Wanita
226 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pakaian Adat Sunda Untuk Bangsawan Wanita
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pakaian Adat Sunda Untuk Bangsawan Wanita Sedangkan pada kaum bangsawan wanita mengenakan kebaya berbahan dasar seperti kaum pria, kain kebat, alas kaki yang harus di hiasi dengan manik-manik. Untuk mempercantik tampilan bagi kaum wanita menambahkan tusuk konde pada rambut yang disanggul, peniti rantai, dan Bros. https://www.silontong.com/2018/07/27/pakaian-adat-jawa-barat/

avatar
Roro
Gambar Entri
Sewaka Darma
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Naskah Sewaka Darma termasuk salah satu dari sepuluh naskah Ciburuy, salah satu “kabuyutan” pada masa Sunda Kuno. Ciburuy merupakan salah satu kabuyutan (atau mandala bila di Jawa Tengah dan Timur) tempat menuntut agama kaum intelektual masa dulu, kini terletak di Bayongbong, Garut, Jawa Barat. Sebagai koleksi Perpustakaan Nasional Jakarta, naskah ini diberi nama register Kropak 408. Orang pertama yang mengumumkan naskah ini adalah Saleh Danasasmita dkk tahun 1987. Naskah ini tertera pada daun rontal yang ditoreh oleh peso pangot, pisau khusus untuk menulis pada daun, bambu, atau kayu. Huruf dan bahasa yang dipakai adalah Sunda Kuno. Bentuknya puisi. Naskah ini terdiri dari 37 helai daun rontal, 74 halaman, dan hanya 67 halaman yang terisi.   Penulis naskah ini, seperti yang tertulis pada naskah bersangkutan, adalah wanita bernama Buyut Ni Dawit yang bertempat tinggal di batur (pertapaan) Ni Teja Puru Bancana di Gunung Kumbang. Tak dapat d...

avatar
Aze
Gambar Entri
Naskah Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Tranliterasi Teks Naskah Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian I Ndah nihan warahakna sang sadu, de sang mamet hayu. Hana sanghyang siksakandang karesian ngaranya, kayatnakna wong sakabeh. Nihan ujar sang sadu ngagelarkeun sanghyang siksakandang karesian. Ini sanghyang dasa kreta kundangeun urang reya. Asing nu dek na(n)jeurkeun sasana kreta pakeuneun heubeul hirup, heubeul nyewana, jadiyan kuras. Jadiyan tahun, deugdeug ta(n)jeur jaya prang. Nyewana 1 na urang reya.   Ini byakta sanghyang dasa kreta ngaranya, kalangkang dasa sila, maya-maya sanghyang dasa marga, kapretyaksaan dasa indriya nakeun ngretakeun bumi lamba di bumi tan parek. Ini pakeun urang ngretakeun bumi lamba, caang jalan, panjang tajur, paka pridana, linyih pipir, caang buruan. Anggeus ma imah kaeusi, leuit kaeusi, paranje kaeusi, huma kaomean, sadapan karaksa, palana ta hurip, sowe waras, nyewana 2 sama wong (sa)rat. Sangkilang di lamba, trena taru lata galuma, hejo lembok...

avatar
Aze
Gambar Entri
Motif cantik semarangan khas batik di Cirebon
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Motif ini menampilkan penataan ornamen yang sama atau motif ulang yang ditata agak renggang, misalnya adalah motif Piring Selampad dan Kembang Kantil. Bila anda mau mencari batik asli di cirebon, jangan lupa mampir ke   tempat wisata di cirebon   dan   jajanan menarik di cirebon . Karena banyak sekali keindahan dan wisata yang ditawarkan oleh kota cirebon. Untuk penginapan anda tidak perlu khawatir karena   hotel di cirebon   sangat banyak dan banyak sekali jenisnya. Selamat berlibur. Sumber :  http://www.jdlines.com/2015/08/5-ciri-khas-motif-batik-cirebon.html   Tags : BATIK   CIREBON   INFO    ...

avatar
Roro
Gambar Entri
ASAL USUL DESA GINTUNG TENGAH
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Ketika sebagian besar daerah Cirebon masih tertutup hutan belantara, dan ajaran Hindu masih dianut oleh sebagian penduduk Cirebon. Maka pada saat itu pulalah Mbah Kuwu Cirebon dengan dibantu teman dan kerabatnya bersemangat menyebarkan ajaran Islam. Sambil menyebarkan agama tak lupa pula membabat hutan dan membuka pedukuhan-pedukuhan baru. Tersebutlah nama Kyai Ageng Buyut Membah, seseorang dari Negeri Iraq, yang datang ke Indonesia karena diutus oleh ayahandanya untuk menyebarkan Agama Islam dan memperbaiki akhlaq serta aqidah Bangsa Indonesia khususnya didaerah Cirebon. Kyai Ageng Buyut Membah, diutus oleh ayahandanya tidak langsung datang ke Tataran Cirebon, melainkan ke Pesantren Sunan Muria, dan ia berguru disana. Dipesantren itu Kyai Ageng Buyut Membah berkenalan dan bersahabat dengan keturunan Sunan Muria yang bernama Raden Jaka Pendil. Dipesantren itulah Kyai Ageng Buyut Membah mendapat nama baru yaitu Raden Suminta. Teringat akan pesan ayahandanya yaitu untuk me...

avatar
Roro
Gambar Entri
ASAL USUL DESA TEGALWANGI
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Pada zaman sinuhun Sunan Gunung Jati Cirebon menyebarkan Islam, di Blok Wadas berkuasa seorang Ki Gede bernama Buyut Sasmita. Ia tinggal bersama seorang putrinya Nyi Mas Semantra, yang mempunyai paras dan raut wajah yang sangat cantik, sehingga banyak lelaki yang bermaksud melamarnya. Oleh karena yang melamar berdatangan dari berbagai daerah, maka untuk memilih calon suaminya diadakanlah sayembara dengan syarat-syarat sebagai berikut : “Barangsiapa yang dapat membuat lampit dari rotan untuk menutupi bale gede tempat pemidangan dan dapat diselesaikan dalam satu malam, maka orang itulah yang akan menjadi suaminya” Di antara peserta sayembara ada seorang pinangeran bernama Pangeran Kejaksan. Ia adalah abdi para wali yang bersama-sama dengan Sunan Kalijaga berjasa memperjuangkan dan menyebarkan agama Islam di wilayah Cirebon. Pangeran Kejaksan pada waktu melamar telah membawa rotan (penjalin – bahasa Cirebon) yang dibawanya dalam sebuah pedati gede. Pedat...

avatar
Roro
Gambar Entri
Siram Tawandari
Ritual Ritual
Jawa Barat

andari.”  Upacara siram tawandari juga dilaksanakan dengan maksud untuk membuang seluruh noda dan penyakit. Uniknya, dalam prosesi siraman menurut adat Cirebon, kedua calon pengantin menjalani upacara siraman bersama-sama. Oleh karena itu, sebelum prosesi dimulai, pihak keluarga calon pengantin wanita melakukan ritual menjemput calon pengantin pria. Agar lebih jelas, berikut adalah urutan prosesi siram tawandari. Pertama, juru rias membawa kedua calon pengantin ketempat upacara siraman (cungkup). Saat menuju tempat siraman kedua calon pengantin ditutup kain putih pada bahunya. Dengan iringan bunyi gamelan atau karawitan, kedua calon pengantin juga didampingi oleh kedua belah orang tua dan para sesepuh. Kedua, calon pengantin wanita duduk di sebelah kiri calon pengantin pria pada kursi yang tersedia. Sebelum siraman calon pengantin diberi lulur pada dada dan punggungnya, sementara sang juru rias sambil membaca doa dan mantra keselamatan untuk kedua...

avatar
Aze
Gambar Entri
Tari Ronggeng #DaftarSB19
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Ronggeng berasal dari Jawa, penciptanya Endang Caturwati. Sampai sekarang tari ronggeng dibudayakan hingga turun temurun. Tema tarian ini berbeda dengan tarian lain, tari ronggeng ditarikan oleh wanita, gerakannya pun berkesan agresif mendekati eksotis Tari ini memiliki ciri khas dalam gerakannya yang lebih sensual dan pandai menarik libido para lelaki. Asal muasalnya, tari ini dibuat untuk upacara meminta kesuburan tanah. Namun, karena terkait dengan kesuburan, mengartikannya salah…. Hingga akhirnya gerakan dalam tarian ini mirip orang yang sedang bercinta. Namun seiring dengan zaman, tarian ini mulai dikurangi unsur eksotisnya. Alat musik yang melatari adalah rebab dan gong. sumber: http://www.suarajabarsatu.com/tari-ronggeng/

avatar
Krisna Aryan
Gambar Entri
Kebaya Khas Jawa
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Melihat budaya ratusan tahun nusantara dan berbicara mengenai pakaian adat Jawa, hal pertama yang terlintas dalam benak kita adalah kebaya. Kebaya adalah baju khas Provinsi Jawa Barat berjenis blus, tunik, atau atasan tradisional yang dikenakan oleh kaum perempuan. Asal kata kebaya sendiri berasal dari kata arab abaya yang berarti pakaian, namun adapula versi lain yang menyebutkan kata Kebaya ini  berasal dari kata "Kebyak" atau "Mbayak" dari masyarakat Jawa. Pada tahun 1500-1600san di Pulau Jawa, Kebaya merupakan pakaian yang hanya dikenakan keluarga kerajaan-kerajaan. Menjadi salah satu warisan kebudayaan Indonesia ini, Kebaya ditetapkan sebagai kostum nasional oleh Presiden Soekarno dan kebaya dianggap paling ideal untuk mencerminkan keanggunan dari sosok perempuan Indonesia. Modelnya yang cukup sederhana dapat dikatakan mencerminkan kesederhanaan dari masyarakat Indonesia. Di sisi lain Kebaya memiliki nilai filosofi kepatuhan, kehalusan dan tindak tanduk wanita yang har...

avatar
Wiwi_widyaningsih