Larangan berikutnya adalah jika laki-laki menikahi boru (anak perempuan ) dari Namboru kandung dan sebaliknya, jika seorang perempuan tidak bisa menikahi anak laki-laki dari Tulang kandungnya. Sumber: https://www.gobatak.com/5-perkawinan-yang-dilarang-adat-batak-toba/
TARIAN LILIN PADANG SUMATERA BARAT Melihat dari properti yang digunakan, banyak yang mengira bahwa tari lilin adalah hasil modifikasi dari tari piring. Namun keduanya berbeda, tari lilin memang menggunakan wadah piring untuk tatakan lilin, tapi dari seri gerakan akan sangat jauh berbeda. Tari lilin memiliki gerak yang sangat gemulai dan cenderung lambat. Konon, tari ini dahulunya terbatas untuk kalangan kerajaan. Berbeda dengan tari piring yang lebih bersifat publik, tarian pasca panen ini tentu sangat dekat dengan masyarakat kebanyakan.
TARIAN LILIN PADANG SUMATERA BARAT Melihat dari properti yang digunakan, banyak yang mengira bahwa tari lilin adalah hasil modifikasi dari tari piring. Namun keduanya berbeda, tari lilin memang menggunakan wadah piring untuk tatakan lilin, tapi dari seri gerakan akan sangat jauh berbeda. Tari lilin memiliki gerak yang sangat gemulai dan cenderung lambat. Konon, tari ini dahulunya terbatas untuk kalangan kerajaan. Berbeda dengan tari piring yang lebih bersifat publik, tarian pasca panen ini tentu sangat dekat dengan masyarakat kebanyakan.
Melihat dari properti yang digunakan, banyak yang mengira bahwa tari lilin adalah hasil modifikasi dari tari piring. Namun keduanya berbeda, tari lilin memang menggunakan wadah piring untuk tatakan lilin, tapi dari seri gerakan akan sangat jauh berbeda. Tari lilin memiliki gerak yang sangat gemulai dan cenderung lambat. Konon, tari ini dahulunya terbatsa untuk kalangan kerajaan. Berbeda dengan tari piring yang lebih bersifat publik, tarian pasca panen ini tentu sangat dekat dengan masyarakat kebanyakan.
Cerita Guru Saman kurang begitu tersiar dihalayak umum, khususnya bagi orang Batak baik berada di kota maupun yang di hutan. Kurang tau penyebabnya apa, mungkin saja salah satu alasannya cerita yang konon adalah kejadian nyata dari cerita pengakuan orangtua dulu, bahwa semua karakter Guru Saman yang tidak manusiawi. Pembunuh, preman habis dan urak-urakan. Mendengar nama Guru Saman , masyarakat begitu menyegani sekaligus sangat membencinya. Banyak yang menghindar apabila melihat apalagi mendekati Guru Saman, karena perbuatannya yang semena-mena jagoan inipun tidak segan-segan untuk berbuat kasar bahkan membunuh semua orang yang dia benci. Guru Saman, dia adalah seorang turunan Lau Balang yang berasal dari Tanah Karo . Semasa remajanya, Guru Saman belajar ilmu silat (moncak Batak), ilmu kebal tikam dan ilmu hitam lainnya yang didapatkannya dari seorang guru kebatinan. Setelah semua ilmu yang diajarkan gurunya dikuasai, mulai...
TARIAN AMBEK-AMBEK KOTO ANAU PADANG SUMATERA BARAT Nama tariannya, Koto Anau diambil dari nama daerah di Sumatera Barat. Karena dipercayai tarian ini berasal dari daerah tersebut. Tarian ini bisa dibawakan oleh wanita ataupun laki-laki.Sejarah singkatnya, tarian ini diambil dari kegiatan dengan teman-temannya dan dijadikan tarian. Gerakannya pun ada yang duduk, berkeliling, berjalan-jalan, berhadapan, adapun sedikit gerakan pencak silat.Kostum yang digunakan untuk laki-laki biasanya kostum adat penghulu, untuk wanita menggunakan Buno Kanduang. Namun bisa saja menggunakan pakaian adat lainnya.
Monsak atau yang dibaca dengan Moccak adalah Jenis Ilmu Bela Diri dari Tanah Batak Leluhur Orang Suku Batak terdahulu tidak hanya menggunakan Monsak sebagai Melindungi Diri,Tetapi juga digunakan dalam Kegiatan Olahraga,Penyambutan Raja,Kegiatan Adat dan lain-lain. Monsak Batak identik dengan pengobatan dan pernafasan dalam penyatuan darah manusia dengan Tuhan hingga dapat menguasai tenaga dalam dan tenaga murni. Tenaga dari 3 benua, benua atas, benua tengah dan benua bawah yang ada dalam tubuh manusia pada jaman dahulu setiap manusia yang hendak mempelajari ilmu pengobatan dan ilmu perbintangan. Monsak Batak ini harus diajarkan juga jadi setiap manusia batak dulu mossak batak ini merupakan suatu keharusan untuk dipelajari. Monsak Batak ini dirangkai dengan langkah dan jurus-jurus untuk menghidupkan dan mengaktifkan 9999 urat manusia. Salah satu seni bela diri batak untuk penyatuan darah manusia dengan Tuhan. Salah satu tenaga dalam yang berguna untuk membela dir...
TARIAN ALANG BABEGA PADANG SUMATERA BARAT Tari tradisional selanjutnya bernama Tari Alang Babega, jumlah penarinya tidak disyaratkan namun biasanya tarian ini ditarikan oleh 2-6 orang. Penaripun bisa laki-laki atau wanita. Bisa juga disatukan wanita dan laki-laki.Tarian ini sangat sederhana namun ternyata sudah merambat ke luar negeri dalam acara kebudayaan.Sejarah singkatnya, tarian ini diambil dari seekor Elang yang sedang mencari mangsa dan dijadikan menjadi sebuah tarian.Gerakannya pun sangat sederhana, dinamis dan atraktif. Dimana para penari akan melentangkan tangan dan seolah sedang mencari mangsa. Wajar saja, gerakannya pun diambil dari seekor elang.Sekarang tarian ini dianggap lebih kontemporer dibanding tarian lainnya. Dan menjadi tarian sekolah Sumatera Barat.Tarian ini menjadi salah satu tarian yang dibanggakan oleh masyarakat Sumatera Barat dan lebih sering dipertunjukan bila ada acara tertentu seperti pertunjukkan seni, kebudayaan, dan pertunjukan hiburan.
PAKAIAN ADAT BUNDO KANDUANG (TENGKULUK) PADANG SUMATERA BARAT Bagian kepala seorang wanita yang telah diangkat sebagai Bundo Kanduang pada waktu menghadiri upacara adat harus ditutup. Penutup kepala ini disebut tengkuluk yang dipakai dengan cara tertentu sehingga bentuknya menyerupai tanduk kerbau. Tutup kepala tersebut dibuat dari selendang tenunan Pandai Sikek. Di beberapa daerah terdapat beberapa cara memakainya sehingga bentuknya pun bervariasi. Di Kabupaten Agam ujungnya runcing, di Payakumbuh ujung pepat, di daerah Lintau Kabupaten Tanah Datar tanduknya bertingkat dan lain-lain.