Kuliner yang satu ini banyak ditemukan di daerah Glenmore, satu kecamatan di Banyuwangi yang mempunyai nama kebarat-baratan. Lontong campur atau dikenal dengan sebutan campur ini olahan berbahan dasar bawang merah, bawang putih, bawang pre, kecengal, merica, jahe, cengkeh, dan kuah campur. Tidak lupa ditambah mie putih dan kacang tanah goreng yang dihaluskan. RM/Toko yang Menyediakan: Lontong Campur Glenmore Restaurant Address: Karangharjo, Glenmore, Banyuwangi Regency, East Java 68466 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-banyuwangi/
Camilan yang rasanya renyah ini berbahan dasar tepung terigu yang dibentuk menyerupai obeng berulir. Dalam bahasa Jawa, berulir disebut dengan untir-untir, sehingga cemilan yang satu ini dinamakan untir-untir. RM/Toko yang Menyediakan : Rest Area Istana Gandrung Toko Suvenir Alamat: Jl. Raya Jember Km 7, Dadapan, Kabat, Dadapan, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68461 Telepon: (0333) 426704 Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-banyuwangi/
Tape buntut berbeda dengan tape lainnya karena dibungkus menggunakan daun jati dan dibentuk menyerupai buntut atau ekor. Tape buntut menjadi makanan khas suku Osing asli Banyuwangi. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-banyuwangi/
Di Banyuwangi, kopyor terbuat dari santan, kuah, dan taburan roti tawar. Terkadang juga dicampur dengan nangka. Kopyor hanya disajikan saat bulan puasa dan cara membuatnya mudah. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-banyuwangi/
Makanan tradisional Banyuwangi yang sudah jarang ditemukan ini mempunyai rasa mirip dengan wingko. Cara pengolahannya dengan dikukus, berbahan dasar tepung ketan, gula, dan parutan kelapa. Awuk ketan biasanya disajikan hanya pada acara hajatan suku asli Banyuwangi. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-banyuwangi/
Bungkuk terbuat dari pisang dan tepung kanji yang diberi bumbu khas. Jajanan ini banyak dijual di pasar-pasar tradisional yang ada di Banyuwangi. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-banyuwangi/
Glingseng dan uceng-uceng merupakan makanan yang pas dijadikan camilan. Berbahan dasar kacang hijau dan tepung beras yang ditaburi parutan kelapa. Teksturnya kenyal, rasanya manis, dan sedikit berlemak. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-banyuwangi/
Sajian kuliner yang terdapat di beberapa wilayah ini juga menjadi cemilan khas Banyuwangi yang terbuat dari beras ketan. Rengginang Banyuwangi mempunyai cita rasa yang khas. Nama lain dari rengginang adalah gerit. Sumber: https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-banyuwangi/
Jenang Bedhil Dilihat sekilas tekstur dan campuran bahan-bahannya mirip seperti jenang grendul di Jawa Tengah. Terbuat dari campuran tepung beras, kuah santan, dan gula aren. Adonan tepung beras dibuat bulat-bulat dan bertekstur kenyal. Ditambah kuah santan dan gula aren membuat rasa manis dan gurih berpadu dengan pas di lidah. Sumber :http://andikaawan.blogspot.co.id/2018/01/ngopi-di-pesantogan-kemangi-banyuwangi.html