samping atau batik banten sebagai bawahan, sabuk dari kain batik, penutup kepala, selop, sebilah parang/keris/golok sebagai pelengkap. Sedangkan untuk wanita memakai baju kebaya sebagai atasan, dengan bawahan berupa kain samping atau batik, selendang untuk dibahu, hiasan k...

avatar
Fathiyah
Gambar Entri
Pakaian Keseharian Wanita Betawi
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
DKI Jakarta

Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Untuk pakaian keseharian wanita betawi terdiri dari atasan, bawahan, dan penutup kepala. Atasannya berupa baju kurung berwarna terang mencolok. Sedangkan bawahannya berupa kain batik dengan motif geometris. Dan penutup kepalanya berupa kerudung dan selendang yang memiliki warna senada dengan baju kurung yang digunakan.   sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html

avatar
Fathiyah
Gambar Entri
Pakaian Pengantin Wanita Betawi
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
DKI Jakarta

Suku betawi memiliki beragam adat budaya seperti makanan khas, tarian, sampai alat musik. Namun yang tidak kalah menarik salah satunya adalah pakaian adat betawi. Pakaian adat betawi ada 3 macam, yaitu pakaian sehari-hari, pakaian resmi, serta pakaian pengantin. Pakaian pengantin wanita betawi bernama dandanan care none. Baju pengantin ini sarat dengan nilai budaya Tionghoa. Baju adat ini terdiri atas blus warna cerah terbuat dari bahan kain satin. Bawahannya berupa rok gelap atau rok kun. Memakai hiasan kepala berupa kembang goyang dengan motif burung hong. Untuk rambut memakai hiasan sanggul palsu dengan cadar dibagian wajah. Hiasan bunga melati diikat pada sisir dan ronje dikenakan bersama Pernik hiasan lain yang berupa kalung lebar, maik-manik penghias, dan gelang listring. Untuk alas kaki menggunakan selop model perahu sebagai alas kaki. sumber : http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-betawi-dki-jakarta.html

avatar
Fathiyah
Gambar Entri
Udeng
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Pakaian adat Bali memiliki khasnya sendiri. salah satunya adalah udeng. udeng adalah penutup kepala dari kain untuk ibadah dan aktifitas sehari-hari. untuk ibadah atau acara agama, udeng yang digunakan berwarna putih. sementara untuk keseharian adalah udeng bermotif batik yang digunakan. bentuk udeng unik dengan simpul di depan tengah yang memiliki simbol bahwa pemakainya harus berpikir jernih dan memusatkan pikiran ketika sedang beribadah. Sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2016/08/pakaian-adat-bali-pria-wanita.html Disalin dari Blog Adat Tradisional.

avatar
Fathiyah
Gambar Entri
Gemohing
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

     Gemohing merupakan budaya tradisi yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Lamaholot dan Titen Hena selama ratusan tahun. Gemohing membantu masyarakat mengatasi kesulitan pekerjaan. Mereka bekerja sambil berpantun dan menyanyikan lagu-lagu tradisional. Di kalangan masyarakat Lamaholot yang meliputi warga Flores Timur daratan, Pulau Adonara, Solor, Lembata, dan Pulau Alor-Pantar, gotong royong tradisional ini dilakukan untuk membersihkan ladang, menanam, memanen, dan membangun rumah. Adapun pembangunan kantor desa, sarana sanitasi, air bersih, jalan, jembatan, dan penguburan warga desa masuk kategori bakti desa. Jumlah peserta gemohing antara 10 dan 50 orang. Satu keluarga bisa mengirim 2-5 orang di mana jenis pekerjaan tergantung dari kebutuhan anggota. Sebagai contoh, membersihkan ladang seluas 1-2 hektar tidak mungkin dilakukan sendirian. Namun dengan jumlah anggota gemohing 50 orang, pekerjaan dapat dilakukan dalam sehari.  &nbs...

avatar
Monica91
Gambar Entri
NI’OSUKHU
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Sisir melambangkan bangsawan wanita yang terawat. Simbol sisir ini sering dikombinasikan dengan simbol-simbol lainnya. Sumber:  http://www.museum-nias.org/istiadat-nias/  

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Pesta Perkawinan di Nias
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Perkawinan di Nias adalah eksogami. Mempelai pria harus melunasi emas kawin kepada semua pihak yang punya hubungan famili dengan mempelai wanita itu, terutama kepada pihak ibunya ( uwu) . Kemudian di dalam desa sendiri masih diharapkan supaya mempelai pria mengadakan satu pesta untuk seluruh warga. Pesta itu merupakan syarat kalau di kemudian hari hendak diadakan pesta jasa ( owasa) . Kalau mempelai pria tidak memberi pesta dalam desanya, dia tetap dianggap sebagai anak-anak [iraono], sekalipun ia sudah tua secara umur, dan tidak punya hak suara dalam desa. Biaya utama dari pesta pernikahan waktu itu dan masih sampai hari ini adalah pembayaran sebanyak babi yang dibutuhkan untuk pesta. Sampai hari ini, biaya pesta pernikahan merupakan beban besar pada pasangan muda yang berencana untuk menikah. Sumber: https://www.museum-nias.org/istiadat-nias/  

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Fahimba
Tarian Tarian
Sumatera Utara

Juga disebut tari Humba. Ini adalah tahap kedua dari sambutan upacara yang dilakukan oleh tuan rumah ketika pengunjung tiba. Tarian ini melibatkan beberapa seni sandiwara dan aspek dari tari perang. Pada awalnya, ketika tamu tiba, tidak jelas apakah pengunjung itu ramah atau penyusup. Para wanita di rombongan menempatkan diri mereka di tengah untuk menghindari perkelahian apapun. Tanggapan dari tamu terhadap tarian ini adalah dengan tarian Hiwö. sumber:  http://www.museum-nias.org/tarian-musik/

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tari Hiwö
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Utara

Tari yang dilakukan oleh pengunjung saat mereka tiba di rumah tuan rumah. Penari laki-laki memegang tangan dan menari saling serong menuju ke tuan rumah. Tarian ini melibatkan beberapa seni sandiwara dan aspek dari tari perang. Pada awalnya ketika tamu tiba, tidak jelas apakah tuan rumah itu menyambut mereka atau memperlakukan seperti mereka itu penyusup. Para wanita di rombongan menempatkan diri mereka di tengah untuk menghindari perkelahian apapun. Tanggapan dari tamu terhadap tarian ini adalah dengan tarian Himba. Sumber: https://www.museum-nias.org/tarian-musik/  

avatar
Deni Andrian