SEKILAS TENTANG KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan UU RI No. 49 Tahun 1999 dan dinamai menurut nama asli geografisnya. Kabupaten ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni yaitu : Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan yang dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai. Selain itu masih ada beberapa pulau kecil lainnya yang berpenghuni namun sebahagian besar pulau yang lain hanya ditanami dengan pohon kelapa. Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan kabupaten kepulauan yang terletak memanjang dibagian paling barat pulau Sumatera dan dikelilingi oleh Samudera Hindia. Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari serangkaian pulau non-vulkanik dan gugus kepulauan itu merupakan puncak-puncak dari suatu punggung pegunungan...
Tentu kalian pasti mendengar sebuah tarian yang dinamakan Tari Piring. Tari Piring adalah salah satu tarian tradisional yang menggunakan piring pada saat menari (piring dipegang diatas kedua telapak tangan). Tarian ini bukanlah tarian yang mudah dipelajari, bukan hanya harus menghafal gerakan-gerakan tari tetapi juga harus memainkan piring yang berada diatas kedua telapak tangan dan menjaga agar piring itu tidak jatuh dari tangan dan pecah. Tarian ini juga diiringi dengan musik yang menggunakan alat-alat musik tradisional seperti Talempong dan Saluang, musik yang dihasilkan dengan alat-alat musik tradisional itu membuat suasana pertunjukan semakin semarak. Para penari Tari Piring jugatidak menggunakan kostum sembarangan, penari Tari Piring biasanya menggunakan pakaian cerah sehingga mendukung kemeriahan pertunjukan. #OSKMITB2018
Tidak ada sejarah yang pasti tentang kapan tenun songket mulai dikembangkan di Minangkabau atau di Pandai Sikek. Akan tetapi kepandaian menenun tetuntulah sudah dibawa oleh nenek moyang kita bangsa Austronesia atau yang disebut juga Malayo-Polynesia, dari Tanah Asal, ketika terjadi migrasi besar-besaran penduduk dari daratan Asia ke arah selatan dan timur beberapa ribu tahun yang lalu, bersamaan dengan segala kepandaian yang esensial untuk kehidupan, seperti kepandaian bercocok tanam, kepandaian membuat dan menggunakan alat-alat pertanian dan pertukangan dan senjata, dan sebagainya. Sesuai dengan fitrah manusia, kepandaian dasar pertukangan tentu mengalami pengkayaan estetika sehingga menjadi apa yang sekarang dikenal dengan istilah kerajinan, dan kemudian menjadi seni. Hal ini sejalan dengan perkembangan di bidang ekpresi lainnya seperti seni gerak, seni suara dan seni pementasan. Sebagai warisan demikian, tenun bisa dikatakan sama umurnya dengan stelsel matrilinial orang Minang,...
Kalau umumnya orang lebih mengenal Sumatera Barat dengan jam gadangnya di Bukittinggi. Kini Kabupaten lima puluh kota dengan Jembatan Kelok 9 tidak kalah menarik dan sayang untuk dilewatkan. Memang sih, hanya berupa jalan dan jembatan. Tapi yang membuat istimewa adalah pemandangan alam dan tentu saja arsitektur jembatannya yang unik. Jalan Kelok 9 tahun 1910 Kelok 9 Tahun 2008 Sebelum melihat Kemegahan Jembatan, kita lebih baik mengetahui seluk beluk Kelok sembilan. Sesuai namanya, Kelok Sembilan mempunyai 9 buah kelok (bahasa Minang yang berarti tikungan) dengan sudut putar 180 derjat, yang terletak sekitar 30 km sebelah timur dari Kota Payakumbuh, Sumatera Barat menuju Provinsi Riau. Jalan ini membentang sepanjang 300 meter di Jorong Aie Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat dan merupakan bagian dari ruas jalan penghubung Lintas Tengah Sumatera dan Pantai Timur Sumatera. Jalan ini memiliki tikungan yang tajam dan leb...
Bako adalah istilah dalam bahasa minang yang berarti keluarga dari pihak ayah. pihak bako ini wajib berpartisipasi dalam beberapa adat yang dijalani oleh seorang anak minang untuk mengisi acara serta melaksanakan suatu kegiatan. Adat-adat tersebut diantaranya adalah perkawinan, kematian, khitanan, memotong rambut anak beberapa hari setelah dilahirkan, ataupun saat diangkat menjadi datuk. Contohnya saat perkawinan adalah sebelum menikah ada proses yang disebut babako / meminang. Meminang tidak hanya mempertemukan orang tua kedua belah pihak namun juga keluarga Ayah dari masing-masing mempelai. Disini pihak bako memiliki hak untuk menyetujui atau tidak dengan calon pasangan hidup anaknya masing-masing. Jika setuju maka mereka turut andil dalam waktu pelaksanaan pernikahan. Selain itu contoh lain yaitu saat setelah disunat tradisinya disebut 'manyilau anak bako', dalam acara ini keluarga bako khususnya para wanita membawa berbagai macam makanan. Namun yang unik adalah cara membawa mak...
Cara membuat "Saluang" 1.Anda harus mencari Talang 2.Disaat memotong Talang Bagian atas Talang adalah Bagian bawah Saluang,dan sebaliknya,Bagian bawah Talang adalah Bagian atas Saluang 3.Ukur besar lingkaran Saluang,itu lah jarak dari bawah Saluang ke lubang nada yang terakhir 4.Jarak lubang nada Saluang yang terakhir,Ke lubang nada yang selanjutnya adalah stengah ukuran besar Lingkaran Saluang(lubang nada Saluang ada 4 lubang nada) 5.Jarak dari lubang nada Saluang yang pertama ke bagian atas Saluang adalah 4 kali ukuran lingkaran Saluang (Usahakan untuk melubangi Saluang dengan besar lubang nada Saluang 0,5 cm) 6.Runcing kan bagian atas Saluang sehingga membentuk sudut tumpul,itu biasa disebut dengan "SUAI" Cara Bermain "Saluang" 1.Anda harus meniup bagian atas Saluang dengan kepala sedikit miring 2.Usa...
Batagak Kudo-Kudo berasal dari Provinsi Sumatera Barat, atau dengan kata lain merupakan adatnya orang minang. Frasa 'batagak kudo-kudo' sendiri dalam bahasa minangkabau secara bahasa berarti 'menegakkan kuda-kuda'. Sedangkan secara istilah, Batagak Kudo-kudo merupakan salah satu bagian dalam masyarakat minang saat proses pendirian bangunan yang berupa upacara, di mana masyarakat mengambil bagian dalam upacara tersebut saat proses pendirian bangunan tersebut masih dalam pemasangan kuda-kuda. Dari sinilah istilah 'Batagak kudo-kudo' tersebut berasal. Bangunan yang dibuat dapat berupa rumah pribadi, ataupun fasilitas umum seperti rumah ibadah dan jalan raya. Pada dasarnya, masyarakat yang mengikuti upacara Batagak Kudo-Kudo adalah tetangga sekitar dan sanak famili, sehingga upacara ini terkesan mirip dengan pernikahan, atau yang oleh orang minang disebut sebagai baralek. Selain itu, ada salah satu kesamaan lain yang cukup mencolok antara tradisi Batag...
Suku Minangkabau sebagai suku yang berasal dari Sumatera Barat merupakan suku yang kaya akan adat istiadat dan budaya luhur, tak jarang banyak wisatawan dan orang luar minangkabau yang sengaja datang ke minangkabau hanya untuk menyaksikan upacara adat minangkabau, salah satunya adalah upacara turun mandi. upacara turun mandi merupakan upacara sebagai bentuk rasa syukur kepada tuhan yang maha esa terhadap kelahiran seorang bayi. Hingga saat ini upacara turun mandi masih dipertahankan dan dilestarikan oleh para masyarakat minangkabau. tujuan dari upacara turun mandi adalah untuk memperkenalkan bayi yang baru lahir sebagai keturunan minangkabau kepada masyarakat dan juga sebagai ajang sang ibu untuk keluar pertama kali dari rumah pasca pemulihan setelah melahirkan. dalam prosesinya, sebelum menyelenggarakan upacara turun mandi banyak hal yang harus dipersiapkan dan diperhitungkan, salah satunya mengenai hari yang tepat dalam penyelenggaraan, jika bayi laki-laki, maka pen...
Tradisi lelang singgang ayam biasa dilakukan oleh masyarakat Solok Selatan,Sumatera Barat.Tradisi ini biasanya dilakukan saat bulan Ramadhan saja.Tradisi ini dilakukan untuk mencari sumbangan untuk pembangunan masjid atau musala.Tradisi ini merupakan momentum bagi para pemudik yang pulang kampung dari tanah perantauan untuk mengobati rindu mereka terhadap kampung mereka dan sekaligus salah satu cara mereka untuk membantu membangun kampung mereka.Selain untuk masyarakat umum,biasanya terdapat pula acara lelang singgang ayam yang diikuti oleh tamu-tamu undangan penting seperti tokoh adat,tokoh masyarakat,serta orang-orang penting. Ayam singgang yang dilelang merupakan sumbangan dari masyarakat sekitar masjid atau musala itu sendiri.Para pengusaha maupun orang lain yang telah sukses di tanah perantauan masing-masing terkadang menawar dengan harga yang sangat tinggi.Hal tersebut merupakan cara lain untuk beramal dan menyumbangkan hasil kerja mereka untuk pembangunan kampung mereka....